Sabtu, 24 Maret 2018

Menumbuhkan Minat Baca Anak

📚 Menumbuhkan Minat Baca Anak
📝 @ArtieTeja

Memiliki anak senang membaca adalah dambaan orangtua. Membaca memberikan manfaat besar bagi anak,  membaca menjadi kunci keberhasilan belajar anak di sekolah.

Kemampuan dan minta membaca yang tinggi adalah modal dasar untuk keberhasilan belajar anak. Membaca adalah pintu gerbang dalam meraih ilmu. Buku adalah sumber pengetahuan dan salah satu kunci keberhasilan.

Minat baca perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak masih kecil sebab minat baca pada anak tidak terbentuk dengan sendirinya,  tetapi sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diperoleh dari lingkungan anak.

Keluarga adalah lingkungan utama atau basic untuk anak. Orangtua sebagai teladan perlu menanamkan kesadaran pentingnya membaca melalui contoh nyata.

Tingkat perkembangan seseorang yang paling menguntungkan untuk pengembangan minat baca adalah pada masa peka yaitu sekitar usia 5-6tahun.

Untuk itu orangtua harus memiliki aturan di rumah dalam menumbuhkan kebiasaan membaca anak.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua dalam menumbuhkan minat baca anak,  yaitu:
1. Menyediakan pojok baca yang berisi buku-buku kegemaran anak.
2. Membuat agenda untu rutin pergi ke toko buku dan memberikan kebebasan membaca dan memilih buku yang disukainya.
3. Memberikan reward atau penghargaan untuk menarik minat baca terkadang diperlukan untuk anak-anak yang sangat sulit membaca sebagai motivasi.
4. Memperbanyak kegiatan membaca bersama dalam keluarga.
5. Luangkan waktu untuk sekedar membacakan buku kegemaran anak menjelang tidur.

Lebih dari upaya tersebut adalah membiasakan anak membaca buku apa saja dan membawa buku kemana saja sehingga perkembangan anak akan kebutuhannya terhadap buku tumbuh dengan sendirinya.

Senin, 05 Maret 2018

Manajemen Pembelajaran Anak Usia Dini (AUD)

Manajemen Pembelajaran Anak Usia Dini (AUD)
📝 @ArtieTeja

Manajemen Pembelajaran

Manajemen adalah suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan,  pengorganisasian,  dan pengendalian untuk menentukan serta mencapai tujuan melalui pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM)  dan sumber daya lainnya.

Manajemen pembelajaran AUD adalah usaha untuk mengelola pembelajaran yang meliputi perencanaan,  pelaksanaan,  dan evaluasi pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien bagi AUD.

Pembelajaran AUD

Pembelajaran AUD adalah proses interaksi antara pendidik dengan anak usia dini melalui kegiatan bermain pada libgkungan belajar yang aman dan menyenangkan dengan berbagai sumber belajar.

Konsep pembelajaran AUD berpusat pada anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan saintifik yang mencakup rangkaian proses mengamati, tanya jawab,  mengumpulkan informasi,  menalar,  dan mengkomunikasikan. Keseluruhan proses tersebut dilakukan dengan menggunakan seluruh indera serta berbagai sumber dan media pembelajaran yang tersedia dilingkungan pendidikan AUD.

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan upaya untuk menstimulasi, membimbing,  mengasuh,  dan memberikan kegiatan pembelajaran yang mampu menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak.

Proses pembelajaran dimulai dari merancang suasana pembelajaran yang meliputi pengelolaan lingkungan belajar dan metode pembelajaran yang diharapakan agar anak dapat menerima segala sesuatu yang disampaikan oleh pendidik. Selanjutnya menjalankan atau melaksanakan pembelajaran yang meliputi:
🔸Proses pembelajaran tidak perlu diatur dalam tata urutan yang ketat
🔸Dalam melaksanakan kegiatan pembelajarannya sebaiknya dimulai dengan kegiatan yang dapat merangsang minat anak
🔸Kegiatan yang dijalankan anak dalam satu hari hendaknya bervariasi antara kegiatan yang bersifat ramai dan kegiatan yang melatih konsentrasi anak

Tujuan program pembelajaran adalah untuk mengoptimalkan perkembangan anak secara menyeluruh serta terjadinya komunikasi interaktif.

Fungsi program pembelajaran diantaranya:
🔸Mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki anak sesuai dengan tahap perkembangannya
🔸Mengenalkan anak dengan dunia sekitar
🔸Mengembangkan sosialisasi anak
🔸Mengenalkan anak pada peraturan dan menanamkan disiplin pada anak
🔸Memberikan kesempatan kepada anak untuk menikmati masa bermainnya

Prinsip-prinsip rencana pembelajaran AUD:
🔸Sesuai dengan tahap perkembangan anak
🔸Memenuhi kebutuhan belajar anak
🔸Memuat seluruh aspek perkembangan anak
🔸Mengoptimalkan potensi lingkungan
🔸Operasuonal yaitu tujuan yang jelas dan dapat diukur serta dapat dilaksanakan

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan pendidik dalan melakukan kegiatan pembelajaran kepada peserta didik untuk mencapai kompetensi tertentu.

Pada pembelajaran AUD, metode pembelajaran dirrancang dalan kegiatan bermain yang bermakna dan menyenangkan bagi anak.

Metode pembelajaran yang dapat dilaksanakan disatuan pendidikan AUD yaitu:
🔸Bercakap-cakap atau dialog
🔸Bermain
🔸Bernyanyi
🔸Pemberian tugas
🔸Karyawisata
🔸Bercerita atau mendongeng
🔸Demonstrasi
🔸Sosiodrama atau bermain peran
🔸Proyek
🔸Eksperimen
🔸Pembelajaran terpadu

Peinsip-prinsip Pembelajaran AUD

Prinsip pembelajaran AUD meliputi:
🔸Berpusat pada anak
🔸Belajar melalui bermain dan bermain seraya belajar
🔸Berorientasi pada kebutuhan anak
🔸Lingkungan yang kondusif
🔸Pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif,  dan menyenangkan (PAIKEM)
🔸Berorientasi pada pengembangan nilai-nilai karakter
🔸Berorientasi pada pengembangan kecakapan hidup
🔸Stimulasi terpadu
🔸Pemanfaatan media belajar,  sumber belajar,  dan narasumber

Sabtu, 03 Maret 2018

Peran Ayah

Peran Ayah

Anak yg merasa dekat dan dicintai ayahnya, cenderung memiliki masalah perilaku yang lebih sedikit, dan bahkan menunjukkan keengganan mengkonsumsi alkohol dan obat2an terlarang (Father Involvement Initiative, Ontario Network).

Dampak pemenuhan aspek engagement, accessibility, dan responsibility yang dilakukan ayah akan mempengaruhi kepercayaan diri anak, kepuasan hidup anak, distress psikologis anak, dan berani melakukan hal-hal yang positif (Wenk et al, 1994. _The influence of parental involvement on the wellbeing of some and daughters_ Journal of Marriage and Family).

Efek Keterlibatan Ayah dalam Perkembangan Anak

🔸Perkembangan kognitif: kemampuan menyelesaikan masalah, pencapaian akademik yang lebih baik, menikmati sekolah.
🔸Perkembangan emosi: tidak mudah depresi, toleransi terhadap stres dan frustasi, fokus internal yang lebih baik, percaya diri.
🔸Perkembangan sosial:
Hubungan sosial yang lebih baik dengan sesama, penilaian moral dan konsisten dengan peraturan.

Fungsi Ayah

🍃 Pemimpin
- menyusun visi dan misi, dan membuat kesepakatan bersama (persetujuan, komitmen, review, umpan balik).
- role model: paling baik perilaku dan kata-katanya.
- paling cepat mengambil tindakan nyata.
🍃 Kehadiran
- make a time to be a dad: bacakan cerita, bermain outdoor, beraktifitas bersama anak, diskusi, tausiyah, dll.
🍃 Tunjukkan cinta sebelum menasehati (seperti Lukman, selalu diawali dengan "ya bunayya").

Peran Ayah dalam Al Quran

🔸QS. Luqman: 13, 16, 17, 18, 19
mengajarkan Tauhid (tidak mempersekutukan Allah), mengajarkan sholat dan mengajarkan akhlak (tidak sombong & bernada tinggi).
🔸QS. At Thamrin: 6
menjadi teladan, menjaga, mengingatkan agar tidak menjadi penghuni neraka.
🔸QS. Al Baqarah: 132-133
mengajarkan Tauhid secara mendalam hingga bisa diturunkan ke generasi berikutnya.
🔸QS. Yusuf: 4, 5, 67, 87
tempat bertanya dan curhat anak, mengingatkan tentang risiko dan kasih sayang Allah
🔸QS. Huud: 42
tidak putus asa mengingatkan untuk beriman sampai detik-detik terakhir.
🔸QS. Ali Imran: 37
memberi perhatian, bertanya tentang keadaan baik dalam situasi normal maupun jika ada yg ganjil/merisaukan.

Jumat, 02 Maret 2018

Seminar: Deteksi Gangguan dan Stimulasi perkembangan anak

Seminar dan Talkshow
Apakah anakku berbeda?  Kenali keragaman anak melalui deteksi gangguan dan stimulasi perkembangan anak.

🏡 Aula Islamic Center UAD,  030318
📝 @ArtieTeja

Nasum 1 Seminar: Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.,Psikolog.
Tumbuh Kembang Anak Normal & ABK

Masalah anak sebenarnya tidak ada diskriminasi gender.. Ayah dan Ibu harus sama-sama terlibat.

Untuk memahami perkembangan dari sebuah penyimpangab atau gangguan, perlu terlebih dahulu memahami perkembangan (normal) secara umum.

Setiap penyimpangan dari perkembangan yang umum akan membawa dampam bagi individu.

Pahami dulu apa itu tumbuh kembang?
Perkembangan berbeda dengan pertumbuhan.

Perkembangan
🔸Perkembangan merupakan hasil dari proses kematangan (nature dan nurture, hukum chepalocaudal & proximodistal), mengikuti pola yang teratur & dapat diramalkan, adanya masa peka & masa kritis.
🔸Berikan stimulasi pada masa peka sesuai dengan tahap perkembangannya. Masa peka di pengaruhi baik kematangan secara biologis, kesiapan psikologis, dan sosial.
🔸Percepatan dan kecepatan perkembangan setiap anak berbeda-beda (individual differences).
🔸Jika masa kritis bisa di atasi dengan baik maka akan baik pekembangannya. Masa kritis ada 2 macam ada yang secara alamiah dan tidak alamiah.
👉Alamiah: bayi yang lahir kekurangan oksigen dapat berakibat anak menjadi memiliki gangguan; Kesundulan (memiliki adik dalam waktu yang berdekatan), pola pengasuhan yang mengutamakan adik baru akan membuat si Kakak tersisih dan merasa terabaikan mengakibatkan sibling rivalry; Ketika anak mulai sekolah, ada masa kritis ketika anak belum siap sekolah akan berpengaruh pada masa-masa selanjutnya; Ketika memasuki usia remaja, perubahan masa anak-anak ke dewasa;  Ketika dewasa memilih pasangan hidup; 5 tahun awal menikah; dsb. Masa kritis yang longlife adalah pasangan meninggal.
👉 Tidak alamiah: ketika anak mengalami bencana alam,  kejadian traumatis,  orangtua meninggal dunia,  sakit berat. Ketika ini bisa terlewati dengan baik maka akan berjalan baik ke tahap selanjutnya.
🔸Tidak ada anak yang sudah bisa bernyanyi tetapi tidak bisa berbicara.
🔸Aspek dasar perkembangan anak (pondasi):
👉 Perkembangan kognitif, segala sesuatu yang berkonotasi dengan konsep mengetahui,  memahami.
👉 Perkembangan emosi, kecerdasan sangat di pengaruhi oleh kondisi emosi saat ia bertumbuh dan berkembang,  saat proses belajar menyenangkan atau tertekan.
👉 Perkembangan sosial, bagaimana ia berinteraksi dengan orang lain, teman sebaya,  dan menolong diri sendiri (ganti baju sendiri,  pakai kaos kaki sendiri,  dll).
👉 Perkembangan motorik, motorik kasar dan halus.  Proses integrasi sensori.
👉 Perkembangan bahasa, sangat penting karena bahasa tidak hanya sekedar sarana untuk mengucapkan tetapi berpengaruh pada proses kognitif dan emosi.
🔸Stimulasi anak untuk jemari secara alami tanpa paksaan,  exs: les menulis pada usia dini (batita).

Gangguan perkembangan anak berkenaan dengan kegagalan memenuhi tugas-tugas awal perkembangan, yang menyangkut kelima aspek perkembangan dasar.

Evaluasinya didasarkan pada perilaku yang merepresentasikan kemampuan-kemampuan tersebut.

Abnormalitas adalah sesuatu yang tidak bisa disembuhkan.
Delay/keterlambatan.
🔸Special needs:
👉Kesulitan belajar yanh ringan sampai berat
👉Alergi makanan tertentu sampai parah
👉Development delay sampai gangguan menetap.
👉Serangan panik yang mendadak sampai masalah psikiatrik serius.

Untuk menetapkan anak memiliki gangguan tidak bisa dilakukan satu kali atau hanya wawancara dengan orangtua,  harus ada observasi mendalam.

Analisis fungsi individual differences:
Lihat bagaimana fungsi kognitifnya?
Bagaimana emosinya? Kemampuan sosialisasi,  bahasa, motoriknya?
Perilakunya?
Suport system baik keluarga dna sekolah?

Kembangkan kemampuan observasi kita sebagai orangtua untuk melihat perbedaan jauh perkembangan anak kita dengan perkembangan pada umumnya.

Kapan anak diajarkan bahasa asing?
Sebaiknya anak usia dini dikenalkan dengan bahasa nenek moyangnya dulu (bahas Ibu), ajarkan bahasa daerah terlebih dahulu.  Ketika nanti kemampuan bahasa anak sudah mapan pada akhirnya anak mampu mempelajari bahasa lain.

Jika kita ingin menasihati anak lihat juga tahapan perkembangannya ⏩ Lihat reaksi dari nasihat kita.

Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mampu membuat kemampuan anak berkembang masing-masing sesuai potensinya.

Tidak perlu membandingankan satu anak dengan anak yang lain.

Central nervous system: sebagai orangtua yang kita pertama lihat pada anak adalah kemampuan kognitifnya padahal yang seharusnya kita perhatikan lebih dahulu adalah kemampuan sensorynya (system) ⏩ sensory motor (development) ⏩ perceptual motor (development) ⏩ cognitif (intellect).

Calistung berhubungan dengan kesiapan anak. Energi anak usia dini masih harus dibagi, ketika energinya sudah habis untuk belajar calistung maka kemampuan yang lain tidak terpenuhi/tertinggal. Secara akademik pandai tetapi kemampuan lain kurang (kematangan emosi,  dll). Dampak permasalahnnya jangka panjang. Anak-anak dengan IQ tinggi tetap butuh fasilitasi untuk kemampuan yang lain.

Menyelesaikan sibling rivalry harus diurai lebih dahulu untuk menyelesaikan ⏩ Gali kelebihan dan kelemahan masing-masing. Pemahaman kasih sayang orangtua yang sama dan adil serta tumbuhkan kecintaan dan kasih sayang pada saudara.

Dalam mendidik anak tidak perlu kaku tetapi berikan kenyamanan dan proses yang tepat. Untuk belajar sebuah aturan butuh proses dan bertahap.

Nasum 2 Talkshow: Erny Hidayati, S.Psi.,M.A.,Psikolog.
Layanan yang Tepat untuk ABK

Penanganan yang tepat untuk ABK adalah penanganan terpadu.

Penanganan terpadu,  yang terdiri dari:
🔸Asesmen yang melibatkan beberapa ahli: penegakan diagnosa,  pemantauan perkembangan,  dan penentuan pendidikan yang sesuai.
🔸Intervensi
👉Media-fisiologis: layanan yang berkaitan dengan bidang kesehatan dan fisik,  seperti kebutuhan yang berkaitan dengan koordinasi gerakan anggota tubuh dan berbagai jenis gangguan kesehatan,  melibatkan berbagai profesional seperti dokter ahli dan terapis yang terkait.
👉Sosial-psikologis: layanan yang berkaitan dengan kebutuhan sosial emosional. Layanan ini melibatkan psikolog,  orangtua,  pekerja sosial,  dan masyarakat.
👉Pendidikan: layanan yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan,  melibatkan ahli pendidikan dari berbagai bidang dan psikolog.

Pendidikan ada 2 macam yaitu:
🔸Pendidikan terpadu/integrasi
bantuk layanan pendidikan terpadu adalah sistem pendidikan yang memberikan kesempatab kepada ABK untuk belajar bersama-sama dengan anak-anak di sekolah umum. Ada 3 bentuk layanan pendidikan terpadu,  yaitu:
1. Sistem keterpaduan penuh;  anak berada di kelas reguler secara penuh dengan menggunakan kurikulum biasa.
2. Sisten keterpaduan sebagian; anak berada di kelas reguler dengan ruang bimbingan khusus, beberapa mata pelajarab di kelas reguler,  mata pelajaran tertentu di ruang bimbingan khusus bersama guru pembimbing khusus.
3. Bentuk kelas khusus; anak mengikuti pendidikan sama dengan kurikulum di SLB secara oenuh di kelas khusus pada sekolah umum yang melaksanakan program pendidikan terpadu. Keterpaduan ini disebut juga keterpadua yang bersifat sosialisasi.
🔸Pendidikan dengan sistem segregrasi
sistem pendidikan yang terpisah dari sistem pendidilan anak normal atau pendidikan khusus. Ada 4 bentuk:
1. SLB (sekolah luar biasa).
2. SLB berasrama,  SLB yang dilengkapi dengan fasilitas asrama,  pengelolaan asrama,  dan SLB menjadi satu kesatuan. 3. Kelas jauh/ kelas kunjungan.
4. SDLB,  beberapa jenis ABK dalam satu atap.

Nasum 3 Talkshow: Nurri Ariyanti Puspitasari, SE.
Pendampingan ABK & Membentuk PSG yang Sukses: Peran Orangtua & Komunitas dalam Mendampingi Anak Disleksia

Tidak ada anak yang tidak normal hanya saja setiap anak memiliki kekhususan tersendiri.

Disleksia merupakan kelainan dengan dasar neurologis bersifat genetik berhubungan dengan kemampuan penguasaa dan pemrosesan bahasa.

🔸Fakta disleksia:
👉Neurologis, disleksia adalah masalah neurologis keluhan terbanyak pada masa kanak-kanak
👉Gender, fapat disandang pleh anak laki-laki atau perempuan
👉Prevalensi,  1:5 atau 10 individu menyandnag disleksia
👉Cerdas,  IQ min 90- lebih kreatif,  berbakat,  sukses
👉Tidak sembuh,  kondiai kronis menetap, disandnag seumur hidup.
👉Severitas
👉Nyata

Disleksia tidak berdiri sendiri bisa disgrafia atau lainnya.
Disgrafia: classroom management,  organisation, concentration,  dan fine motor.

Anak-anak disleksia bisa telihat pintar tetapi ketika ketemu pelajaran berbahasa dan matematika ngedrop.

Faktor terpenting dalam tumbuh kembang anak adalah lingkungan. Pengaruhnya luar biasa.

Membesarkan anak tidak bisa sendiri.  Butuh akomodasi lingkungan.

Anak disleksia tidak bisa melakukan lebih dari 1 intruksi. Step by step ketika memberikan instruksi.

🔸Mitos disleksia:
👉Kurangnya motivasi,  malas,  lamban,  dan bodoh.
👉Latar belakang ekonomi yang buruk dan gizi buruk.
👉Gangguan pada asrea sensoris.
👉Cara pengajar dan pola asuh yang salah.

Mendampingi anak butuh ilmu,  butuh kesabaran,  dan butuh kekuatan ⏩ dibutuhkan parent support group.

Anak disleksia memiliki gangguan perilaku exs: ADHD,  dll.

Anak-anak butuh bahagia:
🔸Memiliki kemampuan mengenali masalah,  menyelesaikan masalah,  dan mengatur kondisi kesulitan belajarnya agar tidak menjadi kendala besar.
🔸Memiliki kekuatan hati untuk sukses dengan kepercayaan diri yang baik.
🔸Memiliki hubungan yang baik,  sehat,  dan kuat dengan orang dewasa disekitarnya yang percaya dengan potensi besar serta kapabilitasnya.