Jumat, 07 Oktober 2016

SELF HEALING PSYKHOSOMATIS

Sumber: https://tirtaamijaya.com/2008/02/20/tips-self-healing-psykhosomatis/
Beberapa waktu yang lalu saya sudah tulis diblog ini tentang pengobatan Psykhosomatis dengan menggunakan kekuatan Adi Sadar ( Kekuatan Alam Bawah Sadar) dan beberapa orang telah berkunjung kerumah saya di Bogor dan Surabaya untuk konsultasi dan sekaligus terapy…Alhamdulilah katanya banyak manfaatnya sehingga bisa kembali bekerja mencari nafkah seperti biasa…(salah satu testimoninya ada didalam komentar mereka)..
Ternyata banyak yang ingin jumpa saya untuk konsultasi dan terapy, tapi tidak sempat dengan berbagai alasan waktu dan tempat….
Karena itu saya tuliskan lagi solusi yang mungkin bisa dimanfaatkan oleh semua orang yang merasa dirinya terkena psykhosomatis, tapi tidak bisa ketemu saya atau malu kontak di internet…

Psykhosomatis sebenarnya tergolong penyakit kejiwaan dan termasuk dalam disiplin ilmu Kedokteran Jiwa…Masyarakat luas umumnya hanya mengenal istilah penyakit Stress yaitu penyakit yang ditimbulkan akibat adanya tekanan batin yang tidak bisa tertahankan atau teratasi dengan baik, sehingga menjadi depresi dan mengganggu fungsi organik organ penting tubuh manusia…
Gejala atau tanda tanda orang terkena stress adalah: Sering terkena sakit mag/radang tukak labung/ulcer; sering pusing;migrain;vertigo; jantung berdebar; tekanan darah tinggi dll..
Kalau stress berjalan lama dan tidak diatasi, bisa berkembang menjadi Psykhosomatis, gejalanya lebih parah dan kadang kadang seperti penyakit black magic/santet…Karena itu seringkali orang terkena psykhosomatis kalau pergi kedukun dibilang terkena guna guna..padahal bukan sama sekali…
Karena umumnya sekarang ini orang sedang trend pengobatan alternatif, termasuk perdukunan, lalu berbondong bondong pergi kedukun padahal sakitnya psykhosomatis. yaitu sakit kejiwaan, ya jelas tak akan pernah sembuh, makin lama makin parah…

Menrut pengalaman saya selama 30 tahun mengobati orang terkena psykhosomatis, saya temukan ciri cirinya sebgai berikut:
1. Kwalitas keimanan dan ketaqwaan dalam melaksanakan ajaran agamanya relatif masih sangat rendah, atau hanya kulitnya saja..
2. Kalau dia beragama Islam, pasti dia tidak tahu arti/terjemahan surat Alfatihah secara baik dan benar…dia hanya tahu garis besarnya saja dan itupun tidak yakin.. Apalagi kalau ditanya arti/terjemaham/tafsir surat Al Falaq, Al Ikhlas, Annas, Ayat Qursi…pasti tidak tahu…
3. Paradigma berfikirnya cenderung penganut negatif thinking, sering berburuk sangka, tidak ikhlas, pendendam, kurang suka membantu orang lain denga ikhlas dan sering menyalahkan orang lain, tidak mau introspeksi kesalahannya dan merasa dirinya tidak punya salah..
4. Karena penghayatan akan agamanya sangat lemah, maka mereka paling suka pergi kedukun klenik dan mendapat penjelasan bahwa mereka terkena guna guna..mereka suka karena dia bisa mendapatkan kambing hitam untuk menganggap dirinya baik…
5. Penderita penyakit psykhosomatis paling malas pergi kedokter ahli ilmu jiwa, karena nanti akan dinasehati panjang lebar tentang paradigma berfikirnya yang salah dan takut dicap orang sakit jiwa/gila..Kalupun pergi ke dokterJiwa, dia berbohong dan akhirnya sang dokter tidak bisa menganalisa dan memberi terapy yang tepat..Dokter Jiwa perlu kejujuran 100%, tanpa itu pasti obatnya keliru !!!, atau hanya diberi obat penenang yang bisa memberi dampak kecanduan…
6. Secara fisik, penderita psikosomatis pada umumnya sering pusing kepala, jantung berdebar tak karuan, keluar keringat dingin, sakit mag, tekanan darah tinggi, infeksi kulit/eksim yang berkepanjangan, bekerja tidak bisa fokus, kerja otaknya lemah, sering naik darah dan marah tak karuan…
7.Pada orang tertentu, bila sudah parah bisa sampai buta sementara, lumpuh sementara dan stroke sementara..atau bisa juga persis seperti orang kesurupan dan gila…
Karena akar penyakit, atau penyebab utama sakit psikhosomatis itu adalah kondisi pikiran dan kejiwaannya, maka yang harus diobati tentunya adalah paradigma berpikir dan kwalitas kejiwaan/mental spiritualnya…bukan hanya fisiknya saja….
Karena itu sebenarnya setiap orang kalau punya kemauan keras untuk sembuh, dia akan bisa melakukan penyembuhan diri sendiri/self healing, karena pada prinsipnya Tuhan menciptakan manusia dengan sangat lengkap dengan fabrik farmasi dan enerji Illahi yang tersembunyi dibawah alam sadarnya….

Manusia menjadi lemah dan berpenyakit karena terjebak kepada nafsu keduniawian, nafsu akan harta, tahta/kekuasaan, wanita/seks secara berlebihan sehingga menempatkan kecintaan terhadap Tuhan jauh dibelakang…akibatnya dia kehilangan jati dirinya sebagai pabrik farmasi, sebagai guru mursid, sebagai kalifah dimuka bumi, sebagai maha penyembuh bagi dirinya sendiri…
Bagi yang memang ingin sembuh dari psikhosomatis, berusahalah dengan keras menemukan jati dirinya dengan cara bertanya: “Sebenarnya saya ini dulunya ada dimana?…Siapa yang mendatangkan saya kedunia?…apa sebenarnya tugas saya didunia?…lalu kemana saya nantinya setelah mati???..
Dari pertanyaan itu anda akan sadar bahwa semua keberadaan anda didunia ini, hanya karena kehendak Tuhan Allah, Ayah dan ibu hanya perantara saja, semua terjadi hanya karena izin Allah , anda diturunkan kedunia untuk mengabdi kepada Allah…lalu anda baru sadar, betapa keterlaluannya kalau sebagai seorang muslim, arti surat Alfatihah saja tidak tahu apalagi faham apa makna yang terkandung didalamnya…

Jadi bagi penderita psikhosomatis yang umat Muslim, langkah pertama dan utama untuk melakukan self healing adalah pelajari dan fahami secara mendalam arti  Surat Alfatihah, renungkan dan wiridkan terus setiap setelah shalat Fardhu (shalatnya juga harus rajin lho !!!)..sampai anda menangis tersedu sedu, terutama pada saat anda membacakan dan merenungkan ayat: “Iyya kana budu wa iyaa kanas ta’in (hanya padaMu lah aku menyembah dan hanya padaMu lah aku minta pertolongan)”…
Ketahuilah (bagi yang belum tahu ), bahwa Surat Alfatihah adalah induk dari isi Al Qur/an… Sangat mujarab untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mendapat HidayahNya…

Dan kalau anda sudah mendapat Hidayah Nya…akan berlakulah ” Inamaa amruhu idza aradaa syaan anyakulalahu kun faya kun ( Surat Yassin ayat 82)” yang artinya : ” Bilamana Allah menghendaki sesuatu terjadi dan Tuhan berkata Terjadi!…maka terjadilah..”…tidak ada yang bisa menghalangi….
Jadi kunci keberhasilan self healing adalah adanya kemauan keras untuk berserah diri secara total kepada Allah SWT untuk mendapat petunjuk, bimbingan dan pertolongan secara langsung….Percayalah pada saya, anda semua pasti bisa!!…asal yakin…tentunya..

Sekian dulu, nati saya sambung lagi…
Bagi mereka yang menulis surat kepada saya tapi tidak mau disebut namanya, dan mereka yang belum sempat ketemu saya, tolong baca dan renungkan tulisan saya ini dan katakan dalam hati….”Astagfirullah, betapa selama ini saya kurang mensyukuri karunia yang Tuhan berikan kepada diri saya sehingga Tuhan mengingatkan saya dengan diberi sakit psikosomatis, ampunilah dosa saya  ya  Allah, saya akan berubah menjadi manusia yang bersyukur atas karuniamu…Amin”…




Tidak ada komentar:

Posting Komentar