Rabu, 30 November 2016

Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

📣Ust. Basuki Abdurrahman
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

📚Al-Hikam Atha'illah (7)
Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

🔳Janganlah engkau menjadi syak mengenai janjinitu ketika tiada terjadi yang dijanjikan, sekalipun ia telah dientukan waktunya, agar tiadalah terjadi dengan demikian itu pengurangan bagi cahaya sarirah-mu (rahsia batin)

🔲Jangan sekali-kali engkau menjadi ragu akan janji Allah yang elah dijanjikan oleh Allah, sedang waktu sudah nyata (akan datang), akan tetapi belum datang.Agar supaya keraguan itu tidak mencermari penglihatan mata hatimudan tidak memadamkan cahaya nuranimu (rahasia batin).

▶Ketika kita ragu-ragu maka ketaatan akan muncul yang pada akhirnya akan melakulan larangan Allah.
▶Karena keraguan akan menutup mata hati kita.
▶Segala sesuatu adalah ketentuan Allah, kesabaran adalah kuncinya.
▶Belajar melihat apa yang tersirat dalam segala kejadian.
▶Jika keinginan kita belum terkabul, sebenarnya Allah kabulkan apa yang Allah kehendaki dan selalu ada hikmah jika kita mampu memahaminya.

Apa yang kita terima selama ini semua adalah permintaan kita❓Tidak, tapi Allah memberikan sesuai dengan kehendak-Nya.

🔈Rezeki Allah sudah diterbarkan tetapi ada faktor manusia yang tidak mau mengambilnya.
🔈Seringkali orang itu ada kebimbangan dalam menjaga ketaatan tapi yakinlah Allah pasti akan memberi.
Maka sebaiknya jangan putus asa dalam berdoa, janji Alla itu nyata.

♦QS.Ali-Imron:194
"Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau ..."

🔏Salah kaprah dalam mendoakan seseorang, yang biasa di ucapkan sbb:
1. Semoga lekas sembuh (lekas??)
2. Semoga cepat dapat momongan (cepat = seakan-akan menyuruh Allah)
3. Semoga Allah memanjangkan umur (memanjangkan umur = memaksa Allah masalah umur)
4. Makanan memperpanjang umur (adakah makanan yang mampu memperpanjang umur?)

☝Hati-hati dengan doa yang memaksa Allah, meminta dipercepat.

♦QS Ali-Imron:145
Sesungguhnya semua yang hidup didunia ini akan mati dan Allah yang menentukan umur manusia.

☝Sandarkan pada Allah, jangan sampai apa yang kita sandarkan pada Allah membuat kita ragu.

♦QS Al-baqarah: 214
Apakah kamu mengira tidak akan di uji sama Allah, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

☝Allah akan melakulan sesuatu yang dikehendakinya.

♦QS. Muhammad: 7
"Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu".

☝Ketika kita menolong agama Allah sebenarnya kita menolong diri kita sendiri.

♦QS. Al-Baqarah: 245
"Siapakah yang mau memberi kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan".

☝Sewaktu ada Yahudi yang menghina QS Al-Baqarah:245 dalam waktu singkat Umar menonjoknya dan si Yahudi melaporkan kepada Nabi Muhammad. Nabi membenarkan tindakan Umar karena kesalahan Yahudi dalam mengatakan hal buruk pada Al-Qur'an.

☝Kisah Nabi Ibrahim ketika Nabi mau dibakar raja Namrut, hewan-hewanpun turut serta membantu memadamkan api hanya saja satu hewan yang tidak membantu yaitu cicak (mengingatkan kita bahwa kita ada di pihak mana dalam membela agama Allah).

◾Nafkah bukan masalah banting tulang, nafkah masalah ketakwaan.
◾Barangsiapa bertakwa kepada Allah akan memberikan rizki yang tak terduga-duga.
◾Mengatur waktu sesuai Al-Qur'an dan sunnah.

♦QS. At-Taubah: 42
Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, paatilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: "Jikalau kami sungguh tentulah kami berangkat bersama-samamu.."

☝Maksudnya mereka akan binasa disebabkan sumpah mereka yang palsu

♦QS. Ali Imron:142
"Apakah kamu mengira bahwa ..."

☝Jihad dapat berati:
▶Berperang untuk menegakkan agama Allah
▶Amar makruf nahi munkar
▶ dll

🌟JANJI ALLAH🌟
👇
♦QS Ath Thalaaq:2-3
🔸Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
🔸Dan (Allah) menberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
🔸Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Senin, 28 November 2016

Parenting Keluarga Psikologi dan Agama

📣Ust. Akhmad Immaduddin, S.Psi,.M.B.A
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💟Parenting Keluarga Psikologi dan Agama💟

👉Ada 17 ayat yang menceritakan dialog orangtua dan anak, justru 14 diantara adalah dialog anak dan bapak.

👍"Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya"

👌Sudah seharusnya bapak menjadi kepala sekolahnya, yang meletakkan pondasi pendidikan.

Bagaimana hasilnya ditentukan oleh pondasinya ⁉

🔶Ibu tugasnya mensukseskan agar tujuan tercapai, apa saja tolak ukurnya:
🔸QS Al-Furqon:74; "Ya Tuhan kami anugerahkan kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"
🔸QS Ali-Imron:38; Ya "Tuhanku berikan aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik"
🔸QS As-Shofat:100; "Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku  seorang anak yang termasuk orang-orang shaleh"

🔷Contoh dari ilmu psikologi, yaitu melihat sesuatu dari sebab-akibat.
🔹Teori nativisme menganggap pengembangan individu sudah ada sejak lahir, anggapan genetik.
🔹Teori naturalisme menganggap bahwa semua anak dilahirkan itu baik, sudah membawa kecerdasan masing-masing. Peran pendidikan adalah menyediakan tempat yang kondusif.
🔹Teori empirisme menganggap "berikan aku seorang bayi akan aku didik seperti apa yang kamu minta", yang paling menentukan adalah pendidikan.
🔹Teori interaksionisme menganggap optimalisasi perkembangan anak, pendidikan disesuaikan dengan perkembangan anak.

✨Kita memiliki contoh yang jauh lebih baik, yaitu contoh yang dikemukakan oleh seorang sahabat yaitu Ali bin Abi Tholib yang berkata "Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup bukan di jamanku".

⏩Harus ada dasar-dasar yang kita ajarkan yaitu Ilmu agama
⏩Sehingga minat dan bakat tidak keluar dari koridor agama.
⏩Imam Malik berkata "Ilmu itu di atas amal, sedangkan akhlak diatas amal"

🌟Membesarakan anak adalah amanah.

🔺Kita sebagai orangtua harus memiliki pegangan dalam mendidik anak, yaitu:
🔼Al-Lukman:13, ilmu tauhid, "Wahai anak-anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah ..."
🔼Al-Lukman:16, setiap  perbuatan seberat biji sawi dan berada dalam batu atau dilangit atau didalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasan.
🔼Al-Lukman:17, agar mendirikan sholat dan suruhlah mengerjakan yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, demikian itu termasuk hal-hal yang wajib.
🔼Al-Lukman:18-19, tidak sombong dan sederhana serta melunakkan suara.

🔻Ali bin Abi Tholib mengelompokkan bagaimana cara kita sbg ortu
🔽Tahap 1 (0-7 th)
Pada tahap pertama ini perlakukan anak sebagai RAJA. Usia prasekolah, kita diharapkan melayani anak dengan sepenuh hati dan tulus, bukan berarti memanjakan. Akan berdampak di kemudian harinya. Ketika mau tidur adalah waktu rileks anak-anak untuk memasukkan nilai-nilai kebaikan atau nasihat.
🔽Tahap 2 (8-14)
Perlakulan anak sebagai TAWANAN. Diperlakukan sangat mulia akan tetapi diberi arahan dan batasan-batasan yang ketat. Usia ini adalah usia yang tepat bagi seorang anak diberikan hak dan kewajiban. Rasulullah mulai menyuruh anak untuk sholat di usia 7 th dan berikan hukuman (pukulan) jika tidak sholat di usia 10th. Usia ini sudah harus diajarkan:
〰Menjaga pergaulan dengan lawan jenis.
〰Mulai ajarkan pendidikan seks sesuai usianya.
〰Membiasakan membaca Al-Qur'an.
〰Ajak anak-anak melakukan pekerjaan rumah.
〰Didiklah sesuai fitrahnya.
〰Kedisiplinan dengan reward dan punishment.
🔽Tahap 3 (15-21)
Perlakukan anak sebagai SAHABAT. Biasanya karena anak-anak umumnya sedang melewati masa predewasa, mereka seolah-olah satu kaki masih di masa remaja dan satu kaki di masa dewasa. Masih labil. Bagaimana cara memperlakukan sebagai sahabat yaitu:
➰Berbicara dari hati ke hati, dan menjelaskan masa perubahan fisik, mental, budaya, lingkungan (Komunikasi).
➰ Memberi ruang lebih. Kebebasan yang bertanggung jawab dan sesuai kaidah-kaidah agama.
➰ Memberikan kepercayaan atau tanggung jawab yang lebih besar. Ajarkan konsekuensi-konsekuensi. Berikan arahan-arahan.
➰ Membekali anak dengan kecakapan hidup (lifeskill).

✨Bekali anak-anak dengan SI (spiritual intelligence), EI (emotional intelligence), dan AQ (adversity quotient). Jangan hanya berbekal IQ (inteligence qoutient).

🌟 Janganlah kita sebagai orangtua lepas dari doa. Karena hanya doa yang akan mampu mengantarkan anak-anak kita sukses, bahagia, selamat dunia dan akhirat.



Sabtu, 26 November 2016

Mendidik Generasi Muslim Militan

📣Ust. Solikhin Abu Izzuddin
📣Ustdzh. Rochma Yulika
🏣Islamic Center Masjid Jogokaryan
📝@ArtieTeja

🔹Mendidik Generasi Muslim Militan🔹

🌟 Part I. Ustdzh. Rochma Yulika

Yang perlu dipersiapkan seorang muslimah sebagai calon Ibu:
1. Persiapan Ruhiyah
🔸Memiliki keimanan yang kokoh.
Ketika sudah tertanam di dalam jiwa segala kesulitan yang merintangi bukanlah masalah. Ibnu Abas RA Nabi SAW beliau bersabda: "Bukakanlah anak-anak kamu yang masih kecil Laa ilaha illallah sebagai kalimat pertama dan ajarkanlah kalimat Laa ilaha illallah kepada mereka menjelang kematiannya" (HR Hakim).
🔸Memperbaiki ibadah
Ibadah adalah kata kunci. Ibadah adalah kekuatan.
🔸Menghiasi dengan akhlak terpuji
Memperbaiki hari ini "Banyak orang yang menangisi masa lalunya dan rindu untuk kembali ke masa-masa itu. Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk memperbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu?" (Syaikh Ali Musthafa Thantawi).

2. Persiapan Tsaqafah
Kalau kita tidak memperbaiki ilmu, hanya akan menjadi mimpi untuk mendapatkan anak yang sholeh/sholehah. Ilmu ada wawasan keislaman, wawasan kehidupan, dll.

3. Persiapan Jasadiyah
Mempunyai anak butuh fisik yang kuat. Melahirkan itu berat, momong anak itu berat kalau fisik tidak di jaga kita tidak akan mampu melakukan apapun.

4. Persiapan Maliyah (biaya)
🔸Menjadi ibu, guru, dan sahabat bagi anak-anak kita.
🔸Anak adalah karunia-Nya, wajiblah kita untuk menjaga amanah-Nya.
🔸Jadikan hidupnya indah penuh warna, pancaran wajahnya bagaikan surga dunia dan masa depanmu ada di tanganya.
🔸Jadilah orangtua yang mampu menjadi sahabat untuk anak-anak.
🔸Jadikan lingkungan rumah menjadi pesantren untuk anak-anak. Terapkan pola Islami di lingkungan rumah.
🔸Lindungi anak-anak kita dengan doa.
🔸Pentingnya Al-Qur'an dalam membentuk jiwa anak. Dengan kekuatan Al-Qur'an dan kasih sayang orangtua
🔸Mulai dari diri kit. Butuh ilmu kala mendidik mereka dan butuh keshalihan kita karena keteladanan adalah kuncinya. Keteladanan adalah pendidikan sepanjang masa.

🔖Ajarkan anak untuk memiliki cita-cita yang Islami.
🔖Kuatkan Iman anak-anak kita.
🔖Bentuklah karakter anak dengan aturan-aturan yang jelas.

🌟 Part II. Ust. Solikhin Abu Izzuddin

⏩Salah satu hal yang bisa meningkatkan nilai muslim militan pada anak-anak kita adalah dengan mendekatkan kepada Allah SWT.

⏩Taujih Rabbani
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

⏩ Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi anak yang lemah, anak-anak yang tidak bertujuan.
⏩ Ujian jadikan sebagai tarbiyah untuk kita. Belajar dari sekecil apapun. Jadikan segala hal sebagai perbaikan diri kita.
⏩ Kita harus pahamkam kepada anak kita layaknya Al-Fatih.

💖Kita milik Allah akan kembali kepada Allah.

Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang dia mati dan belum berjihat di jalan Allah dan tidak pernah punya niatan berjihad di jalan Allah, maka ia akan mati dalam kemunafikan"

☑Para belia di jalan Dakwah (Sahabat Nabi)
Ali bin Abi Thalib usia 8th
Zubir ibul Awwan 8th
Arqam bin Arqam 11th
Ja'far bin Abi Thalib 8th
Shahih Ar-Rumy 19th
Zaid bin Haritsah 20th
Ustmab bin Affan 20th
Umar bin Khattab 27th
Abu Ubaidah Ibnul Jarrah 27th

🔥Terkadang kita punya potensi tetapi kita lupa mengembangkannya.

Mengapa kita harus berdakwah dan mengaji❓

💗Karena kita MUSLIM
Nahnu Muslim Qobla Kulli Syai-in
Nahnu Du'at Qobla Kulli Sya-in
Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat Lin-Naas

🔶Setiap dakwah adalah doa. Satu kebaikan di balas 2 sekaligus kebaikan.

🔷Kami yakin kekuatan ilmu. Saya percaya kekuatan pengetahuan. Namun kami lebih yakin dengan kekuatan tarbiyah.

Militasi seperti apakah❓

🔻Mulai menapaki jalan ini
🔽Suatu pagi Hasan al-Banna menyumpai Abbas As-Siisi yang matanya sembab karena semalam menangis
🔽Ketika ditanya mengapa menangis, ia menjawab bahwa semalam ia mendengar ada tanah kaum muslimin yang jatuh ke tangan komunis
🔽Hasan al-Banna mengatakan "Berarti kamu sudah mulai menapaki jalan dakwah ini".

WARNING PENTING❗
1. Sudahkah kita memulai militansi itu? Keteladanan adalah INSPIRASi dan SOLUSI.
2. Sudahkah kita menjadi orang tua yang layak DICINTAI dan DIPERCAYA menjadi referensi bagi anak-anak kita?
3. Jangan pernah putus asa dan kehilangan harapan. Al Waqtu juz'un minal ilaaj wat takwin. Kekuatan DOA sepanjang masa dari Ayah dan Bunda.
Sebagaimana kamu memperlakukan kepada orangtuamu maka begitu juga kamu akan diperlakukan oleh anakmu.
Kita harus bersungguh-sungguh, semangat dan tegas dalam prinsip.

◾Kitab yang berada di perpustakaan, seberapa banyak orang yang akan membacanya?
◾Akan tetapi seorang Muslim yang benar adalah kitab yang terbuka, bisa dibaca oleh setiap manusia.
◾Kemanapun dia berjalan, akan menjadi dakwah yang bergerak.

🔺Militansi yang menginspirasi
🔼Ketekunan ibadah Bilal bin Rabbah
🔼Ketekunan Zaid bin Tsabit dalam belajar bahasa
🔼Kerja keras Imam Sibawaih pakar ilmu Nahwu
🔼Keseriusan Imam Bukhari kumpulkan hadist dan menyeleksinya
🔼Pengorbanan Imam Ahmad
🔼Kezuhudan Abu Dzar
🔼Birrul walidain Saad bin Abi Waqqash sang pemanah jitu
🔼Tadhiah Mush'ab bin Umair duta perdana Islam
🔼Keberanian Khalid bin Walid

🔑Ekspresikan Imanmu. Dalam keseharian jauhkan diri dari kesyirikan
🔑Dekatkan anak kita dan hati kita untuk memudahkan komunikasi.

💥Rambu-rambu Militansi
🔒John Kennedy "Andai mereka disuruh berperang, hanya satu dari tujuh pemuda yang berani menghadapi musuh".
🔒Gaya hidup hippis, hipokrat, kotor dan keji.
🔒Cloud Olson "Jiwa anak muda sekarang ini sangat kekanak-kanakan. Mereka malas mencari penghidupannya..."

Kemana perginya militansi❓

🔖Faktor internal pendidikan keluarga dan prinsip-prinsip dipegangnya
🔖Faktor eksternal lingkungan, media, tekhnologi informasi
🔖Imunitas kepribadian

💥Problema keluarga yang mempengaruhi militansi
🔅Gaya pendidikan ortu: terlalu protektif, ortu terlalu sayang, dan tidak dilatih mandiri.
🔅Ortu serba bisa sehingga anak-anak tidak pernah dilibatkan untuk mmebantu
🔅Dibuat oleh kemalasan dan berlimpah fasilitas
🔅Pengaruh tumbuh kembang anak
🔅Kurang kontrol orang tua

💟Sajadah Ayah💟
"Anakku, sepeninggalku nanti aku berharap Allah-lah yang akan menjaga kalian dengan ibadah-ibadah yang aku lakukan ini" (Said Ibnul Musayyib).

Umar bin Abdul Aziz .r.a., "Tidaklah seorang mukmin pun yang meninggal dunia. Kecuali Allah menjaga orang-orang yang ditinggalkannya dan orang-orang setelah mereka".

🔓Komitmen = Janji diri = Merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik
🔓Mengajarkan militansi kepada anak-anak kita harus menjadi "coach" untuk anak-anak kita.
🔓Kita harus berperan, berikan selalu energi positif, dan tanamkan kepedulian terhadap Islam.

Rabu, 23 November 2016

Alasan Bersabar (Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah)

📣Ust. Ransi Mardi Al Indragini
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ ArtieTeja

💖 Mengapa musti SABAR? 💖
(Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah jilid 1 hlm 507-509)

🔖Nikah itu cuma ada 2 yaitu syukur dan sabar.
🔖Inti dari sabar adalah menahan syahwat.
🔖Menahan syahwat dari godaan syaitan.

🌟16 alasan kenapa kita harus sabar?

1. Perintah Allah untuk bersabar.
Karena Allah memerintahkan berarti sabar itu wajib untuk semua orang Islam.
QS Ali-Imran: 200; Sabarlah kalian dan jadilah orang penyabar.
QS An-Nahl:127; Dan wajib bagi kalian bersabar.

2. Allah melarang untuk tidak sabar.
Allah melarang kita dari sikap tidak sabaran dan tergesa-gesa.
QS Al-Ahqaf:35; Maka wajib bagi kalian bersabar, sebagaimana bersabarnya ulul azmi (Ibrahim, Daud, Musa, Isa, dan Muhammad) dan janganlah kalian tergesa-gesa.

3. Allah menguji orang-orang yang bersabar.
QS Al-Baqarah:176; Dan orang-orang yang sabar dalam kondisi susah, mereka itu adalah orang-orang yang bertakwa.

4. Orang yang sabar dicintai Allah.
QS Ali-Imron:146; Dan Allah mencintai orang-orang yang bersabar.
Allah kalau sudah cinta pada kita pasti seluruh makhluk akan mencintai kita.

5. Allah selalu bersama orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:153; QS Al-Anfal:146

6. Allah mengabarkan bahwa sabar adalah harta terbaik yang dimiliki manusia.
QS An-Nisa:25; QS An-Nahl:126
Dan bila kalian bisa sabar, sungguh itu hal terbaik yang manusia punya.
Dermawan tidak lebih baik daripada sabar.
Kalau kalian sabar maka itu yang terbaik yang kalian punya.

7. Amalah yang terbaik yang bisa dimiliki manusia adalah SABAR.
QS An-Nahl:96; Sebaik-baik amalan adalah sabar.

8. Orang yang sabar itu balasannya tidak terkira/tidak terduga-duga.

9. Kabar gembira untuk orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:155; Allah akan menguji manusia dengan rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, kekurangan pangan dan sebagainya tetapi bisa tetap sabar, berikan kabar gembira padanya. Kebahagiaan di akhirat.

10. Allah jamin pertolongan atas orang yang sabar.
QS Ali-Imron:125; Jika kalian bersabar, bertakwa kami akan datangkan pertolongan dengan 5000 malaikat.
Sesungguhnya pertolongan Allah bersama orang yang sabar.
Jangan bangga ketika tidak sabar tetapi selalu mendapat hidup enak.

11. Orang yang sabar adalah orang yang konsisten (istiqomah).
QS Ash-Shu'ara:43; Dan bagi orang yang sabar dan selalu memohon ampun, sungguh mereka itulah orang-orang yang istiqomah.

12. Amalan sholeh tidak akan kita dapatkan balasannya (dunia ataupun akhirat) kecuali kita menjadi orang yang sabar.
QS Al-Qhasash:80; Celakalah kalian kata Allah, pahala yang Allah berikan itu adalah bagi yang beriman dan amal sholeh tetapi pahala itu tidak akan di dapat kecuali orang-orang yang sabar.

13. Sesungguhnya ayat Al-Qur'an dan pelajaran hidup itu tidak akan bermanfaat kecuali bagi orang-orang yang sabar.
Ayat-ayat Al-Qur'an dan kejadian-kejadian dalam kehidupan tidak akan memberi pengaruh apapun jika kita tidak menjadi orang yang sabar.

14. Kesuksesan dunia akhirat yang dicari dan disenangi kemudian selamat dari sesuatu yang dibenci akhirnya masuk ke dalam surga dengan ridho Allah hanyalah akan didapat oleh orang-orang yang sabar.
QS Ar-Ra'du:23-24; Dan para malaikat itu masuk berbondong-bondong dari berbagai pintu surga untuk menyambut orang-orang yang sabar.

15. Orang kalau sabar akan mewarisi sifat/karakter kepemimpinan.
QS As-Sajadah:24; Dan kami menjadi diantara mereka pemimpin-pemimpin dengan nasihat sesuai petunjuk kami karena mereka mampu bersabar.

16. Sabar itu memberikan kedudukan tertinggi di dalam Islam.
Seperti kepala dan badan, jika orang bisa sabar kedudukan di kedudukan tertinggi.
Rasul bersabda: "Allah tidak pernah memberi seseorang itu lebih baik, lebih tinggi kecuali kepada orang-orang yang sabar".

Selasa, 22 November 2016

Ada Apa Dengan Ilmu "Ke-Ayahan"

Banyak yang bertanya kenapa sering sekali saya datang dalam acara-acara parenting apalagi yang berhubungan dengan tema Ayah.

Ada yang bertanya "bukankah kamu seorang ibu, kenapa sibuk dengan Ilmu ke-Ayahan?"

Begini ceritanya, ada 2 alasan mendasar kenapa ilmu ke-Ayahan begitu penting buat saya.

Alasan 1
Sedari kecil saya tidak punya figur seorang Ayah, di usia saya yang baru mau menginjak 9th Ayah meninggalkan kami untuk selamanya dan akhirnya saya tidak punya bayangan seperti apa si sosok seorang Ayah dalam keluarga, dalam memimpin dan tentunya dalam mendidik anak. Saya sangat membutuhkan ilmu itu untuk alasan ke-2.

Alasan 2
Qodarullah anak pertama dan masih satu-satunya ini adalah seorang lelaki, yang mana kelak ia akan menjadi seorang pemimpin. Ya..pemimpin dalam keluarganya kelak, menjadi seorang Ayah. Maka dari itu saya sangat membutuhkan ilmu ke-Ayahan untuk mendampingi anak lelaki saya, membimbingnya dan mengantarkannya kelak menjadi seorang Ayah yang sesuai dengan fitrahnya. Sesuai dengan syariat Islam.

Lantas kenapa harus saya, kenapa bukan suami saya yang memberikan ilmu itu ke anak saya jadi saya tidak perlu banyak belajar ilmu ke-Ayahan?
Bagi saya akan jauh lebih baik dan akan menghasilkan yang terbaik jika keduanya bisa saling bersinergi, dalam artinya suami saya dengan metodenya dan saya melengkapi dengan ilmu yang saya dapatkan. Alhasil kekurangan suami saya dapat diminimalisir dengan ilmu yang saya dapatkan. Simbiosis ceritanya.

Bagaimanapun mendidik anak itu butuh ilmu. Tanpa ilmu kita pasti akan melakukan lebih banyak kesalahan yang tanpa kita sadari. Setidaknya dengan ilmu akan mampu meminimalisir kesalahan. Yah ada alarmnya-lah..diingatkan dengan banyak belajar.

Semoga ilmu yang saya dapatkan mampu mengantarkan anak-anak saya menjadi anak-anak tangguh dan hebat sesuai syariat Islam..Aamiin Allahumma Aamiin

Senin, 21 November 2016

Melihat Wajah Iman Dari Balik Cermin Kehidupan

📣Ust. Syatori Abdurrauf
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💗Melihat Wajah Iman dari Balik Cermin Kehidupan 💗

Seringkah kita melihat wajah kita di cermin❓
Tapi seringkah kita melihat wajah Iman dari balik cermin kehidupan kita❓

Kenapa sabar❓
Karena sabar adalah gambaran ukuran Imam seorang Mukmin.

👉 Kita butuh cermin untuk melihat wajah Iman kita, salah satu cerminya adalah SABAR.

🔶Akriditasi Iman (dari akriditasi inilah kita akan tahu seberapa Iman kita)
🔸Terdaftar, Imannya hanya terdaftar (nilainya C) 🔀Jika Imannya terdaftar sering didatangi amal-amal yang tidak ada nilainya.
🔸Diakui, Allah mengakui Imannya (nilainya B) 🔀 Ia bisa melakulan amal-amal baik (masih sebatas biasa).
🔸Disamakan, Imannya disamakan para Nabi, para syuhada dengan kulitas Iman nilainya A 🔀 Yang ia lakukan sudah bukan amal biasa (luar biasa).

✨Kita bisa menilai Iman kita dengan Sabar, kita bisa melihat kadar Iman kita dari kesabaran.

🔺Sabar ada 3 macam, yaitu:
🔼Sabar dalam tahap menahan. Exp: harusnya saya bisa membalas tetapi karena saudara sendiri masih saya tahan-tahanin (sabarnya dalam taraf sabar yang menahan 🔀 Itu berarti tanda status Imannya masih terdaftar.
🔼Sabar dalam tahap menerima 🔀 Kalau orang sabarnya menerima status Imanya sudah diakui 🔄 Sabar tidak pakai dongkol, jengkel, mengumbar kebaikan ataupun keburukan, dll.
🔼 Sabar dalam tahap menikmati 🔀 Iman kita sudah sampai status disamakan, sudah mampu menikmati kesabaran, Exp: ketika ada sesuatu yang hilang di hati tidak merasakan apapun alias "plong", bahagia dan merasakan ketika apapun yang hilang adalah sebagai kesempatan untuk SABAR.

🔚Sabar itu mahal sekali, tidak ternilai harganya.
Exp: lebih berharga harta yang hilang atau sabar yang hilang. Akan lebih berharga memiliki sabar daripada bersedih, memaki atas harta yang hilang. Ketika hartanya hilang dan ketemu lagi, apa hikmah atau makna dibalik harta yang kembali. Harta itu menyampaikan pesan bahwa kita harus menggunakan amal atau kebaikan sebesar atau menyamai harta yang hilang.

💙Menikmati Sabar💙

🌟Sabar yang kualitasnya dinikmati itu maknanya adalah rasa tenang dan bahagianya hati karena menerima kebaikan yang tak ternilai dari kesusahan  yang hadir menyapa 🔀 Inilah sabar yang asli.

⏩Orang yang sabar tahu bahwa dalam kesusahan ada kebaikan yang tak ternilai itulah yang menyebabkan ketenangan dan kebahagiaan.
⏩ Sabar itu ketika pukulan pertama. Ketika peristiwa pertama datang, sabar itu tidak butuh waktu atau proses.
⏩ Ingat dalam kesusahan pasti ada kemudahan.

Sabar itu mudah atau sulit❓

🔷Allah mengajarkan tentang sabar yang harusnya kita nikmati (QS Al-Baqarah:155-157).
🔹Sangat mungkin Allah memberikan kita ujian-ujian kekurangan harta, sakit, kelaparan, dan sejenisnya.
🔹Dan sampaikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar (orang-orang yang mendapat musibah).
🔹Ketika datang kesusahan pada diri kita itu adalah berita baik. Ucapkan "Alhamdulillah". Karena kita sudah diberi kesempatan untuk bersabar.
🔹Ketika kita memahami kesusahan sebagai berita buruk maka kita bukanlah termasuk orang yang SABAR.
🔹Orang-orang yang sabar adalah orang yang ketika mendapat musibah mengatakan bahwa semua milik Allah kembali kepada Allah (Innalillahi wa innailaihi roji'un).

⏳Kesusahan benar-benar menjadi sesuatu yang dinantikan oleh orang-orang yang sabar yaitu Allah berikan kepada mereka 3 hal, yaitu:
▶Shalawat menggambarkan derajat kenabian yang Allah berikan kepada orang-orang yang saba🔀 Yang sabarnya benar-benar menikmati.
▶ Rahmat adalah kasih sayang Allah yang Allah berikan kepada orang yang sabar yang akan
(1) membuat kita ringan melakukan amal kebaikan (amal yang pada umumnya berat dilakukan oleh orang tetapi ringan untuk orang-orang yang sabar).
(2) merasa berat melakukan yang buruk
(3) tenang dalam seluruh keadaan (apalagi hanya untuk urusan duniawi, dihina orang saja tenang).
(4) dia akan melihat apapun sebagai jalan ke surga.
▶ Hidayah itu kita butuhkan sampai akhir hayat, hidayah ada 2 macam yaitu hidayah Iman dan hidayah Taufiq (hidayah inilah yang akan membuat kita istiqomah didalam melakukan kebaikan)🔀 Hidayah taufiq lillahnya sangat kuat.

⌛Orang yang sudah mendapatkan hidayah taufiq pantang untuk mengeluh.

🔖Ketika kita menolong orang itu pahalanya besar 🔀 Siapapun yang kita tolong, baik kepada orang yang baik ataupun tidak baik terhadap kita.
🔖Justru menolong orang yang tidak baik terhadap kita pahalanya lebih besar.

Sabar itu menarik tidak❓

🔐Sabar itu akan kita peroleh dari kesusahan hidup, ketika kita memperoleh kesusahan hidup kita harus bahagia.

🌟Rasul pernah dicaci maki oleh Yahudi buta tetapi Rasul tetap berbuat baik padanya. Bahkan beliau suapin dengan lembut.
🌟Orang yang membalas keburukan orang lain dengan keburukan adalah orang yang tidak tahu diri karena dari perlakuan buruk seseorang itulah kesabaran dan jalan kita ke surga akan terbuka (jalan surga yang terdekat) 🔀 Balaslah dengan kebaikan.
🌟Berterimakasihlah kepada orang yang membuat kita senang dan kepada orang yang berbuat buruk kepada kita.

Minggu, 20 November 2016

Anakku Si Melankolis

📝 @ArtieTeja

Hai Melankolis..

Mendidik anak dengan tipe melankolis itu bukan perkara mudah kalau kita tidak memahami ilmunya.

Ya seperti yang saya alami..memiliki anak yang super sensitif, super lembut hatinya, super melow dan terakdang rendah diri. Yang pasti teteplah ya punya banyak kelebihan.

Tipe melankolis itu perasaannya halus. Mereka tidak mau menyinggung perasaan orang lain. Sebaliknya mereka tidak mau orang lain menyinggung perasaan mereka. Tidak mudah bukan untuk menjadi seperti ini bahkan membuat lingkungan seperti yang melankolis mau yang intinya harus bisa sama-sama menjaga perasaan.

Sebenarnya tipe melankolis itu biasanya sangat berbakat, cerdas, analitis, hanya saja perasaan lebih banyak mempengaruhi mereka, cenderung sangat sensitif. Kontrol emosinya harus terus dibangun. Selalu butuh penguatan dan motivasi.

Tipe melankolis lebih sering memberikan reaksi daripada respon. Parahnya lagi lebih sering bereaksi negatif ketika menemui hambatan atau tantangan, ya itu yang harus saya hadapi. Anak saya akan cenderung lebih mudah meneteskan air mata sampai-sampai tak mampu menahan tangisnya ketika mengalami situasi sulit meski sebenarnya dia mampu hadapi, meski kadang dia tidak nyaman dengan tangisannya tapi tak mampu menahan atau mengontrol emosi yang berlebihan tersebut.

Kita sebagai orang tua dengan anak tipe melankolis memang sangat dibutuhkan kesabaran extra, tidak bisa berhenti untuk menguatkan dengan motivasi dan tidak bisa kita perlakukan mereka dengan keras.

Kita harus menjadi orang tua yang super pengertian, benar-benar bisa memahami perasaan anak melankolis.

Tapi tak perlu khawatir juga dengan anak tipe melankolis..mereka adalah penyeimbang, pribadi konstruktif dan bertanggung jawab. Cukup kita bantu mereka mengontrol emosinya untuk merubahnya menjadi emosi yang positif.

Menurut Eselhans jika kekuatan penggerak terhadap perasaan kuat, maka ia memiliki sifat yang giat penuh cita-cita. Tetapi jika kekuatan penggerak terhadap perasaan lemah, maka ia memiliki sifat murung dan suka melamun.

Semoga Mama mampu menjadi energi positif untuk terus membangun kekuatan  positif pada dirimu Nak..💖

Jogjakarta, November 2016
Teruntuk Anakku Si Melankolis..
Love you 💙

Kunci Sukses Komunikasi Suami Istri

📣Ust. Cahyadi Takariawan
🏡Kampung Mertosanan Kulon- Potorono
📝@ArtieTeja

💙Kunci Sukses Komunikasi Suami Istri💙

🏠Rumah memiliki pondasi yang kokoh, memiliki dinding, namun apa jadinya jika tidak memiliki atap❓Bukan bocor. Bukan tritis. Tapi kehujanan, kebanijiran, kepanasan, namun juga kedinginan.
Maka atapi keluarga anda dengan cinta dan kasih sayang.

🔐Dalam kehidupan berumah tangga, ada sangat banyak kebaikan pasangan yang tidak pernah kita ketahui, bahkan sampai akhir hayat kita.

🔶 Demikian pula ada banyak kebaikan kita yang tidak pernah diketahui pasangan, bahkan sampai akhir hayatnya.

🔷 Untuk kebaikan pasangan yang tampak nyata saja, kadang kita dianggap sebagai kebaikan 🔀 Karena sesuatu sudah terjadi dengan rutin dan terus menerus, maka sudah tidak dianggap kebaikan lagi.

🔲 Pada umumnya kita justru lebih mudah melihat segala hal yang salah, menyimpang, dan hal-hal yang tidak sesuai harapan.

🔑 Ada 4 kunci sukses yang membuat komunikasi pasangan suami istri menjadi lancar, lega dan tanpa kendala, yaitu:

1. Saling Percaya
- Membuat diri layak dipercaya pasangan
- Menjaga kepercayaan yang diberikan pasangan
- Menjauhi curiga syak wasangka terhadap pasangan
- Menguatkan hablun minallah sebagai pondasi kebaikan diri dan keluarga

2. Saling Menerima Pengaruh Pasangan
- Menyesuaikan diri dengan harapan pasangan
- Terima pengaruh pasangan secara bertahap
- Berproses bersama pasangan menuju kondisi yang lebih baik

3. Saling Memberikan Yang Terbaik Untuk Pasangan
- Berikan perhatian terbaik
- Berikan penampilan terbaik
- Berikan pelayanan terbaik
- Berikan waktu terbaik
- Berikan kata-kata terbaik

4. Saling Menerima Ada Adanya
- Terus berusaha bersama pasangan untuk selalu memperbaiki diri
- Menerima kekurangan pasangan
- Toleran dengan kelemahan pasangan
- Memaafkan kesalahan pasangan

Sabtu, 19 November 2016

Diam dalam Ridho-Nya

Pagi ini baca di group tulisan ini yang entah siapa pemiliknya yang jelas tulisan ini lebih dingin dari lelehan es batu..mak nyess (bahasa jawa)..lebih lembut dari sentuhan kapas..yang jelas santun dan seharusnya mengena di hati pembacanya..kalau masih keras hati, keras kepala, dan gontok-gontokan..ya sudah sana periksa hatinya lagi..😊

Coba simak dan resapi..⬇

-Jihad Sosmed, Toleransi Dan Kebhinnekaan -

Di timeline saya,  sedang rame membahas tentang sikap diam, kebhinnekaan dan toleransi. Tampaknya, ini menjadi semacam 'perang' baru setelah episode-episode yang lalu.Fyiuh...

Sahabat, izinkan saya berpendapat, mengeluarkan apa yang ada dalam benak.

Jadi begini, tentang postingan beberapa teman yang merasa terganggu saat sikap diamnya selama ini dihakimi sebagai wujud ketidakpedulian atau semacamnya. Dalam hal ini, saya sendiri secara pribadi, tak pernah bersikap  mengecam atau mencela kawan-kawan yang diam dan tak menunjukan keberpihakan mengenai kasus penistaan yang dilakukan oleh petahana DKI. Karena menurut saya, ini kompleks.

Ini tentang syaja'ah (keberanian) ini tentang keimanan, ini tentang nahi munkar, ini tentang karakter, juga tentang menjaga hubungan, pun ini tentang pilihan.

Saya hanya teringat sabda Rosulullah SAW terkasih,
‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)

Begitulah, Rosulullah sudah memberikan gambaran, maka action kita akan banyak dipengaruhi oleh banyak hal.

Dalam konteks sosmed, bagaimanapun, kita hidup di era dimana ghodzwul fikri (perang pemikiran) sudah sedemikian marak, masif dan merajalela. Keberpihakan media, standar ganda, pemutarbalikan fakta dan pemelintiran berita adalah kenyataan hari ini.

Maka, meski enggan kita menyebutnya, sosmed di era ini adalah medan perang. Tulisan, status, opini dari berbagai pemikiran dan berbagai jenis orang berseliweran memenuhi beranda kita. Merasuk ke dalam pikiran, mempengaruhi  cara pandang yang kemudian sanggup merubah prilaku. Ini sudah terbukti. Baik secara positif, maupun negatif.

Kita mau ada di posisi mana?

Lihatlah dunia kita hari ini.

Betapa banyak ketidakkjujuran, kemaksiatan, kejahatan, penyimpangan bahkan kekejian  yang terlegitimasi karena pemberitaan yang tidak berimbang. Semua keburukan ini terus digaungkan, terus diberitakan di berbagai kesempatan melalui berbagai media mainstream. Menumpulkan nurani dan sisi kemanusiaan kita,  bahkan sisi keimanan kita. Maka terbentanglah di hadapan kita, tercampurnya yang haq dengan yang batil. Bahkan berubahnya nilai. Sesuatu yang batil nampak seperti sesuatu yang haq demikian juga sebaliknya.

Beruntunglah orang-orang yang Allah jaga agar dapat tetap teguh memegang kebenaran. Tetap istiqomah dalam kebaikan, dan tetap memiliki furqon dalam hatinya.

Namun, orang seperti ini berapa banyak?

Tak bisa kita pungkiri, orang-orang yang belum paham akan dien ini, akan kebenaran, minim ilmu dan informasi atau diliputi keragu-raguan masih sangat banyak di sekitar kita.

Jadi, apa yang terjadi jika tsunami informasi negatif menyapu mereka?

Maka, inilah pentingnya kita berperan sesuai hadits di atas.

Bagi muslim yang menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban untuk amar maruf nahi munkar, atau sejak awal memahami sebuah ungkapan 'nahnu duat qobla kulli syain' (engkau adalah dai sebelum menjadi apapun) maka berkontribusi dalam apa yang kemudian disebut 'cyber jihad' atau 'jihad sosmed'  atau 'semut ibrahim' adalah sebuah panggilan nurani, panggilan iman.

Karena Allah, telah menyampaikan dalam Alquran:

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)." (QS. Al-Anfal:60)

Maka, kepada kawan yang memilih dengan jelas untuk menjadi semut ibrahim, saya ucapkan selamat, karena dakwah adalah pekerjaan para nabi dan tak ada yang lebih mulia dari menyeru ke jalan Allah. Karena sosmed, adalah kuda perang kita di zaman ini.

Namun, perlu kiranya kita senantiasa meluruskan niat dan menjaga akhlakul karimah dalam menyampaikan kebenaran dan membantah dusta dengan bantahan yang baik. Jangan sampai justru cara penyampaianmu membuat dakwah islam tercoreng. Jangan sampai kau merasa menjadi lebih baik dan mencela sesama muslim yang tidak menunjukkan keberpihakan sepertimu. Karena bisa jadi, ia telah melakukannya, meski hanya dalam hati. Ia diam, mungkin untuk menjaga dirinya dari sebuah kesalahan berpendapat  berakibat mencoreng citra dakwah itu sendiri. Ia diam, mungkin untuk sebuah kemaslahatan yang lebih besar.

Mereka yang diam itu (di sosmed) belum tentu tidak peduli, bisa jadi ia berjuang dengan cara yang lain. Ia lebih aktif ber amar maruf nahi munkar di dunia nyata, misalnya. Jadi, jika kau memilih jalan jihad sosmed, hargai juga ia yang tak melakukannya. Karena bukankah di dalam Alquran Qs. Attaubah:122, Allah melarang semua orang berangkat  berjihad?  Dan menyisakan sisanya untuk mencari ilmu yang dengannya ia berkarya dengan itu.

Bagimu yang memilih diam, kembali luruskan niat, lihatlah jaaauuh ke dalam lubuk hatimu. Apakah kediamamu karena kau bepegang pada hadits 'Falyakul khoiron auliyasmut, berbicaralah yang baik atau diam' dan untuk menjaga keharmonisan hubungan pertemanan yang sejatinya mereka juga adalah objek dakwahmu. Atau, alasanmu karena takut (takut dicap radikal, takut diunfriend, takut dicemooh, takut kehilangan sumber rizki, takut dibilang intoleran, takut dibilang tak moderat,  dll).

Juga, mengertilah, bertenggang rasalah pada kawan lain yang memilih menjadi semut Ibrahim. Meskipun kau mungkin bosan dan 'gerah'  dengan postingan mereka yang masih seputar isu yang sama. Jangan kau ikut orang-orang yang mengatakan mereka sebagai keterlaluan, lebay, radikal dan intoleran. Bahkan sampai kau pertanyakan, 'memangnya ada jihad sosmed? Lalu syahidnya gimana? Ketika habis
kuota?' Sebagaimana diammu, mereka juga berhak untuk bersuara.

Jadi, usahlah kalian yang bersuara dan yang diam saling serang. Serahkan pada Allah, Ia Maha Melihat upaya setiap hamba. Bukankah Allah telah berfirman:

"Katakanlah (Muhammad) Setiap orang beramal sesuai dengan keadaannya masing-masing. Maka Tuhanmu lebih  mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. (Qs. Al-Isro: 84)

Dan, bagimu, duhai manusia yang mengaku muslim, namun kau justru menjadi duri dalam daging di tubuh umat ini. Bagian dari kami, namun menusuk dan menyakiti hati.

Aku berduka untukmu dengan sedalam-dalamnya. Aku prihatin dengan segala sikapmu. Kau yang dengan lantang dan gagah berani menghina ulama, mencerca para pembela firman Tuhanmu, meneriaki mereka dengan segala umpatan, makian dan tuduhan keji, tapi pada saat yang sama begitu cinta  dan membela pada orang yang sudah jelas menistakan agamamu. Padahal sudah sedemikian jelas dan terang benderang  apa yang ia katakan dan apa yang ia lakukan.  Summum, bukmun, umyun, itukah dirimu? Sejatinya dirimu lebih berbahaya dari mereka yang diam!

Semut Ibrahim, bergerak atas dasar wahyu Ilahi. Mereka yang diam. Bersikap atas dasar hadits Rosulullah tercinta. Dan kau,  atas dasar apa kau berani menghina ulama, mencerca pembela Alquran, menuduh mereka dengan tuduhan keji dan gagah berani membela penista. Atas dasar apa? Carilah, adakah dalam kitab dan sunnah Rosulmu sesuatu yang bisa kau jadikan hujjah atas semua tindakanmu itu?

Astaghfirullahaladzhiim... bertaubatlah saudaraku. Selama masih ada waktu. Sebelum saat itu tiba, ketika kau terbaring tak berdaya. Terbelalak penuh sesal menatap ke atas tersebab Izroil memutar video perbuatanmu selama di dunia. Saat itulah kau baru menyadari, bahwa posisimu sudah tergambar dalam Alquran.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka [berita-berita Muhammad], karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu... (QS. Al-Mumtahanah [60] : 1).

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (QS. An-Nisa: 138)

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam. (Qs. AnNisa:140)

Qs4:145.
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. (QS. AnNisa :145)

Tidakkah kalian merasa takut atas ancaman Allah itu, wahai saudaraku?

Dan untukmu, saudaraku sebangsa dan setanah air yang begitu gegap gempita bicara kebhinekaan dan toleransi seolah apa yang kami lakukan bertentangan dengan itu. Negeri kita adalah negeri dengan mayoritas muslim. Sudah berpuluh-puluh tahun kita hidup tenang berdampingan meski berbeda suku bangsa, bahasa dan agama. Bukan begitu? Jadi, mohon untuk bijaklah dalam bersikap dan menilai. Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

Pun kepada anda, kawan non muslim, mengapa kalian harus baper, bersedih dan mempertanyakan ketika muslim menyebut kalian kafir? Ini keyakinan kami. Sama dengan keyakinan sebagian dari kalian yang menyebut kami sebagai domba-domba yang tersesat. Jadi, mari kita pegang teguh keyakinan masing-masing dan tidak saling mencampuri.

Urusan kami hari ini, adalah dengan seseorang bermulut jamban. Kami melihat dan meminta pertanggungjawaban PERBUATANnya. Meski ia adalah salah satu dari kalian, dan dari salah satu etnis yang ada di negeri ini, kami tak memukul rata bahwa kalian seperti itu juga. Sekali kali TIDAK. Kami menyadari akan ada saja oknum yang jahat pada setiap agama pada setiap  ras  dan suku. Sama halnya ketika ada oknum yang mengaku/beridentitas muslim melakukan hal-hal keji yang sejatinya TIDAK DIAJARKAN dalam Islam. Maka, bijaklah dalam menilai.

Wahai kalian yang meneriakkan HAM, kebhinnekaan dan toleransi, jika kalian mau jujur melihat, seringkali kami yang mayoritas ini, yang sudah sedemikian besar toleransinya justru terintimidasi sedemikian rupa.

Saat kalian damai berdampingan dengan kami, atau saat ada muslim yang tersakiti akibat diskriminasi minoritas, media diam, kalian diam. Lihatlah larangan menggunakan jilbab bagi karyawan muslim di Bali, ini hanya satu contoh kecil. Bahkan saat ada oknum yang melakukan pembakaran masjid di Tolikara lihatlah bagaimana sejatinya kalian semua bungkam.

Namun, saat ada kasus bom Samarinda, kalian semua berteriak seolah kami begitu keji dan tidak peduli.  Padahal pada saat yang bersamaan kami semua mengecam dan mengutuknya. Sebagian dari kami juga menggalang dana bagi korban. Namun, tetap saja kalian gaungkan itu jargon kebhinekaan dan toleransi seolah kami buta akan hal ini.

Jangan ajari kami toleransi. Jangan ajari kami kebhinnekaan. Karena itu adalah urat nadi agama kami. Islam tak pernah membeda-bedakan manusia atas bentuk fisik, kami mulia karena iman. Dalam Islam, seorang budak hitam memiliki kedudukan mulia karena imannya.

Tinta emas sejarah sudah mencatat,  semua manusia yang berbeda bangsa dan agama hidup tenang dan dilindungi dalam masa kekhalifan Islam selama berabad-abad. Madinah adalah contoh nyata kebhinekaan, saat Muslim, Yahudi dan Nasrani hidup tenang berdampingan.

Tengoklah sejarah penaklukan Islam di seluruh dunia, tak ada kekerasan, Islam melindungi rumah ibadah dan juga keselamatan pemeluknya tak ada yang dirusak dan disakiti. Islam menghargai kebhinekaan dan sangat toleran. Ini fakta, catat.

Dan lihatlah hal yang berkebalikan,  peristiwa Andalusia, bagaimana muslim dibantai dan dipaksa pindah agama saat kekhalifahan Islam direbut oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabela. Atau saat tentara Mongol membantai kaum muslim dengan begitu keji, sampai mereka membuat tumpukan menggunung dari potongan kepala umat muslim. Siapa pelakunya?  Jelas BUKAN muslim!

Di masa kini, tengoklah saat umat muslim menjadi minoritas di berbagai belahan dunia, di Myanmar, Kashmir, Moro, Patani, mereka menderita, bahkan dibantai!

See?

Masih ingin berteriak soal kebhinekaan dan toleransi dan mengecam seolah kami buta akan hal itu? Bercerminlah!

Allahul musta'an.

Allah... saksikan, sudah kusampaikan.

-Seorang Ibu yang memilih menjadi semut Ibrahim-

Jumat, 18 November 2016

Ayah Pengantar Ke Surga

📣Ust. Didik Purwodarsono
🏣Hijabmorfosa Festival 3, JEC
📆19 November 2016
📝@ArtieTeja

💜Ayah Pengantar Ke Surga💜

🔐Ayah tidak hanya berfungsi sebagai suami, tidak hanya berfungsi sebagai Ayah bagi anak-anaknya tetapi memimpin keseluruhan dalam keluarganya.

🔒Ketika mau menikah yang dirindukan calon suami/calon ayah❓
Harusnya yg dipikirkan adalah calon ayah.

🔏Ketika mau menikah harusnya sudah di pikirkan siapa calon bapaknya anak-anak, siapa calon ibunya anak-anak.

🔥Banyak suami/istri hebat tetapi gagal menjadi bapak/ibu yang hebat.

⏩QS. Bani Israil: 26
Janganlah kamu melakukan sesuatu tanpa ilmu. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan ucapan akan dimintai pertanggung jawaban.

⏩QS. Az-Zumar: 9
Adakah sama orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu.

⏩QS An-Nisa: 68-69
Setidak-tidaknya ada 4 calon ahli surga:
🔸Para Nabi
🔸Para Sodikin (ahli sedekah)
🔸Para Syuhada
🔸Orang-orang yang sholeh

🔑Anak sholeh harusnya lebih konkrit. Anak sholeh itu yang seperti apa? Dalam QS Ali-Imron: 113-114.

💗Konsep Anak Sholeh💗

🔳 5 Tanda-tanda anak sholeh:

1.Mau membaca ayat-ayat Allah pada malam hari (terbiasa, kesadaran tanpa disuruh). Anak sholeh punya 3 ilmu yaitu ilmu hati, ilmu otak, dan ilmu otot.
Bisa kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja keras.

2. Ahli sujud (ketundukan kepada Allah SWT). Puncak dari gerakan sholat adalah sujud (QS. Al-Fath: 29)
Sholat tanpa di suruh dan kesadaran.
Laki-laki wajib ke masjid.
Sholat itu lebih baik dari tidur.

3. Beriman sungguh-sungguh pada Allah dan hari akhir.
Orang yang beriman kepada Allah adalah rindu ridho-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

4. Siap ber-amar makruf nahi munkar. Anak sholeh hidupnya hanya ada 2 pilihan yaitu membenarkan yang benar dan meluruskan yang salah.
Di samping sholat, zakat, disuruh ber-amar makruf nahi munkar.

5. Bersegera dalam berbuat kebaikan. Fastabiqul khairot. Anak yang siap jadi perintis, penggerak, dan luarbiasa.

⏳Anak yang kesurga minimal sifatnya sholeh.

⌛Keluarga yang dapat menjadi pembelajaran untuk mengantarkan anak menjadi sholeh:
▶Keluarga Ibrahim (bapak dan ibu ke surga)
▶Keluarga Nabi Nuh dan Luth (bapak ke surga ibu ke neraka)
▶Keluarga Firaun (bapak ke neraka ibu ke surga)
▶Keluarga Abu Lahab (bapak ibu ke neraka)

☑ Anak sholeh dan sholehah tidak hanya membutuhkan keluarga sakinah mawadah warohman tetapi juga membutuhkan 3 ibu (ibumu, ibumu, idan cukup satu bapak.

🌟3 ibu dalam keluarga adalah: Ibu kandung, Ibu susu, dan Ibu guru.
🌟Bapak merumuskan sistem, kurikulum, dan fasilitas yang sempurna agar ibu mampu menjadi ibu kandung yang ikhlas dan tuntas, menjadi ibu guru yang tuntas, dan menjadi ibu yang cerdas dan  bahagia dengan segala fasilitas yang memadai.

💥Jika anak tidak dididik dengan baik pada masa emas ketika puber dia akan jadi anak beringas yang tidak punya tujuan.

✨Bapak yang mengantarkan anak ke surga adalah bapak yang bisa menjawab 5 pertanyaan:

1. Pertanyaan yang dirumuskan pada QS.At-Tahrim: 6. Paham hal-hal yang mampu menjerumuskan anak pada api neraka.

2. Pertanyaan yang dirumuskan pada QS.Al-Furqon:74. Bapak sebagai penuntun menjadi Imam. Bapak bukan penuntut tetapi menuntun, memberi contoh.

3. Pertanyaan yang dirumuskan pada QS.An-Nisa:34. Laki-laki adalah tulang punggung, yang gagah, dan harus punya nilai lebih. Laki-laki harus bisa menafkahi keluarga. Mencari nafkah untuk seorang istri itu jangankan wajib, sunahpun tidak.

4. Pertanyaan yang dirumuskan pada QS.Thoha:132. Perintahkan keluargamu untuk memerintahkan sholat dan sabarlah dalam menjalankannya. Seharusnya yang membangunkan anak-anak dan istri untuk sholat adalah suami/ayah.

5. Ayah harus mampu menyusun kurikulum, silabus yang jelas untuk anak-anaknya sesuai dengan QS. Lukman: 31. Serahkan kurikulum dan silabus kepada istri tetap dalam pantauan suami.

🔲Istri bekerja niatkan untuk beribadah fardu kifayah bukan untuk mencari nafkah, melalui musyawarah. Bentuk sedekah pada suami dan anak.
🔲Saat ini lebih banyak istri yang bergengsi daripada istri yang berfungsi. Karena peralihan peran yang tidak sesuai syariat.

🌠Ibu yang cerdas adalah ibu yang bisa melakukan
🔸Pandai berkomunikasi dg bahasa ibu (pada masa emas)
🔸Pintar memotivasi sifat khas anak-anak
🔸Mampu memberi solusi.
🔸Bisa merumuskan kata-kata kunci yang mengandung inspirasi dan pendisilin yang setia.
🔸Mananamkan ideologi sejak dini (Aqidah, tauhid, dan akhlak).

💡Kebutuhan harus dipenuhi, keinginan/kesenangan harus dibatasi.
💡Ajak anak hidup sederhana, prihatin tetapi tetap supel dalam bersosialisasi.
💡Dalam membimbing anak-anak saat ini sangat dibuthkan kerjasama dengan 3 tempat sekolah, rumah, dan dakwah.

Rabu, 16 November 2016

Bersalah Karena Cinta

📣Ust.Salim A Fillah
🏣JEC, Hijabmorfosa Festival 3
📝@ArtieTeja

💔 Bersalah Karena Cinta 💔

✨Dalam mencintai seseorang bagi kita diperlukan ilmu.
✨Membangun sebuah hubungan yang diridhoi Allah (pernikahan) kita memerlukan ilmu di dalamnya.
✨Konflik yang terjadi dalam sebuah rumah tangga bisa jadi karena kurangnya ilmu.

💖 Cinta juga membutuhkan ilmu.

🚻"Memang pria tidak sama dengan wanita"

💘Cara mencintai lelaki berbeda dengan cara mencintai perempuan.

💔 Justru karena cinta kita bersalah pada pasangan.

🚹Laki-laki koordinasi otak kanan dan kiri tidak berjalan beriringan, singletasking.
🚺Perempuan koordinasi otak kanan dan kiri berjalan beriringan didesign sedemikian rupa, multitasking.

🔥Kita merasa suami kita orang yang multitasking seperti kita.

🚹Lelaki jika berfikir adalah fokus, menyederhanakan masalah, dan solusi.
🚺Perempuan berfikir korelatif

🚹Ketika ada masalah lelaki memilih menyendiri, berkontemplasi, dan mencari solusi.
🚺Perempuan lebih memilih sharing.

💥Sering tidak nyambung antara suami dan istri karena kurangnya pemahaman, tidak mengerti, dan kurangnya ilmu.
💥Bisa jadi dua-duanya bermaksud baik tetapi karena kurang ilmunya menjadi masalah besar.

🔐 Gunakan kalimat yang "to the point", karena laki-laki pada umumnya tidak bisa menangkap kalimat tidak langsung.

Trik menyuruh suami melakukan hal yang kita inginkan:
🔹Usahakan posisi sejajar (duduk-duduk, berdiri-berdiri).
🔹Tetaplah di situ sambil pandang matanya, sampai suami menegaskan jawaban "IYA".

🔐 Jangan tergesa marah karena bersalah karena cinta.

☑ Cerita Nabi Ibrahim tentang kemarahan Sarah karena cinta:
🔈Ketika Ibrahim bersama Sarah mau ke Mesir, Ibrahim akan memperkenalkan Sarah sebagai sodara karena kekuatan suami untuk melindungi istri lebih lemah dari sodara melindungi sodaranya. Ketika Raja Mesir mendekati Sarah, hanya doa yang mampu Sarah panjatkan. Akhirnya Raja Mesir lumpuh seperempat sampai lumpuh setengah sampai pada akhirnya hampir seluruh badan Raja Mesir. Dan akhirnya Raja Simpati kepada Sarah dan Ibrahim. Kemudian Raja Mesir menyuruh Hajar menjadi budak/melayani Sarah dan Ibrahim.
🔉Ibrahim dan Sarah belum dikarunia anak sampai tua, lalu Sarah mengijinkan Ibrahim untuk menikahi Hajar. Lalu Hajar benar-benar hamil dan mendapat perhatian lebih dari Ibrahim. Sarah marah kepada Ibrahim ketika Ibrahim menemui Sarah dengan sumpah "akan memotong Hajar menjadi 3 bagian". Maka Ibrahim tidak marah kepada Sarah marah karena cinta, lalu Ibrahim berkompromi dengan Hajar untuk hijrah dan Ibrahim berusaha menenangkan Sarah setelah itu Hajar mengucapkan kalimat "Jangan bergegas marah karena cinta, kalau permasalahannya karena cinta".
🔊Tindik telinga dan khitan perempuan adalah sumpah Sarah yang terealisasi.

☑ Bahkan cerita Rasul Saw saat salah satu istrinya (Aisyah) membanting piring di depan tamu-tamu beliau tetapi Rasul Saw tetap tersenyum dan mengambil makanan-makanan yang tumpah untuk tamu-tamu, lalu beliau hanya mengatakan "Maaf Ibu kalian sedang cemburu".

⏩Orang-orang yang bersalah karena cinta jangan buru-buru di marahi ⏩Apa yang ada dibalik itu kita kenali, gunakan respon yang positif agar tidak memperkeruh masalah.

💖Apakah ia bersalah karena cinta? Jika iya, sikapi dengan bijak dan berikan reapon yang positif agar bisa menjadi pembelajaran yang berharga.👍👌

Bagaimana batasan mengungkapkan kecemburuan agar tidak saling menyakiti❓
🔼Kecemburuan adalah tanda cinta. 🔼Rasul justru membenci jika suami tidak ada cemburu terhadap istri yang banyak melakukan aktifitas di luar rumah.
🔼Hanya saja kadar kecemburuan dalam batasan kewajaran.
🔼Cemburu justru menjadi penyubur jika dikomunikasikan dan disikapi dengan baik/positif.
🔼Kecemburuan adalah penjaga cinta.
🔼Ungkapkan dengan baik, dengan prasangka baik.
🔼Komunikasi, saling jujur dan terbuka antara suami dan istri.

Bagaimana solusi untuk menghadapi perbedaan suami dan istri❓
Kita harus terbiasa berprasangka baik dengan pasangan, komunikasi, kembali ke visi dan misi bersama (evaluasi, introspeksi) ⏩ Revitalisasi hubungan.

Sikap apa yang terbaik kita sebagai istri ketika menghadapi kemarahan suami❓
🔽Jika yang marah suami, sangat penting kita sebagai istri meminta maaf meskipun suami yang salah.
🔽Pada dasarnya defend mecanism (pertahanan diri) lelaki sangat tinggi, selalu ingin dihormati, dimuliakan, dan ditaatin.
🔽Suami pada umumnya itu pemarah dan pelupa.
🔽Jangan lupa untuk terus mendoakan.

🔖Jangan jadi orangtua yang membuat anak bingung dengan kemarahan kita.
🔖Jadilah orang tua yang marahnya pada sesuatu yang anak kita sudah paham dengan kesalahannya (aturan-aturan, baik buruknya).
🔖Pahamkan dulu konsep aturan kepada anak-anak agar nasihat kita tepat sasaran.
🔖Gunakan kalimat-kalimat positif yang membangun bukan hardikan negatif.

💡 Cara menghindari konflik pada prinsipnya komunikasi dan tempatkan mereka pada posisi yang baik.
💡 Menyelesaikan konflik: "Mereka harus jujur bahwa mereka ada masalah".

💡Kita harus mengasah kemampuan berkomunikasi, karena kunci hidup ini adalah komunikasi. (QS. Ar-Rahman) Allah mengajari kita berkomunikasi,selalu berprasangka baik.

Mencintai Berarti Menginspirasi

📣Ust. Cahyadi Takariawan & Utdzh. Ida Nurlaila
🏣Rektorat UNY
📝@ArtieTeja

💖Mencintai Berarti Menginspirasi💖

🌟Saling memandang pada keimanan dan memberikan kebaikan kecil pada pasangan di setiap pernikahan maka insya Allah akan tetap lestari hingga ke surga-Nya.

🔖Menikah Untuk Bahagia

🔐Darimana munculnya kebahagiaan dalam pernikahan?

🔖Menikah itu merawat cinta

🔥Saat akan menikah bilang cinta, setelah muncul konflik bilang sudah tidak cinta.

🔐Bagaimana merawat cinta?

🔹Cukupkah menikah berbekal cinta.
🔹Cintai orang yang kamu nikahi 🔀 Cinta butuh di jaga salah satunya adalah dengan materi, meskipun materi bukan segala-galanya tetapi salah satu cara untuk menjaga cinta adalah materi.

🔶3 peran suami agar istri tampil menarik di mata suami:
🔸Sediakan fasilitas (ono rego ono rupo).
🔸Bahagiakan hati istri anda.
🔸Pejamkan matamu dari wanita yang lain (menundukkan pandangan).

🔖Terus menginspirasi pasangan
Menjadikan pasangan lebih baik dan terus belajar bersama.

🔖Menguatkan motivasi dan visi keluarga

💗Nikah adalah ikatan yang sangat kuat
Atas nama Allah, tuntunan Nabi Saw, dirayakan dengan penuh kesakralan.

🔴Perjanjian pernikahan ada 2, yaitu:
🔽Prenuptial Agreement (perjanjian pranikah) dibuat oleh pasangan, bisa dibatalkan kapan saja oleh kedua belah pihak.
🔽Shighat Ta'lik (perjanjian setelah menikah) dibuat pemerintah, mengikat dan tidak bisa di batalkan.
QS An-Nisa: 19

🔒Akad nikah adalah janji para laki-laki yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban.

🔖Visi keluarga
♣Visi adalah pernyataan luhur atas cita-cita yang ingin anda wujudkan.
♣Visi yang kuat akan membawa anda menuju pulau harapan.
♣Menjaga visi akan menghindarkan keluarga dari penyimpangan

🔖Internalisasi visi dalam keluarga anda
♠Internalisasi visi keluarga anda dengan baik.
♠Perhatikan "kualitas" masalah dalam kehidupan rumah tangga anda.

🔖Proses yang baik
Jadikan MOTIVASI dan VISI sebagai pemandu PROSES anda, sebelum menikah, saat melaksanakan akad nikah hingga menjalani kehidupan berumah tangga.

🔅Keluarga adalah organisme hidup...
Semua tumbuh dan berkembang 🔀Maka corak interaksi dan komunikasinyapun harus berkembang🔄 Suami berkembang, Istri berkembang 🔁 Anak-anak juga berkembang

🔖Lalui semua tahap kehidupan
Dawn J.Lipthrott, LCSW menyatakan ada 5 tahap perkembangan dalam kehidupan pernikahan:
♦Romantic Love (darling I love you full...kira-kira 1-5th)
♦Dissapointment or Distress (Kok ternyata begitu?)
♦Knowledge and Awareness (oh..kamu seperti itu ya..)
♦Transformation (aku semakin membutuhkanmu)
♦Real Love (aku mencintaimu seperti apapun dirimu. Perpanjanglah masa ini)

☑ Perpanjang masa romantic love ⏩perpendek dissapointment or distress ⏩ menyambung knowledge (niteni kebiasaan, menerima) dengan transformasi ⏩ maka real love akan semakin panjang.

🔖Bagaimana menguatkan kebersamaan
♥Terus berusaha MRNGENALI dan MEMAHAMI pasangan
♥MENYESUAIKAN dengan harapan pasangan
♥Terima PENGARUH dari pasangan
♥Bersedia BERUBAH bersama pasangan menuju kondisi yang lebih baik

🔐Bukalah ruang intervensi.
🔐Bersabar dan pandai mengelola berbagai macam perasaan.
🔐 Ketika akan mencari jodoh adalah melayakkan diri.
🔐Cita-citakan anak kita menjadi pahlawan Islam.

✨Ketika kita menikah kita menjadi orang yang paling diinginkan oleh pasangan kita, maka kompromi adalah bagian terpenting.


Senin, 14 November 2016

Mendidik Hati

📚 Sumber: Mendidik Hati Membentuk Karakter- Drs.Suparlan, M.Pd.I
📝 @ArtieTeja

💙 Mendidik Hati 💙

📌Menurut Al-Ghazali, berkaitan dengan pentingnya hati dalam menentukan karakter seseorang menegaskan:
" Hati adalah sebagai tanah, sedang keimanan adalah sebagai benih yang ditanam disitu. Ketaatan adalah berjalan menurut arah dan arusnya hati, serta yang disalurkan di situ. Adapun hati yang sudah terjerumus dalam kelezatan duniawiyah dan sudah berkecimpung dalam segala kemaksiatannya, dapat diumpamakan sebagai tanah yang tandus yang tidak mungkin lagi ditanam benih, sebab sudah tidak subur lagi, untuk itu benih-benih yang ditanam pasti tidak akan pulang".

📌Hati menurut Al-Ghazali menunjukkan pada dua makna, yaitu:
🔹Hati yang bersifat fisik yang berupa segumpal daging yang memiliki rongga sebagai tempat ruh, yang masuk ke dalamnya darah lalu dikeluarkan untuk menghidupi tubuh manusia.
🔹Hati adalah hati yang lembut, rabbaniyah dan ruhiya 🔀 Hati yang lembut merupakan inti dari hakikat kemanusiaan, sebagai indra untuk mengetahui dan memahami.

🌟Perilaku manusia menurut Al-Ghazali ditentukan oleh hati.

🔐Hati menentukan baik dan buruknya karakter anak didik.

💖Rasulullah bersabda "Ketahuilah bahwa didalam diri manusia ada segumpal darah, jika baik maka akan baiklah semua dirinya, dan jika rusak maka akan rusaklah semua dirinya, ketahuilah segumpal darah itu adalah hati".

🔐Keimanan juga tidak akan dapat istiqomah tanpa dibarengi dengan hati yang sehat dan baik, bahkan kealiman dan kesalehan seseorang juga ergantung pada keselamatan dan kebaikan hatinya.

🔓Mendidik hati meupakan titik awal yang harus dilakukan sebelum mendidik karakter, karena akan sulit menanamkan pendidikan karakter pada anak yang hatinya masih sakit.

📍Muhammad Nur menegaskan:
🔼Adab yang buruk menghasilkan akal yang rusak
🔼Akal rusak mengakibatkan kebiasaan buruk
🔼Kebiasaan buruk mengakibatkan watak pemberontak
🔼Watak pemberontak mengakibatkan perbuatan jahat
🔼Perbuatan jahat mengakibatkan dibenci Allah SWT
🔼Dibenci Allah SWT mengakibatkan kehinaan selamanya

🔥Kecenderungan mengejar harta dan materi semata akan mengakibatkan meluasnya penyakit sosial sekaligus penyakit moral.

💡Hati yang sehat adalah kunci utama yang harus diprioritaskab disehatkan agar pendidikan yang bagus dengan mudah tertanam dan tersatukan menjadi pribadi yang secara refleks berkeinginan dan terus beramal kebaikan.
💡Hati adalah sebagai manajer yang akan menentukan apakah seluruh anggota badan diarahkan diperintahkan untuk menjadi baik dan buruk.
💡Hati adalah manajer yang akan menentukan dorongan kepentingan/konflik antara keinginan baik dna buruk.

✨Ibnul Qayyim menegaskan bahwa kebaikan seseorang, kebahagiaan seseorang, dan kemenangan seseorang tergantung pada 2 hal, yaitu hati dan penerangan/wahyu.

🌟Strategi pendidikan hati secara umum dapat diartikan petunjuk umum, jalab dan cara mewujudkan tujuan pendidikan hati, yaitu:
🔽Strategi Tazkiyyah, merupakan strategi yang telag dilakukan oleh para Nabi (QS.Al-Baqarah:129). Tazkiyyah maknanya adalah bersih/suci, tumbuh, dan terpuji. Langkah-langkah atau cara-cara yang dapat ditempuh untuk menyusikan hati dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan menumbuhkan sifat-sifat terpuji.
🔽Strategi Tazyinah, merupakan strategi yang bertujuan untuk membuat hati menjadi dibiasi dengan kebaikan. Proses membuat sesuatu menjadi indah dan menyenangkan 🔀 Hati dapat dibentuk menjadi baik dengan bimbingan kebaikan dan dapat menjadi buuk karena diilhami keburukan.
🔽Strategi Tadabburah, (QS.Muhammad: 24) bahwa hati yang tertutup dan terkunci memang sukar buat membukanya namun apabila seseorang mau merenungkan Al-Qur'an niscaya hati yang kasar dapat menjadi lunak, pikiran keras yang membantu dapat menjadi lemah lembut kepada sesama manusia. (QS.Al-Zumar: 23).
🔽Strategi Tarabbuthah, (QS.Al-Kahfi: 14) mengilhamkam pada hati kesabaran dan meneguhkan serta menguatkannya, menjaga hati dari musuh yang akan mengoda dan membelokkan hatinya. Strategi untuk mengupayakan agar hati yang sudah baik dan dipenuhi dengan keimanan dikuatkan dan diteguhkan dengan lebih mantap lagi. Tidak mudah tergoda oleh fitnah dunia, manusia, dan setan 🔀Caranya menyempurnakan wudhu, menjaga kerutinan/kewajiban, dan mempersiapkan diri untuk senantiasa menunggu-nunggu waktu shalat dengan penuh harap berjumpa dengan Allah.

💗Hati menjadi pemimpin terhadap jiwa, dan seluruh anggota badan taat pada perintah dan larangan pemimpinnya.

💞Sebagai raja, hati memiliki 2 tentara yakni bashar (semua anggota badan) dan bashirah (sifat dasar hakiki hati).

❤Hati manusia yang salim (QS.Syu'ara: 89), yakni hati yang tersucikan, mempertahankan ketauhidan, dan condong kepada kebenaran adalah menjadi sarat bisa bermanfaatnya harta dan anak dalam yaumul hisab.

❤Hati yang baik menjadi syarat diilhamkannya kebaikan oleh Allah (QS.Al-Anfal:70).

❤Hati yang baik yang sudah mukmin, akan diberikan ketenangan dan keteguhan amal oleh Allh SWT (QS.Al-Fath: 4; QS.Al-Kahfi: 14) 🔀Ketenangan membuat orang menjadi tidak ragu, tidak goncang, tidak takut mati, tidak gentar menghadapi tantangan hidup dan musuh yang besar.

Jumat, 11 November 2016

Hijrah Bersama Keluarga Untuk Menggapai Surga

📣Ust. Syatori Abdurrauf
🏣GOR SMP IT Abu Bakar Yogyakarta
📆Konsorsium Yayasan Muli, 12 Nov 2016
📝@ArtieTeja

💙Hijrah Bersama Keluarga Untuk Menggapai Surga💙

❤ Iman, Hijrah, Jihad
QS. Al-Baqarah 218
❤ Ada hal yg sayang kalau kita melewatkannya yaitu pada saat Allah menyebut "beriman" Allah mengawali dengan "Alladzina..", ketika Allah menyebut "hijrah" Allah mengawali dengan "Alladzina..", dan ketika Allah menyebut "berjihad" tidak mengawalinya dengan "Alladzina.."

🔐Kenapa?

🔓Di dalam Al-Qur'an pasti ada pesan dan makna tersendiri 🔀 Pesan yg bisa kita peroleh dari QS. Al-Baqarah: 218 adalah orang yang sudah beriman belum tentu dia mau berhijrah, tetapi orang yang sudah hijrah pasti dia akan beriman.

🔅Kita hanya akan bisa hijrah kalau mau beriman.
🔅Hijrah menuju ke surga pasti butuh kendaraan, yaitu IMAN.

🔐Keluarga kita harus menjadi keluarga IMAN. Seperti apa keluarga IMAN?

❤ Hijrah adalah bukti dari IMAN.

🔐Sudah berimankah kita?
Bisa jadi kita beriman tetapi tingkat IMAN kita belum sampai tingkat YAKIN.

🔖Sikap manusia terhadap IMAN ada 2 macam, yaitu:
🔸Adamul Qabul bil-Iman. Tidak mau menerima IMAN. Akan terus ada sampai akhir zaman.
🔸Al-Qabul bil-Iman. Orang yang menerima IMAN hanya saja orang-orang yang mau menerima IMAN juga terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Al-Qabul bil intifa' 🔀Mau menerima IMAN dan mau mengambil manfaat dari IMAN. Dia bisa mengambil IMAN karena dia pakai itu IMAN.
2. Al-Qabul bi-dunil intifa' 🔀 Mau menerima IMAN tetapi tidak mau menerima manfaat dari IMAN.

☑Untuk mengantarkan kita ke surga 🔀 kita harus menjadi orang yang mau menerima IMAN dan mau mengambil manfaat IMAN.

🔓Libatkan keluarga kita untuk menjadi Al-Qobul bil intifa'.

✨HR.Muslim: "Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya, 

☑Orang yang betul-betul menerima dan memanfaatkan IMAN pasti akan memuliakan tetangganya 🔀Memuliakan itu bisa menghormati, bisa menolong, meringankan, membantu, dll.

🔥Orang kalau melihat tanpa IMAN pasti akan banyak salah paham.

🌟"Barangsiapa yang tidak mau memasuki surga dunia, ia tidak akan memasuki surga akhirat"

💖Surga dunia adalah IMAN.

💟Maknanya: ketika ia hidup di dunia dengan IMAN dia akan serasa berada di dalam surga.

🔖Di surga tidak ada yang mengeluh. Masih suka mengeluh? Dimana letak IMAN kita?

🔐Mengapa orang yang beriman itu susah kalau di suruh mengeluh?
Karena dengan IMAN, apapun akan dipahami sebagai pintu Surga yang dihadirkan Allah untuk kita buka.

🔒Bukannya surga di akhirat?
Ya di akhirat, tetapi kesempatan untuk membuka pintu surga itu ketika di dunia.

🔓Pintu surga berupa apa?
Semua kejadian, sehat x sakit, dipuji orang x dihina orang, semuanya baik itu menyenangkan dan tidak menyenangkan akan menjadi pintu surga 🔀 termasuk kehadiran Suami/Istri adalah pembuka pintu surga jika kita menghadapi dan menjalaninya dengan IMAN.

☑Pintu surga ada 2 macam yaitu menyenangkan dan tidak menyenangkan tetapi dari 2 pintu surga tersebut mana yang surganya lebih indah?
Ya dari pintu surga yang tidak menyenangkan kita akan mendapatkan surga yang lebih indah.

🔘Senakal apapun anak-anak kita mereka akan menjadi pintu surga untuk kita sebagai orangtua, tugas kita adalah bagaimana menjadikan semuanya menjadi pintu surga!

⭐Semua adalah kesempatan untuk membuka pintu surga.

🌟 Indah jika bisa masuk pintu surga bersama dengan keluarga 🔀 Indah jika anugerah ini Allah karuniakan kita masuk pintu surga tidak hanya sendiri tetapi bersama seluruh keluarga kita.

🌟Kita (istri, suami, dan anak-anak kita) benar-benar mendengar suara syahdu yang menyambut kita di pintu surga "Wahai jiwa-jiwa yang tenang kembalilah kalian dalam keadaan ridho dan diridhoi masuklah bersama hamba-hambaKu, masuklah kedalam surga-Ku"

☑Allah kirim orang-orang yang membuat hati kesal, jengkel, dll sebenarnya adalah ujian 🔀 Mereka adalah pembuka pintu surga untuk kita 🔄 Buatlah bahagia orang yang sudah membuat kita kesal, jengkel, dll jika kita ingin membuka pintu surga.

☑Kita tidak akan pernah tahu dari kejadian mana pintu surga kita akan terbuka maka lakukan segala sesuatu dengan IMAN 🔀 Jadilah orang yang saling mengantarkan masuk surga.

⏩Suami dan Istri adalah kesempatan untuk bisa saling mengantarkan masuk surga. Bagaimana suami dan istri bisa saling menginspirasi ke arah kebaikan.
⏩Suami yang merelakan dirinya adalah jalan surga bagi istrinya..begitulah sebaliknya.

🌟Orangtua yang baik adalah orangtua yang gigih mengantarkan anak-anaknya ke jalan surga.

🌟Anak yang baik adalah anak yang menjadikan dirinya sebagai jalan surga untuk orangtuanya.

🔐Kita punya tugas 2, yaitu sebagai anak dan sebagai orangtua.
🔓Ketika kita menjadi anak bisa memudahkan orangtua kita menuju jalan ke surga maka Allah akan memudahkan langkah kita untuk menjadi orangtua yang mampu mengantarkan anak-anak kita menuju jalan ke surga. Dan kelak anak-anak kita juga akan memudahkan jalan kita ke surga.

"Li-yabqaa Baabul Jannati Maftuuhun fii hayaatii" 🔀 Agar pintu surga itu terbuka sepanjang hidupku.

⏳Menjadi mukmin yang mukhlas⌛

🔶Tugas kita adalah bagaimana kita menjadikan keluarga kita betul-betul menjadi keluarga IMAN!
🔶Kita ingin memahami seperti apa IMAN itu, tidak ada yang memahami tentang IMAN kecuali Allah dan Rasul-Nya.

☑Nabi Muhammad SAW sering sekali menggambarkan IMAN itu seperti pohon. "Iman itu memiliki 70an cabang" (HR)
Salah satu contoh cabang IMAN adalah inilah gambaran tentang pohon IMAN berarti IMAN adalah pohon kehidupan yang kita tanam di Taman Hati kita.

🔐Bagaimana membentuk keluarga IMAN?

🔹Kita tumbukan akarnya, yaitu makrifatullah. Jika makrifatullah itu ditanamkan pada anak-anak maka anak-anak akan menyadari bahwa semua terjadi atas izin Allah dan akan mampu melihat segala kebaikan dalam keterbatasan. Anak-anak akan menjadi anak yang dewasa dan memiliki akar kehidupan yang kokoh tidak akan mudah tumbang. Segala yang terjadi pasti ada kebaikan. Inilah ciri keluarga IMAN ciri makrifatullahnya kuat.

🔹Dan kita tumbuhkan batangnya, yaitu takdim. Jadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang takdim kuat kepada Allah SWT.

🔹Dari takdim kita munculkan cabangnya, yaitu amal hati. Kita sebagai orangtua harus menanamkan amal hati, exp: malu, arti kesabaran, arti khusyuk, arti keikhlasan, dll. Ajarkan mereka melalui kenyataan, kita menjadi tauladannya dalam menumbuhkan amal hati.

🔹Lalu kita munculkan rantingnya, yaitu amal baik. Kita kondisikan anak-anak kita untuk beramal baik, exp: baca Al-Qur'an nya baik, sholatnya baik, dzikirnya yang baik, belajarnya yang baik, dll.

🔹Kita munculkan daunnya, yaitu amal yang bermanfaat untuk orang lain. Kita tidak bisa hidup sendirian.

🔹Dan hasilnya adalah buah, yaitu manisnya IMAN yang kita rasakan dari amal-amal kita. Dari sholat kita rasakan manisnya khusyuk, dari sabar kita rasakan manisnya memaafkan, dll.

🌟 Kalau sudah seperti ini keluarga kita adalah kumpulan keluarga-keluarga akhirat 🌟














Rabu, 09 November 2016

Kita Harus Tahu Hal Yang Pokok Dalam Suatu Hal

📣Ust.Bagus Priyosembodo
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

🌸Kita Harus Tahu Hal Yang Pokok (Aqidah) Dalam Suatu Hal🌸

💙Sesiapa yang dikehendaki baik maka Allah akan memahamkan orang itu kepahaman.

💟Sesiapa yang menapaki suatu jalan yang dia mencari ilmu maka Allah akan mudahkan jalan menuju ilmu. Mudahkan langkah menuju majlis taklim.

📚Allah memerintahkan Rasul untuk berdoa sampai nafas terakhir, yaitu doa memulai menuntut ilmu.

💝Rasul tidak diajari berdoa untuk meminta-minta 🔀Hanya ada satu saja yang Allah serukan pada Rasul yaitu "Robbi dziqni ilma ..."

☑Salah satu ilmu paling penting dalam hidup ini adalah ilmu yang paling pokok dalam setiap urusan dan bersikap benar.

🔅Dalam beramal yang paling penting agar amal kita tidak menjadi sia-sia, yaitu:
🔹Ikhlasnya niat
🔹Benarnya cara

Cth:
▪Yang paling penting dalam berpakaian adalah menutup aurat, bukan matching, keren, dll
▪Dalam sholat yg paling pokok adalah rukun.

🔥Dalam hidup ini kebodohan yang sangat mencelakakan adalah perumpamaan "sibuk dengan dasi dan peci lupa pakai celana", gunakan akal sehat 🔀Jangan menggunakan perasaan dan mimpi.

💥Kekurangan amal dan kesalahan itu tidak mengabadikan kesengsaraan, yang mengabadikan kesengsaraan adalah cacat iman.

💡Jadi yang menjadikan manusia turun derajat sebegitu hina adalah kecacatan iman.

Klasifikasi dosa, yaitu:
🔅Dosa kecil, hukuman kecil, dan  bisa dihapus tanpa taubat.
🔅Dosa besar, ada 70an dosa besar (dalam kitab Imam Dhahabi "Dosa-dosa besar), siksanya berat dan membutuhkan taubat 🔀 Merupakan sebesar-besar dosa besar yang paling besar yaitu perkataan dusta dan kesaksian palsu.
🔅Dosa yang mengkafirot (dosa yang menyebabkan seseorang menjadi kafir), baik berupa perkataan ataupun perbuatan🔀 Sungguh kafir orang yang mengatakan bahwa Allah bagian dari 3 Tuhan (trinitas).

🔖Kita pasti berdosa hanya saja jangan sampai melakukan dosa mengkafirot dan jangan membawa mati dosa besar.
🔖Ghibah termasuk dalam dosa besar.

⏩Kesalahan beragama orang adalah sibuk dengan hal-hal yang kurang penting dan melupakan hal-hal yang pokok.
Cth: sibuk malamnya dengan urusan dunia tidak bangun besoknya untuk sholat subuh.

⏩Kita punya umur pentingkan baca Al-Qur'an.

⏩Hukum ucapan-ucapan kesyirikan yang tidak di sertai keyakinan, cth: demi dewa tetapi tidak disertai dengan keyakinan. Ketika tidak disertai dengan keyakinan, keagungan merupakan perkataan munkar tidak sampai kekafiran.

🔘 Ketika pagi hari, ketika masuk sholat subuh kita dianjurkan melakulan sholat yang lebih berharga dari dunia dan seisinya dengan QS Al-Ikhlas dan QS Al-Kafirun.

🔐Ikhlas artinya murni, bersih. Kenapa QS Al-Ikhlas disebut ikhlas
🔸Karena murni membicarakan Allah SWT
🔸Karena hanya meyakini tentang Allah SWT

🔐QS Al-Kafirun isi pokoknya yakni kita diajari untuk mengatakan kepada orang-orang kafir bahwa "saya tidak menjalani apa yang kamu jalani", tidak ada toleransi dalam hal ibadah.

Senin, 07 November 2016

Kenapa IQ, EI dan SI harus berkembang dalam diri kita?

🎯Mengapa IQ, EI dan SI harus berkembang dalam diri kita❓

📣Berkali-kali di bahas apa itu IQ (Intelligence Quotient), EI (Emotional Intelligence) dan SI (Spiritual Intelligence) 🔀 Sebenarnya kejadian belakangan ini momen yang pas untuk membahas tentang IQ, EI dan SI.

🎓IQ seperti yang kita tahu, yaitu kecerdasan intelektua 🔀 Yang notabene selalu di elu-elukan oleh orangtua kepada anak-anaknya🔁 Yang mana sangat di kejar dan di nomorsatukan dalam proses mendidik anak sehingga lupa ada hal yang jauh lebih penting.

🎓EI yaitu kecerdasan emosional. Sangat berperan dalam kehidupan kita 🔀Tanpa EI pastilah emosi tidak terkendali🔁Jelas kan ya..Namanya juga kecerdasan emosional pastilah hubungannya dengan rasa, emosi, cara bersosialisasi, bersikap,  dll.

🎓SI yaitu kecerdasan spiritual. Ini bagian penting dalam mengontrol IQ dan EI 🔀Tanpa SI sudah dapat dipastikan hidup tak terkontrol 🔁 Pedomannya akan lebih ke duniawian.

💡 Nah, apa ya hubungannya dengan kejadian belakangan ini??

📌Ya, contoh nyata akan memudahkan kita untuk belajar 🔀 Bagaimana IQ, EI dan SI bisa kita lihat dari gaya kepemimpinan seseorang ➡ Seperti saat ini, kejadian yang viral dan fatal ini disebabkan karena seorang pemimpin hanya mengandalkan IQ semata..cerdas secara akademik jelaslah..tapi sudah cerdaskah secara emosional dan spiritual❓Jika beliau-beliau yang menjadi pemimpin berkembang IQ, EI dan SI-nya pastilah akan mengontrol cara bersikap, cara bicara, kedekatan kepada Tuhan, perilakunya terhadap pemeluk agama lain, dll.

🌟 Paham kan ya sekarang 🔀 jadi dalam mendidik anak kita jangan terlena dengan IQ karena IQ hanya menyumbang 20% dalam kehidupan ini selebihnya EI dan SI yang akan menjadi penyumbang terbesar, yang membuat:
❤Anak-anak menjadi anak yang hebat lahir dan bathin
❤Anak-anak yang bahagia dunia dan akhirat
❤Anak-anak yang berakhlaq, bermartabat dan beradab

💙Catatan sore 07 Nov 2016
📝@ArtieTeja

Minggu, 06 November 2016

Coba cek hati kalian...

Malam ini baca di group wa ada yg share cerita seseorang tentang 4 Nov..

Bukan..bukan mau membahas siapa salah siapa benar..tapi ketika kita mampu menyelami hati mereka yang berkumpul membela Al-Qur'an maka kita akan tersadar bahwa cinta kita pada Al-Qur'an belum seberapa, bahwa hidup kita menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman-pun masih setengah-setengah.

Kalau kita membaca kisah 4 Nov dan hati kita biasa-biasa saja atau bahkan cenderung menghujat...Please, coba cek lagi hati kalian..
Cek kecintaan kalian terhadap Al-Qur'an..
Cek hidup kalian sudah berpedomankah pada Al-Qur'an..

Maaf bukan menggurui..
Justru kejadian kemarin juga membuatku melihat ulang hati ini..melihat ulang bagaimana hidup yang sudah berjalan ini..Sudah sesuaikah dengan Al-Qur'an.

Masya Allah, ukhuwwah, itsar, semoga Allah merahmati persaudaraan ini. Aamiin.

💝WORTH TO SHARE💝

CATATAN DARI GARIS DEPAN, BUKAN PENGAMATAN

Catatan menarik dari kawan saya Fajar Shodiq di grup alumni "Dzunnuroin".

Afwan, ini sekedar share pengalaman ana pribadi tentang ukhuwwah islamiyyah kemarin sore, terlepas apakah teman2 dzun sepakat dengan aksi kemarin.

Saya bingung memulainya, jadi ceritanya ga runut, seadanya...

Dari awal aksi selepas sholat juma'at, longmarch terasa berada di pusaran kisah sejarah perjuangan pada masa awal-awal Islam. Massa tumpah ruah di jalan, tapi jangan bayangkan aksi dorong-mendorong, yang ada sikap saling melindungi satu sama lain. Perempuan diberikan jalan lebih dahulu, ayah yang menggendong anaknya pun diperlakukan demikian. Beberapa laskar menjaga persimpangan jalan yang berpotensi tabrakan antar massa. Juga melindungi penjaja makanan kaki lima dari kepadatan arus massa.

Jangan bayangkan haus dan lapar, di sepanjang jalan berdiri relawan yang menawarkan minuman dan makanan. Bahkan sesama peserta aksi saling menawarkan minum dan makan, saling mengenalkan diri dan daerah asalnya.

Masuk waktu ashar, lautan massa mulai memenuhi area sholat yg disediakan. Antrian toilet, antrian wudhu, semua sangat teratur. Ingat lho, jumlah massa sudah ratusan ribu bahkan juta orang, bisa tertib dan teratur.

Suplai makanan dan minuman tidak berhenti. Relawan begitu bersemangat menyediakan logistik untuk peserta aksi selepas sholat ashar. Hanya saja, ketika konsentrasi massa sudah berkumpul di depan istana, suplai logistik terhambat karena tidak ada lagi jalan untuk distribusi. Massa begitu padat namun tertib duduk atau berdiri mendengarkan orasi dari mobil komando. Dengan begitu, peserta aksi hanya memiliki persediaan air atau makanan yang hanya ada ditangan mereka sendiri.

Justru dalam keterbatasan persediaan air itulah saya melihat bagaimana seorang muslim memperlakukan saudaranya yang lain. Bagi yang memiliki persediaan air, selalu berusaha menawarkan ke orang-orang sekitarnya sebelum dia minum. Itupun tidak mudah menawarkan, karena yang ditawarkan hanya mengangguk lalu menolak dengan halus agar pemilik air menawarkan airnya ke orang lain dulu.

Memasuki waktu maghrib, beberapa peserta aksi mulai haus sementara jalan keluar untuk mencari air sudah tidak bisa lagi. Kebetulan saya memiliki dua botol air mineral. Saya mencoba menawarkan kembali, alhamdulillah beberapa orang mau meminum. Apa yang terjadi? Peserta hanya minum satu atau dua tenggak saja sehingga beberapa orang hanya menghabiskan setengah botol saja.

Memasuki waktu Isya, polisi mulai menembakan gas air mata ke tengah massa. Banyak peserta yang matanya perih,  termasuk saya, bahkan ada yang muntah. Saya mencoba menyiram air ke mata saya sendiri. Lalu mengoleskan odol ke mata agar menetralisir efek gas air mata.

“Air...air...air…” banyak peserta yang berteriak meminta pertolongan. Beberapa orang yang masih memiliki sisa persediaan air berlomba berikan pertolongan. Dengan sekuat tenaga saya mencoba menggunakan sisa air di tas untuk menolong. Tahu apa yang terjadi? Satu setengah botol air saya bisa menolong banyak orang, karena peserta yang terkena efek gas air mata hanya menggunakan air sedikit mungkin untuk dirinya, lalu memberikan ke peserta aksi yang lain. Yang mual hanya minum satu teguk, lalu memberikan ke orang lain.

Bahkan ada peserta yang memiliki persediaan air membasahi sorbannya agar bisa lebih banyak menolong dengan cara mengelap mata korban dengan sorban yang basah tadi.

Bukan hanya itu, ketika hujan gas air mata semakin banyak dan mata makin perih, dan ketika odol sudah habis, banyak peserta aksi yang sudah mengoleskan odol di sekitar matanya, tiba-tiba mengelap odol dari wajahnya agar bisa dioleskan ke wajah orang lain.

Demi Allah, saya menyaksikan betapa kaum muslimin saling melindungi saudaranya dari hujan gas air mata. Beberapa lelaki membuat lingkaran kecil untuk menjadi tameng bagi peserta aksi perempuan.

Beberapa orang kemudian berlari mengejar peluru gas air mata yang datang, menginjak-injaknya agar tidak mengeluarkan gas lebih banyak. Tidak hanya itu, jika dari udara terlihat gas air mata yang akan jatuh ke massa, para peserta aksi saling menarik saudaranya agar terhindar, bukan berlari menyelamatkan diri sendiri padahal dalam kondisi yang gawat.

Persediaan air habis, beberapa orang mencoba mengais botol-botol kosong yang berserakan di jalan sambil berharap siapa tahu masih ada setes air yang bisa digunakan untuk menetralisir gas di mata atau mual di mulut.

Saya tidak kuat lagi menceritakan cerita-cerita mengagumkan selanjutnya. Karena masih banyak cerita yang lahir, bahkan hingga aksi dipindahkan ke gedung DPR dan bubar di waktu shubuh.

Saya jadi teringat pelajaran di sekolah tentang kisah heroik muslimin dalam peperangan di awal-awal sejarah Islam. Dimana di suatu peperangan, ketika ada prajurit terluka yang sedang ditolong dengan diberikan air, prajurit itu meminta agar air diberikan ke prajurit lain yang lebih membutuhkan. Ketika air ingin diberikan ke prajurit kedua, sang prajurit pun meminta agar air diberikan ke prajurit yang lebih sekarat, hingga akhirnya para prajurit itu satu per satu meninggal demi mengutamakan saudaranya yang lain.

Dalam aksi ini tidak ada sekat, tidak saling mengenal, tidak mementingkan diri sendiri, tapi saling melindungi.

Alhamdulillah saya mendapatkan pengalaman betapa murninya persaudaraan dalam aksi 4 Nov kemarin. Allah menyatukan hati kami semua.

Sekali lagi saya minta maaf jika sebagian teman-teman Dzunnuroin menganggap aksi ini tidak patut, tetapi beberapa kali saya ikut aksi sejak mahasiswa dulu, buat saya ini aksi “people power” yang bener-bener murni “rasanya”, hanya Allah yang memberikan “rasa” itu sehingga para peserta aksi menghayati “rasa” yang menggetarkan kalbu untuk berkumpul dan  membela kalam-Nya (sekali lagi, walaupun teman-teman Dzun belum tentu sepakat ini penistaan).

Coba tanya para aktivis berpengalaman, apakah mudah mengumpulkan “people power” yang sukarela, dari segala penjuru nusantara, dengan biaya sendiri, dalam waktu singat, bahkan menyiapkan kain kafan, hanya karena durasi video penistaan yang beberapa detik saja?

Hanya Allah yang menggerakan ini, tidak ada issue yang lebih menggema kecuali membela Alquran.

Sekali lagi, jika aksi ini adalah tingkah laku yang konyol, maafkan kami yang telah melakukan aksi 4 Nov ini.

Asta’fikum...🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Sabtu, 05 November 2016

Tidak Siap Berkompetisi

Hari ini belajar dari sebuah team sepak bola anak-anak. ⚽ Mengamati perilaku anak-anak dalam sebuah team saat berkompetisi.

Sebuah team seharusnya saling bekerja sama, saling support, saling bahu membahu..Seharusnya kan ya..👌

Tidak hanya anak kecil yang terkadang tidak memahami makna sebuah "team", orang dewasa saja masih banyak yang tidak siap bergabung dalam "team".✌

Memang dalam team ada anak yang mampu dan tidak mampu, yang skill-nya oke sampai yang tidak oke, ada yang hebat dalam hal ini tapi tidak dalam hal itu..Team itu saling melengkapi.👍

Tapi tidak untuk sebagian yang "tidak siap  berkompetisi"..saling menjatuhkan akan menjadi bagiannya, saling merasa bisa akan menjadi kebanggaanya, kekalahan akan menjadi momok menakutkan bahkan si tidak mampu akan menjadi kambing hitam atas kekalahan.

☑Selain skill, mental (jiwa psikis) yang harus di persiapka 🔀 Bagaimana bersikap dengan teman yang kurang bagus mainnya, bagaimana saling memotivasi & mensupport, bagaimana menerima kekalahan 🔄 itu bagian penting yang akan membentuk pribadi anak nantinya 🔁 Jika tidak, ketika menang dia akan merasa sombong, merasa kemenangan karena kemampuannya sendiri, dan jika kalah, dia akan merasa sangat terpukul, mencari kambing hitam atas kekalahannya.

🔥Hati-hati❗ketidaksiapan dalam berkompetisi bukan hanya milik mereka yang skill-nya kurang tetapi justru mereka yang skill-nya memadai lebih cenderung memiliki jiwa yang tidak siap berkompetisi..💥

Noted: Jangan sampai kita sebagai orangtua hanya bisa menuntut anak untuk selalu menang dalam kompetisi dan hanya mengapresiasi kemenangan..Ajarkan anak-anak menghargai sebuah proses. 💙

Rabu, 02 November 2016

Allah Memberi Bukan Karena Kehendak Manusia

📣Ust. Basuki Abdurrahman
🏡Masjid muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

❤Allah Memberi Bukan Karena Kehendak Manusia❤

🔹Janganlah kelambatan pemberian karunia-karunia Allah itu sedangkan engkau telah bersungguh-sungguh dalam berdoa, janganlah menyebabkan dirimu berputus asa dalam berdoa 🔀 Maka ketahuilah Allah telah menjamin doa yang engkau panjatkan tetapi Allah akan mengabulkan doa kita sesuai dengan waktu yang Allah tentukan dan sesuai kehendak-Nya.

🔐Kewajiban kita berdoa.
🔐Sudah melaksanakan perintah Allah sebagai ketaatan sebagai hamba Allah.
🔐Jangan mendekte Allah dalam berdoa.

💖Doa adalah sebuah senjata bagi orang mukmin yang paling ampuh 🔀 Kekuatan doa harus dimiliki tetapi segalanya akan terjadi atas izin Allah.
💖Doa adalah sumsumnya dari ibadah. Doa adalah ruhnya ibadah 🔀 Dengan doa kita sudah berikhtiar.
💖Doa menentramkan dan menghidupkan jiwa.

💙 Rasulullah bersabda:
"Kalau kalian melihat kemungkaran di depanmu, rubahlah/tolak dengan fisik atau kekuatan jika dengan itu juga tak mampu lakukan dengan nasihat, jika tak mampu lagi lakulan dengan hati (doakan)."

🔸QS Al-Baqarah:186
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, jawablah bahwasanya Aku sangat dekat. Allah akan mengabulkan doa yang diucapkan. Maka hendaklah mereka memenuhi segala perintah-Ku dan beriman kepada-Ku.

Kapan Allah mengabulkan doa hamba-Nya?
Allah mengabulkan doa ketika kita:
▶Memenuhi segala perintah Allah.
▶Beriman.

Yang menanamkan kasih sayang pada diri kita adalah Allah. Semua orang ditanamkan kasih sayang karena Allah Maha Penyayang dan Maha Pengasih.

"Barangsiapa mengenali dirinya sendiri (kebaikan),  maka dia  mengenali Allah. Barangsiapa mengenali Allah, maka dia akan lebur nafsunya."

🔸QS. Al-Mukmin 60
Berdoalah kepadaku niscaya akan Ku perkenankan doamu. Tanpa doa dirimu adalah makhluk yang sombong.

🔸QS. Al-Isra' 79
Lakukan perintah-Nya maka Allah akan mengangkat engkau ke tempat terpuji. Itu janji Allah.

🔓Jangan pernah berputus asa ketika doa kita belum dikabulkan, yakinlah Allah pasti mengabulkan sesuai dengan kehendak-Nya, tepat pada waktunya. Waktu yag Allah tentukan.

Exp:
Kita meminta rezeki pada Allah. Jangan menganggap Allah tidak mengabulkan hanya karena kita tidak punya uang (pikiran kita rezeki adalah semata uang!) tapi ingatlah pada saat bersamaan ada hal yang baik dalam kehidupan kita. Apakah itu bukan karena Allah mengabulkan doa kita? Hikmahnya, belajar untuk membaca yang tersurat. Makna kebaikan dalam kehidupan kita. Bisa jadi itu yang terbaik bagi kita atau bentuk ujian kesabaran untuk kita.

🔽Allah lebih tau dari apa yang dilakulan hamba-Nya.
🔽Adakalanya doa dikabulkan di dunia dan ada doa yang dikabulkan di akhirat.
🔽Jangan memaksakan doa.

Lebih nyaman mana doa dikabulkan di dunia atau akhirat?

🔼Doa yang dikabulkan oleh Allah di akhirat lebih baik daripada di dunia.
🔼Ketika doa dikabulkan di dunia maka engkau akan pertanggung jawabkan kelak di akhirat.
🔼Tidak dikabulkan doa itu bisa jadi lebih baik bagi kita.
🔼Suatu yang engkau senangi bisa jadi mendatangkan keburukan bagimu tetapi bisa jadi sesuatu yang tidak baik menurutmu adalah yang terbaik untukmu menurut-Nya.
🔼Allah selalu membahagiakan kita hanya kita saja yang tidak memahami.

🔸QS. Al-Baqarah: 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah Yang Maha Mengetahui.

🌟 Kita harus bisa mengambil hikmah segala keputusan Allah.