Senin, 22 Maret 2021

Apa itu Absorbent Mind?

 

Apa itu Absorbent Mind?

Anak pada dasarnya berbeda dengan orang dewasa dalam hal cara mereka belajar, dimana Montessori menyebutkan bahwa anak-anak mempunyai kemampuan meyerap informasi dengan cepat/mudah yang lebih dikenal dengan sebutan Absorbent Mind. Yang mana memungkinkan anak membangun/mengkonstruk pengentahuan sendiri, dengan kata lain anak memiliki kemampuan untuk menyerap sendiri pengetahuannya dan hal tersebut dilakukan oleh anak di enam tahun pertama kehidupannya.

Anak menyerap pengetahuan dari lingkungannya tanpa di sadari (uncouncious mind) pada usia 0-3 tahun dan seiring perkembangannya proses penyerapan tersebut akan berangsur menjadi penyerapan yang disadari (concious mind) pada usia 3-6 tahun. Apa yang terekam dalam pikiran anak akan membentuknya, kemudian memberi dampak pada perkembangannya kelak. Anak belajar dengan tidak sadar menggunakan seluruh indra, menyerap lingkungannya seperti layaknya busa. Di fase ini anak merespon rangsangan dari orang dimana anak mulai membangun pikiran, memori mulai menetap, mendapatkan pemahaman, dan mulai mengembangkan keterampilan penalaran. Ketika memasuki fase pikiran sadar, anak akan mulai belajar membangun pengetahun dari apa yang sudah didapatkan sebelumnya melalui latihan, periode pembentukan diri, penyerapan pemikiran mulai spesifik, dan mulai tahu apa yang ingin dilakukan (help me to doit by myself).

Pada masa absorbent mind ini anak-anak melalui ekplorasi-ekplorasi lingkungan menyerap informasi, membangun konsep-konsep mereka tentang realitas, mulai menggunakan bahasa, dan mulai masuk ke dunia yang lebih besar yaitu bermasyarakat (sosialisasi). Kemampuan menyerap ini digerkakan oleh dorongan dalam diri anak untuk memperoleh pengetahuan, sebagai upaya pengembangan diri dan membangun kemandirian. Berdasarkan pemikiran tentang absorbent mind, metode Montessori berprinsip bahwa pendidikan seorang anak harus muncul dari dan bertepatan dengan tahap-tahap perkembangan seorang anak.

Karena muatan pengetahuan yang dapat diserap sangat bergantung pada kemungkinan-kemungkinan pembelajaran yang terdapat di lingkungan sekitar anak, maka sangat penting untuk menyiapkan atau menyusun lingkungan yang mengandung banyak hal untuk dijadikan sebagai materi/media pembelajaran (prepared environment). Upaya kita sebagai orang dewasa/pendidik haruslah mampu menjadi teladan yang baik untuk anak-anak sebagai bagian dari lingkungan yang akan membentuk anak (kita sebagai bagian dari materi yang akan di serap oleh anak) dan menyediakan tempat belajar yang dibuat sedemikian rupa sehingga bisa membantu anak untuk bisa mengeksplorasi banyak hal dan belajar secara independen. 

 

 sc: montessorimotherload.wordpress.com