Rabu, 21 Desember 2016

Meraih Surga Bersama Keluarga Tercinta

📢 Ust. Wawan
🏡 Masjid Muadz bin Jabal,  221216
📝 @ArtieTeja

🌸Meraih Surga Bersama Keluarga Tercinta🌸

QS Al-'Araaf: 16
🍃Masuk surga itu tidak bisa sendirian,  surga dimasuki orang yg berbondong-bondong.
🍃Hai orang-orang yang beriman lindungi keluargamu dari api neraka.

Tipe-tipe keluarga:
🔸Tipe kuburan, tanpa komunikasi.
🔸Tipe Hotel,  rumah hanya makan dan pipis.  Nunut aja tanpa sesuatu yang jelas.
🔸Tipe Pasar,  setiap hari nyang-nyangan/hitung-hitungan.
🔸Tipe Masjid,  ada Imam ada Makmum. Saling mengisi dan saling mengingatkan.

Siapkan keluarga dengan visi dan misi yang tangguh yaitu keluarga yang selalu melangkah dalam kebaikan.

Kalau lihat orang itu Imannya baik atau tidak lihatlah keluarganya,  tanyakan tetangganya.

QS. At-Thuur:21-27
Bagaimana caranya masuk surga?
🌷Ceritanya penghuni surga saling bercengkrama,  "Kami bisa masuk surga karena selama hidup dalam keluarga kami saling mengingatkan tentang siksa pedih di neraka".
🌷Para penghuni surga bicara tentang visi dan misi,  "Bawalah keluargamu selalu dalam kebaikan"
🌷 Jangan kecewa jika nasihat kita diabaikan/dilecehkan.
🌷 Perhatikanlah apa yang Allah berikan kepada kita dan apa yang harus di belanjakan di jalan Allah (halalan toyiban).

🍂Mesra itu ketika suami dan istri bangun tengah malam dan larut dalam doa tahajjud bersama.
🍂Saling mengingatkan itu penting,  jangan biarkan keluarga larut dalam kesalahan.
🍂Sebaik-baiknya orang adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur'an.

♦Keluarga butuh komunikasi, kunci permasalahan dalam keluarga adalah komunikasi.
♦Kenapa komunikasi tidak tersampaikan karena cara bicara kita yang terlali cepat dan cenderung suka ngomel.  Anak-anak cenderung bosan dengan ritme komunikasi yang tidak tepat.

Cara berkomunikasi yang baik:
🌾Biasakan gunakan bahasa positif yaitu tolong, mohon maaf, dan terimakasih.
🌾Begitu kita berkomunikasi dengan kalimat positif gunakan intonasi yang rendah dan lembut.
🌾Cari waktu yang tepat dalam berkomunikasi. Waktu psikologis yang baik untuk sharing adalah jam 8-9 malam, menjelang waktu tidur.

Pola komunikasi laki-laki dan perempuan itu berbeda karena otak laki-laki itu lurus dan otak perempuan bercabang.

Rumahku Surgaku adalah bagaimana impian akan terjadi jika masing-masing keluarga selalu mengingatkan untuk menjauhi siksa api neraka.

🍁Ajarkan keluarga adab-adab dan akhlaqul karimah.
🍁Ingatkan keluarga untuk tidak tidur di 2 waktu yaitu sehabis subuh dan sehabis ashar.
🍁Buatlah manajemen keluarga.
Hati ikhlas itu penting,  lakukan sesuatu dengan hati gembira.
🍁Sampaikan nasihat dan ceritakan tentang surha dan neraka kepada anak jika anak tidak mau sholat.
🍁Ajarkan anak laki-lakimu untuk selalu melangkahkan kaki ke masjid.
🍁Ajarkan kepada keluarga ketika menginginkan sesuatu sampaikan kepada Allah.
🍁Ajarkan kepada keluarga kita keyakinan kepada Allah.

Salah satu dari 8 golongan yang akan diselamatkan dari api neraka adalah anak muda yg hatinya terkait dengan masjid.

Nabi Nuh tidak pernah bosan mengingatkan anaknya.  Meskipun Allah berkehendak lain. 

Keharmonisan keluarga membutuhkan ketaatan.

Rezeki Halalan Toyiban:
💧Setiap rezeki itu pasti ada keberkahaannya.
💧Saat rezeki halal itu enak dimakan.
💧Yang di makan harus halal,  yang dibelanjakan harus halal, dan yang dipakai harus halal.
💧Ingatkan suami untuk mencari rezeki yang halalan toyiban.
💧Biasakan keluarga kita jika membeli sesuatu lihat halal haramnya.
💧Pentingnkan toyibnya bukan sekedar enaknya.

☀Rezeki itu seperti air hujan.  Ada kota yang diberi hujan menjadi berkah tetapi ada kota yang diberi hujan menjadi banjir.
☀Berdoalah jangan pengen kaya tetapi dicukupkan

Wahai Rasul lebih banyak mana laki-laki atau perempuan yang masuk neraka. Lebih banyak perempuan,  kenapa?
📌 Karena banyak perempuan yang tidak taat pada suaminya.
📌 Karena banyak wanita yang tabaruj (dandan berlebihan dan tidak mensyukuri rezeki suaminya).
📌Karena banyak wanita yang tidak menutup auratnya.

💡Ajarkan anak sejak dini tentang ilmu tauhid.
💡Ajarkan sholat dari usia 7 tahun (gerakan dan bacaan/doa),  di usia 10 tahun pukullah (bukan hukuman fisik) jika tidak sholat.

Surga itu banyak pintunya. Siapkan diri untuk bisa masuk dari pintu mana saja.

Dekati Allah.. 💖

Selasa, 20 Desember 2016

Cahaya Surga Diwajah Ibu

📢 Ust. Ananto Wibowo
🏡 PDHI Kotagede,  21 Desember 2016
🔰Present by Kartini Putri Kotagede
📝 @ArtieTeja

💖Cahaya Surga Diwajah Ibu💖

👍Sebuah kalimat bila kalian amalkan kalian akan saling sayang menyanyangi,  mencintai satu sama lain yaitu "Sebarkanlah salam diantara kalian semua,  niscaya kalian akan mendapati makhluk yang penuh cinta". (Sabda Rasulullah)

☝Jangan lupa ucapkan "Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh".

💙Cinta kepada Allah,  cinta demi Allah,  dan cinta karena Allah.

👌Ternyata tidak sepele ucapan salam itu.

Hadist Rasulullah "Surga terletak di bawah kaki Ibu" (dhoif/lemah)

🌀Ketika ada seorang muslim akan berperang dan bertanya kepada Rasul maka Rasul bertanya "masihkah engkau mempunyai Ibu? " dijawablah "masih", maka teruslah berbakti kepadanya karena Surga berada dibawah telapak kakinya". (derajat hadistnya hasan)

☀Maknanya adalah ketika seorang anak berbakti kepada Ibunya berati dia sedang meniti jalan menuju surga.

🌷Wanita itu luar biasa,  emas,  dijaga betul,  barang berharga.

🌸Wanita sebagai barang berharga menyimpannya ditutup rapat (istilahnya dalam bentuk pakaian yang syar'i). Menutupnya juga harus sesuai syariat. 

🍃Bedakan antara menutup dan membalut. Busana muslimah itu menutup tetapi kainnya yang tebal, tudak transparan dan tidak membentuk tubuh.

🍂Simpanlah wanita, wanita tidak bebas pergi tanpa makhromnya.  Islam sangat memuliakan wanita.

🌹Wanita akan mengalami 3 peristiwa/peningkatan, yaitu:
1. WANITA. Ketika masih single menjadi perempuan yang sudah Allah jaga. Ketika sholat jamaah pahala 27 derajat.
2. ISTRI.  Ketika ia menikah,  ia menjadi seorang istri. Beruntunglah yang ia mengalami peningkatan menjadi seorang Istri. Ketika menjadi Istri maka pahalanya, amal-amalnya akan dilipatkan oleh Allah. Ketika sholat jamaah pahala akan ditingkatkan menjadi 80 derajat, "Wahai Fatimah apabila seorang Istri melayani Suaminya dengan ikhlas maka pahalanya setara dengan seribu kali umroh/haji". Wanita tidak kemana-mana sudah panen pahala. "Wahai Fatimah,  apabila seorang istri mengandung maka setiap hari akan dicatat seribu kebaikan kemudian akan dihapus seribu keburukan lalu seribu malaikat memohonkan ampunan". Ketika melahirkan "Wahai Fatimah,  apabila seorang wanita melahirkan anaknya karena rasa sakitnya maka pahalanya seperti jihad fii sabilillah". Ketika proses melahirkan ada 2 peristiwa yaitu kelahiran bayi dan lahirnya lagi si Ibu seperti manusia baru (bersih dari dosa-dosa dan berlipat-lipat pahalanya).
3. IBU. Derajat Ibu itu luarbiasa,  bahwa "Sesungguhnya surga itu terletak di bawah kakinya". Seorang anak kalau ingin meraih surga bisa lewat baktinya kepada ibunya,  orangtuanya.  Rasulullah bersabda "Wahai Rasulullah dari kedua orangtua kami siapakah yang harus pertama kita berbakti?, Rasul menjawab "Ibumu", terus ya Rasul,  Rasul menjawab "Ibumu", terus siapa lagi Rasul, Rasul menjawab "Ibumu", dan setelah itu ya Rasul, Rasul menjawab "Bapakmu"". Seorang ibu ladang pahalanya sangat luar biasa,  tidak hanya melayano suami tetapi juga melayani dan mengasuh anaknya. Rasul bersabda "Wahai Fatimah,  apabila seorang Ibu mwmberikan air susunya (ASI)  maka satu tetes airnya sama dengan memberi makan seribu anak yatim". Ketika mengasuh bayi,  seorang ibu jika nantinya melakukan semua hal untuk anaknya yang masih bayi pahalanya seperti memberi pakaian seribu orang telanjang/tidak mempunyai baju. Bagi ibu yang berjuang membantu suaminya itu hebat dengan syarat bisa menjaga diri dari lingkungan, lakukan sesuai syariat Islam. Jadikan jalan dakwah/jihad.

🚺Subhanallah, seorang wanita kontribusinya terhadap kehidupan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

⏳Tingkatkan martabat wanita/Ibu..didiklah anak-anak menjadi anak bermatabat dengan pendidikan nilai-nilai Islam. Berakhlak mulia.

⌛Jadikan anak-anak wanita kita menjadi wanita yang bermartabat dengan menutup aurat sejak kecil.

♦Wanita adalah merupakan ciptaan Allah yang sangat luar biasa,  semoga kita selalu hidup dalam ketakwaan dan mati
♥Wanita dimuliakan oleh Allah, "Bahwa surga ada 8pintu,  "Wahai wanita sholehah masuklah kebsurga-Ku dari pintu manapun"".

🔐4 pilar wanita sholehah adalah:
yg menjaga sholat 5 waktu
yg menjaga puasa ramadhan
yg menjaga martabat kewanitaan
yg taat pada suaminya

💌 Seorang Ibu yang seperti apa yang bercahaya,  yaitu Ibu yang sholehah, ibu yang patut dihormati, dan ibu yang bermartabat/menjaga dirinya.

💐Ibu menjadi pilar keluarga sakinah mawadah warohmah.

🌠Cerdas menurut Rasulullah adalah orang yang paling banyak mengingat mati, mempersiapkan kematian yang Khusnul Khotimah.

🏠Keluarga yang Sakinah Mawadah Warohmah itu yang ketika di rumah berasa di Surga. Rumahku surgaku.

🌟Indahnya hidup tawakal kepada-Mu ya Robb.. rumahku bagai surga. 
🌟Indahnya hidup yang pasrah kepada-Mu ya Robb. Rumahku bagai surga.

🎤 Sementara
Kaya dan miskin adalah ujian
Susah sengsara juga ujian
Carilah nikmatnya dengan sabar dan bersyukur
Segala dalam hidup ini hanya sementara.
Tak usah sedih semua hanya sementara,  tak usah mudah berbangga-bangga.

Matipun sementara karena nantinya akan dibangkitkan lagi, dimintai pertanggung jawaban.

Sabtu, 17 Desember 2016

Berbagi Ilmu di Barat Kota Jogjakarta

Jumat berbagi ilmu.. ✨
Jarak bukanlah masalah untuk berbagi kebaikan..✨

Alhamdulillah sore ini cuaca cerah, selepas sholat ashar ditemani jagoan kecil melajulah kami dengan motor kesayangan menuju ke barat kota jogjakarta,  tepatnya di dusun Donon,Moyudan. Sekitar 1 jam dari rumah kami. 

Seperti hari-hari biasanya ketika berdua di jalanan kami, ibu dan anak selalu ada saja yang di obrolin.  Di jalanan inilah Rasya belajar banyak hal.

Tak terasa 1 jam kami sampai di sebuah dusun tempat saya akan berbagi ilmu.. berbagi apa yang saya pahami,  yang saya lakukan selama ini. Berbagi segala kebaikan. Berbagi pengalaman dan mendengarkan pengalaman orang lain. 

MasyaAllah antusias Ibu-ibu di dusun donon dimana di sebuah rumah yang biasanya anak-anak mereka belajar TPA (belajar Al-Qur'an), mereka meluangkan waktu untuk sharing parenting.  Waktu untuk belajar bersama.. Belajar memperbaiki generasi penerus bangsa yang lebih baik.

Pertemuan-pertemuan seperti inilah yang selalu membuat rindu.  Dari pertemuan inilah saya banyak belajar segala hal,  belajar memahami pendapat orang lain,  belajar berempati,  belajar memahami orang lain dan memahami keluarga lain.  Pertemuan inilah yang membuat saya memiliki banyak keluarga dimana-mana. 

Terimakasih Mb Nur Chamida yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk berbagi ilmu, Allah yang membalas kebaikan-kebaikan Mb Nur.. Semoga ilmunya bermanfaat dan mendatangkan kebaikan.. πŸ’–

Terimakasih anakku,  jagoan kecil Mama yang selalu menemani Mama.. Kelak kamu akan memahami makna perjalanan ini.. πŸ’

Semoga Bunda-bunda dan calon bunda tak terkecuali Ayah dan calon Ayah di manapun berada senantiasa memiliki semangat untuk terus belajar.. Mencari ilmu, memberi bekal kebaikan untuk anak-anak.. πŸ’ž

🌟Karena hidup ini ada ilmunya,  menjalani kehidupan lebih baik itu butuh ilmu. 🌟

Jumat, 16 Desember 2016

Life Evolution

🌀LIFE EVOLUTION🌀
📢 Coach Wulan
📝 @ArtieTeja
🏡 Pelatih Indonesia, 17 des 2016

👇Bisnis itu 1 dari 8 sisi kehidupan, yaitu:
1 Spiritual
2 Kesehatan
3 Keluarga
4 Pasangan
5 Pengembangan diri
6 Komunitas
7 Bisnis atau profesi
8 Rekreasi

Bisnis yang bermasalah korelasinya dengan kehidupan yang bermasalah.

Memperbaiki kehidupan adalah kunci sebuah keberhasilan dalam segala sisi.

Keberkahan dan keberlimpahan dalam mencapai kehidupan.

🍂Life evolution adalah salah satu cara untuk kita siap hadapi segala hal ⏩ bahkan menghadapi kematian.

COACH?
Mendampingi mencapai goals dengan menggali potensi.

Trainer: transfer knowledge, mentransfer ilmu
Motivator: memberi semangat
Mentor: berdasarkan pengalaman, ahli di bidangnya
Terapis: menggali menuju ke hal lebih baik

Setiap manusia yang hadir ke dunia sudah dibekali dengan potensi.

Step coaching: meet,  sharing, journey, feedback for planning, question and answer,  succes.

🍃Pelatih ibarat cermin, pemberi feedback, teman diskusi.

Dalam hidup ini harus selalu banyak bertanya tentang diri sebagai jalan memperbaiki diri, memahami diri sendiri, dan menggali potensi diri.

Kepahitan-kepahitan kita di masalalu adalah pengganjal jalan di masadepan.

7 benefit business owner have a coach:
🔰Membuka potensi.
🔰Increase (performance).
🔰Meningkatkan kinerja. 
🔰Understand prioritas (memahami prioritas).
🔰Harmonize (visi,  misi,  and value), definisi value:
Apa yg kita anggap baik atau benar.
Apa yang memotivasi (setiap orang berbeda).
Yang membuat fokus.
Perasaan kita setelah melakukan sesuatu.
🔰Membantu menghilangkan negatif emosi dan limiting decision yang menghambat.
🔰Accountability to the implementation of any planning.

Ketidakbahagiaan manusia hanya disebabkan oleh 2 hal yaitu masih berfikir masalalu dan khawatir tentang masadepan.

👉The power of NOW, masadepan adalah esok hari keputusan kita hari ini.

3 pertanyaan yg wajib setiap hari dengan anak yaitu: apa yang dirasakan,  apa yang disyukuri,  dan apa yang diharapkan (bagian dari self coaching untuk anak).

🌸Self Coaching🌸

♦Memahami mengapa manusia diciptakan
1. Miftah, QS Al-A'raaf 7:172
"....bukanlah Aku ini Tuhanmu?  Mereka menjawab: Betul (Engkau Tuhan kami),  kami menjadi saksi"
2. Sujud, QS Adz-Zaariyat 51-56
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu"
3. Khalifah, QS Al-Baqarah 2:30
"Dan ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah di muka bumi"
4. Diuji, QS Al-Mulk 67:2
"Dialah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu)  untuk menguji keadaan kamu,  siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya; dan Dia Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun"

"Allah mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu seberapa derajat" (QS Al Mujadilah: 11)

🌷Jika kamu ingin naik derajat gunakan ilmu, kalau tidak ingin jatuh bekali dengan akhlak.

☀Iqra, read,  bacalah (QS Al-Alaq:1)

Jika ingin bicara dengan Allah sholatlah,  jika ingin Allah bicara dengan kita bacalah Al-Qur'an.

QS Al-Hasyr:18
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikab apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.... "

If you to plan,  you are planning to fail (Benjamin Franklin)

🌿Kunci Life Evolution🌿

🍁Empowerment (memberdayakan diri) :
Cause      Effect
   C       >       E
Result vs Reasons = Empowerment

Ketika kita menjalani hidup selalu merasa menjadi korban maka kita di posisi EFFECT.
Ketika kita sudah berada di CAUSE kita akan merasa peran yang sangat penting dalam kehidupan.

🌼Merubahnya membutuhkan kesadaran.

🌾The power of Religion, agama ibarat penggaris.

🔐Life evolution mulailah dari yang akhir,  visi adalah apa yang akan kita capai pada akhirnya.
Dari akhir ke awal
🔸Pikirkan apa yang akan dihasilkan atau capai sebagai cita-cita masa depan anda.
🔸Melangkahlah mundur untuk melihat langkah-langkah apa saja yang anda harus lakukan.

Rabu, 07 Desember 2016

Fiqih Safar

📣Ust.Ridwan Hamidi
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💙FIQIH SAFAR (Bepergian)💙

🚎 Bepergian dinamakan safar karena ia mennyingkap wajah dan akhlaq orang yang safar.

🌻 Maka nampaklah yang sebelumnya tersembunyi (Lisaanul 'Arab 4/368, al-jami' Li Akhlaq rawi adab as-Sami' 2/242).

🍀 Akhlaq itu kebiasaan yang otomatis tanpa di suruh (perbuatan baik).

HUKUM SAFAR

🌸 Hukum safar dibagi 3 dilihat dari jenis safarnya:
1. Safar ta'at, seperti safar untuk menunaikan ibadah haji, umrah, jihad, silaturahim, mengunjungi orang sakit, atau safar untuk belajar. Hukumnya dianjurkan. Safar ta'at diperbolehkan mengqadha', mengqhasar, menjama' layaknya musafir.
2. Safar maksiat, seperti safar untuk melakukan yang diharamkan. Melakukan perjalanan untuk hal-hal yang dilarang dalam agama. Sebagian ulama berpendapat bahwa mengadha', mengqhasar, menjama' tidak diperbolehkan dalam safar ini.
3. Safar yang diperbolehkan, seperti safar untuk berdagang, bersenang-senang (rihlah), rekreasi. Safar yang mubah, hukumnya mubah. Hukum musafir juga diberlakukan juga untuk safar mubah (hukumnya sama dengan safar ta'at).

KERINGANAN SAFAR

"Safar adalah satu bagian dari siksaan yang menghalangi salah seorang darimu dari tidur, makan dan minumnya. Maka apabila seseorang darimu menyelesaikan keperluannya maka hendaklah ia bersegera kepada keluarganya" (HR. Al-Bukhar: 3839 dan Muslim: 1927).

🚃 Dalam safar kita melatih akhlaq. Menerima segala kekurangan dalam perjalanan, exp: harus makan di dalam bis, makan seadanya, tidur di perjalanan, dll. Karena sudah diniatkan jadi hindarilah mengeluh.

🍂 Apa bentuk keringanan musafir yang di dapat pada safar (ta'at dan mubah):
1. Mengqashar shalat, yang empat rakaat menjadi dua rakaat.
2. Menjama' dua shalat. Disunnahkan bagi musafir apabila merasa susah dalam perjalanan agar menjama' shalat Zhuhur dan Ashar atau Maghrib dan Isya', jama' taqdim (jama' yang dikerjakan di awal/diawalkan) atau ta'khir (jama' yang dikerjakan diakhir).
3. Boleh berbuka puasa.
4. Bertambah masa mengusap dua khuf (sepatu). Keringanan sampai 3hari dengan kaos kaki tidak di lepas-lepas.
5. Shalat sunnah di kendaraan. Diperbolehkan asal kendaraan benar-benar tidak memungkinkan berhenti di tempat ibadah, exp: naik kereta.
6. Meninggalkan shalat sunnah rawatib selain shalat sunnah fajar. Orang musafir disarankan tidak menjalankan sholat sunnah qabliyah dan ba'diyah. Musafir mendapatkan pahala seperti saat dia bermukim (bagi yang terbiasa menjalankan sholat sunnah).

"Ambillah rukhsakh (keringanan) yang diberikan Allah subhanahu wa ta'ala kepada kalian" (HR. Muslim: 1115. Dari hadist Jabir radhiyallahu 'anhu).

"Sesungguhnya Allah SWT menyukai bahwa dilaksanakan rukhsakh-Nya (yang diberikan Allah SWT) sebagaimana Dia membenci dilakukan maksiat kepada-Nya" (HR. Ahmad: 5866).

🍃Apa syarat mengambil keringanan
1. Bahwa safar tersebut mencapai jarak safar yaitu 89km (lihat perbedaan pendapat para ulama karya al-Maruzi/45, al-Istizkar 2/232).
2. Berpisah dengan tempat tinggal, termasuk bandara, stasiun, terminal.
3. Bahwa safar itu bukan safar maksiat menurut pendapat mayoritas ulama.


Senin, 05 Desember 2016

Mendekat Kepada Yang Maha Dekat

📣Ust.Syatori Abdurrauf
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💙Mendekat Kepada Yang Maha Dekat💙

🔻QS.Al-Baqarah:186
🔽Allah itu sangat dekat dengan kita.
🔽"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka..."
🔽Yang semestinya kita lakukan adalah mendekat kepada Allah.
🔽Hukum kehidupan menyatakan kita akan terpanggil dengan yang dekat dengan kita.

🔶Cara kita agar dekat dengan Allah:
🔸Melakukan apa yang bisa kita lakukan, niscaya Allah melakukan untuk kita apa yang tidak bisa kita lakukan.
🔸Melakukan apa yang Allah perintahkan.
🔸Tidak sebatas melakukan yang Allah perintahkan, tetapi melakukan dengan dan karena Iman.

⏩Meskipun manusia serba bisa pasti ada sesuatu yang dia tidak bisa, karena itu harus ada saling melengkapi.
⏩Yang mampu menghandle ketidakbisaan kita hanyalah Allah SWT.
⏩Kita selalu butuh bantuan Allah, yang bisa menjaga kita adalah Allah. Yang mampu menjaga anak-anak kita hanyalah Allah. Tetapi Allah menjaga kita dengan cara kita melakukan apa yang Allah perintahkan.

🔒Melakukan sesuatu yang Allah perintahkan itu tidak cukup dalam waktu 24jam, lantas kenapa kita masih sempat-sempatnya melakukan hal-hal yang Allah tidak perintahkan.
🔒Allah akan melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan jika kita lakukan segala sesuatu dengan dasar Iman.

🔅Salah satu amal besar Jend.Sudirman yaitu "melanggengkan wudhu" (menjaga wudhu karena Iman kepada Allah). Beliau melakukan apa yang bisa beliau lakukan untuk dekat kepada Allah. Sampai pada akhirnya ada prajuritnya yang berkhianat dan Belanda mendatangi beliau tetapi Belanda sempat tidak percaya dengan beliau bahkan Belanda merasa dipermainkan oleh si pengkhianat dan Belanda menembak si pengkhianat di depan Jend.Sudirman, siapa yang mampu melakukan itu kalau bukan Allah SWT.

☑ Barangsiapa yang melazimkan Istighfar, maka Allah menjadikan untuknya dari setiap kegelisahan, kebingungan (hal-hal buruk) Allah akan jadikan keceriaan, kemudahan (hal-hal baik) untuknya. Setiap kesempitan Allah berikan jalan kemudahan dan Allah berikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

🌟Lakukan segalanya berlandaskan Iman kita kepada Allah karena Allah yang membolak-balikan hati manusia.

🌠Kuasa Allah yang terjadi pada 212, kalau bukan karena Allah yang menggerakkan, semua tidak akan terjadi. MasyaAllah.
🌠212 adalah anugerah Allah 'melakukan' apa yang tidak bisa dilakukan manusia.

🔺Apa wujud dari melakukan segala sesuatu dengan dasar Iman, yaitu: melakukan apapun semata-mata karena ta'dhim, ikhlas dan ridho kepada Allah SWT.
🔼Ta'dhim yaitu beramal semata-mata karena "ta'abbud" kepada Allah (Menghamba kepada Allah, dengan melakukan kebaikan dan menjalankan perintahNya). Fokus kita lebih kepada amal bukan hasil, urusan hasil itu adalah kuasa Allah.
🔼Ikhlas adalah mengharap balasan akhirat. Sangat mungkin Allah memberi balasan kepada kita di dunia.
Exp: ketika kita sudah sholat dhuha dan dapat rezeki, mana yang lebih membuat kita senang (sholat dhuha atau rezeki), senanglah karena rezeki ini sebagai tanda Allah berkenan menerima amal saya (fahami rezeki itu sebagai tanda).
🔼Ridho adalah menerima dengan penuh syukur segala akibat pahit dari semua amal baik. Karena tidak semua amal baik berbuah manis. Kesempatan untuk bisa ridho hanya ketika amal baik kita berbalas keburukan (pahit). Maka bersyukurlah ketika masih ada yang berbuat buruk kepada kita.

Ketika kita ikhtiar dan hasilnya gagal apakah kita kecewa❓ Ketika kecewa berati apa yang kita lakukan belum berdasarkan Iman.

🔆Jadikan segala sesuatu sebagai ladang beramal baik kita dengan melakukan berdasarkan Iman🔆

Minggu, 04 Desember 2016

KONSEP LIFE SKILLS

Konsep Life Skills

Menurut Broling ( 1989 ) life skill atau kecakapan hidup adalah interaksi berbagai pengetahuan dan kecakapan yang sangat penting dimiliki seseorang sehingga mereka dapat hidup mandiri. (Depdiknas; 2003).

Tim Broad Based Education (BBE) menafsirkan kecakapan hidup sebagai kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara pro-aktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya.

Richmond, menyatakan bahwa “lifeskills are the skills thus enable us to succed in the environments in which we live”. Memiliki kecakapan hidup akan membuat kita berhasil di  lingkungan manapun berada. Hal  tersebut dikarenakan anak mempunyai bekal yang  dapat  digunakan untuk mengatasi setiap masalah yang dihadapinya. Dengan kecakapan hidup yang  dimiliki anak tidak akan merasa kesulitan dalam berinteraksi dan beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ditemuinya.

Kecakapan hidup adalah kemampuan dan keberanian untuk menghadapi problema kehidupan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari dan menemukan solusi untuk mengatasinya. Pendidikan berorientasi kecakapan hidup bagi peserta didik adalah sebagai bekal dalam menghadapi dan memecahkan problema hidup dan kehidupan, baik sebagai pribadi yang mandiri, warga masyarakat, maupun sebagai warga negara.

Pilar Pendidikan, yaitu:
  • "learning to know" (belajar untuk memperoleh pengetahuan). 
  • "learning to learn" (belajar untuk tahu cara belajar). 
  • "learning to do" (belajar untuk dapat berbuat/ melakukan pekerjaan).
  • "learning to be" (belajar agar dapat menjadi orang yang berguna sesuai dengan bakat, minat dan potensi diri).
  • "learning to live together" (belajar untuk dapat hidup bersama dengan orang lain).

Menurut konsepnya, kecakapan hidup dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:
  • Kecakapan hidup generik (generic life skill/GLS), terdiri atas kecakapan personal (personal skill), dan kecakapan sosial (social skill). Kecakapan personal mencakup kecakapan dalam memahami diri (self awareness skill) dan kecakapan berpikir (thinking skill).
  • Kecakapan hidup spesifik (specific life skill/SLS), adalah kecakapan untuk menghadapi pekerjaan atau keadaan tertentu. Kecakapan ini terdiri dari kecakapan akademik (academic skill) atau kecakapan intelektual, dan kecakapan vokasional (vocational skill).

Broling mengelompokan life skill ke dalam tiga kelompok kecakapan yaitu:
  • Kecakapan hidup sehari-hari (daily living skill), antara lain meliputi: pengelolaan kebutuhan pribadi. Pengelolaan keuangan pribadi, pengelolaan rumah pribadi, kesadaran kesehatan, kesadaran keamanan, pengelolaan makanan-gizi, pengelolaan pakaian, kesadaran pribadi sebagai warga negara, pengelolaan waktu luang, rekreasi, dan kesadaran lingkungan.
  • Kecakapan hidup pribadi/sosial (personal/social skill), antara lain, meliputi; kesadaran diri (minat, bakat, sikap, kecakapan), percaya diri, komunikasi dengan orang lain, tenggang  rasa dan kepedulian pada sesama, hubungan antar personal, pemahaman dan pemecahan masalah, menemukan dan mengembangkan kebiasaan positif kemandirian dan kepemimpinan.
  • Kecakapan hidup bekerja (occupational skill), meliputi, kecakapan memilih pekerjaan, perencahaan kerja, persiapan keterampilan kerja, latihan keterampilan, penguasaan kompetensi, menjalankan sesuatu profesi, kesadaran untuk menguasai berbagai keterampilan, kemampuan menguasai dan menerapkan teknologi, merancang dan melaksanakan proses pekerjaan, dan menghasilkan produk barang dan jasa.

WHO mengelompokan kecakapan hidup ke dalam lima kelompok, yaitu: (1) kecakapan mengenal diri (self awareness) atau kecakapan pribadi (personal skill), (2) kecakapan sosial (Social skill), (3) kecakapan berpikir (thingking skill), (4) kecakapan akademik (academic skill) dan (5) kecakapan kejujuran (Vocational skill).

Secara operasional, program kecakapan hidup dalam pendidikan non formal dibagi menjadi empat jenis yaitu :
  • Kecakapan pribadi (personal skill), yang mencakup kecakapan mengenal diri sendiri, kecakapan berpikir rasional, dan percaya diri.
  • Kecakapan sosial (social skill), seperti kecakapan melakukan kerjasama, bertenggang rasa, dan tanggung jawab sosial.
  • Kecakapan akademik (academic skill), seperti kecakapan dalam berfikir secara ilmiah, melakukan penelitian, dan percobaan-percobaan dengan pendekatan ilmiah.
  • Kecakapan vokasional (vocational skill) adalah kecakapan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu yang terdapat di masyarakat. Seperti di bidang jasa (perbengkelan, jahit menjahit), dan produksi barang tertentu (peternakan, pertanian, perkebunan).

Keempat jenis kecakapan hidup di atas, dilandasi oleh kecakapan spritual, yakni; keimanan, ketakwaan, moral, etika dan budi pekerti yang luhur sebagai salah satu pengamalan dari sila pertama Pancasila. Dengan demikian, pendidikan kecakapan hidup diarahkan pada pembentuka manusia yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, sehat, mandiri serta memiliki produktivitas dan etos kerja yang tinggi.

Penyelenggaraan pendidikan kecakapan hidup pada satuan dan program pendidikan nonformal, utamanya dalam rangka pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran lebih ditekankan pada upaya pembelajaran yang dapat memberikan penghasilan (learning and earning).

Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan kecakapan hidup dengan pendekatan "broad based education" (BBE) pada jalur pendidikan non formal, ditandai oleh:
  • Kemampuan membaca dan menulis secara fungsional, baik dalam bahasa Indonesia maupun salah satu bahasa asing (inggris, arab, mandarin, jepang, dan lainnya).
  • Kemampuan merumuskan dan memecahkan masalah yang dihadapi melalui proses pembelajaran berpikir kritis dan ilmiah, penelitian, penemuan dan penciptaan.
  • Kemampuan menghitung dengan atau tanpa bantuan teknologi guna mendukung kedua kemampuan tersebut di atas.
  • Kemampuan memanfaatkan keanekaragaman teknologi diberbagai lapangang kehidupan (pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan, kerumahtangga, kesehatan, komunikasi informasi, manufaktur dan industri, perdagangan, kesenian, dan olahraga).
  • Kemampuan mengelola sumber daya alam, sosial, budaya dan lingkungan.
  • Kemampuan bekerja dalam tim baik dalam sektor formal maupun informal.
  • Kemampuan memahami diri sendiri, orang lain dan lingkungannya.
  • Kemampuan berusaha secara terus menerus dan menjadi manusia belajar dan pembelajar.
  • Kemampuan mengintegrasikan pendidikan dan pembelajaran dengan etika sosio-religius bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Lingkungan pendidikan anak usia dini berspektif life skills adalah menggabungkan fungsi psiko-sosial, kepribadian, fisik dan akademis dari seorang anak. Tugas pentingnya adalah untuk menyediakan dasar yang awal dan umum, dimana di dalamnya termasuk tingkah laku yang positif terhadap sekolah, inner security, kebiasaan untuk berinisiatif, kemampuan untuk mengambil keputusan, disiplin diri dan rasa tanggung jawab anggota kelas lainnya, sekolah dan komunitas. Dasar ini akan membuat anak-anak mampu untuk mendapatkan pengetahuan dan keahlian yang lebih spesifik dalam kehidupan sekolah mereka.

Montessori menganjurkan perlu adanya area yang berbeda mewakili lingkungan yang disediakan, yaitu:
  • Practical life memberikan pengembangan dari tugas organisasional dan urutan kognisi melalui perawatan diri sendiri, perawatan lingkungan, melatih rasa syukur dan saling menghormati, dan koordinasi dari pergerakan fisik.
  • The sensorial area membuat anak mampu untuk mengurut, mengklasifikasi dan menerangkan impresi sensori dalam hubungannya dengan panjang, lebar, temperatur, masa, warna, titik, dan lain-lain.
  • Mathematics memanfaatkan pemanipulasian materi agar anak mampu untuk menginternalisasi konsep angka, symbol, urutan operasi, dan memorisasi dari fakta dasar.
  • Language art yang di dalamnya termasuk pengembangan bahasa lisan, tulisan, membaca, kajian tentang grammar, dramatisasi, dan kesusesteraan anak-anak. Keahlian dasar dalam menulis dan membaca dikembangkan melalui penggunaan huruf dari kertas, kata-kata dari kertas pasir, dan berbagai prestasi yang memungkinkan anak-anak untuk menghubungkan antara bunyi dan simbul huruf, dan mengekpresikan pemikiran mereka melalui menulis.
  • Cultural activities membawa anak-anak untuk mengetahui dasar-dasar geografis, sejarah dan ilmu sosail. Musik, dan seni lainnya merupakan bagian dari kurikulum terintegrasi.
Orientasi Life Skills,  membangun  sikap  kemandirian,  untuk mendapatkan ketrampilan  sebagai bekal untuk bekerja  dan mengembangkan diri (skilled orientation).

Manfaat membekali anak dengan keahlian hidup, yaitu:
  • Skill of Life, memberi keterampilan atau keahlian sebagai bekal hidup.
  • Survival of Life , mendidik anak agar selalu bersmangat, tidak mudah menyerah dan tegar dalam menghadapi masalah.
  • Thinking of Life, mengajarkan anak untuk membangun kemandirian berpikir, merencanakan masa depan dan menentukan target hidupnya.

Rabu, 30 November 2016

Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

📣Ust. Basuki Abdurrahman
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

📚Al-Hikam Atha'illah (7)
Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

🔳Janganlah engkau menjadi syak mengenai janjinitu ketika tiada terjadi yang dijanjikan, sekalipun ia telah dientukan waktunya, agar tiadalah terjadi dengan demikian itu pengurangan bagi cahaya sarirah-mu (rahsia batin)

🔲Jangan sekali-kali engkau menjadi ragu akan janji Allah yang elah dijanjikan oleh Allah, sedang waktu sudah nyata (akan datang), akan tetapi belum datang.Agar supaya keraguan itu tidak mencermari penglihatan mata hatimudan tidak memadamkan cahaya nuranimu (rahasia batin).

▶Ketika kita ragu-ragu maka ketaatan akan muncul yang pada akhirnya akan melakulan larangan Allah.
▶Karena keraguan akan menutup mata hati kita.
▶Segala sesuatu adalah ketentuan Allah, kesabaran adalah kuncinya.
▶Belajar melihat apa yang tersirat dalam segala kejadian.
▶Jika keinginan kita belum terkabul, sebenarnya Allah kabulkan apa yang Allah kehendaki dan selalu ada hikmah jika kita mampu memahaminya.

Apa yang kita terima selama ini semua adalah permintaan kita❓Tidak, tapi Allah memberikan sesuai dengan kehendak-Nya.

🔈Rezeki Allah sudah diterbarkan tetapi ada faktor manusia yang tidak mau mengambilnya.
🔈Seringkali orang itu ada kebimbangan dalam menjaga ketaatan tapi yakinlah Allah pasti akan memberi.
Maka sebaiknya jangan putus asa dalam berdoa, janji Alla itu nyata.

♦QS.Ali-Imron:194
"Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau ..."

🔏Salah kaprah dalam mendoakan seseorang, yang biasa di ucapkan sbb:
1. Semoga lekas sembuh (lekas??)
2. Semoga cepat dapat momongan (cepat = seakan-akan menyuruh Allah)
3. Semoga Allah memanjangkan umur (memanjangkan umur = memaksa Allah masalah umur)
4. Makanan memperpanjang umur (adakah makanan yang mampu memperpanjang umur?)

☝Hati-hati dengan doa yang memaksa Allah, meminta dipercepat.

♦QS Ali-Imron:145
Sesungguhnya semua yang hidup didunia ini akan mati dan Allah yang menentukan umur manusia.

☝Sandarkan pada Allah, jangan sampai apa yang kita sandarkan pada Allah membuat kita ragu.

♦QS Al-baqarah: 214
Apakah kamu mengira tidak akan di uji sama Allah, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

☝Allah akan melakulan sesuatu yang dikehendakinya.

♦QS. Muhammad: 7
"Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu".

☝Ketika kita menolong agama Allah sebenarnya kita menolong diri kita sendiri.

♦QS. Al-Baqarah: 245
"Siapakah yang mau memberi kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan".

☝Sewaktu ada Yahudi yang menghina QS Al-Baqarah:245 dalam waktu singkat Umar menonjoknya dan si Yahudi melaporkan kepada Nabi Muhammad. Nabi membenarkan tindakan Umar karena kesalahan Yahudi dalam mengatakan hal buruk pada Al-Qur'an.

☝Kisah Nabi Ibrahim ketika Nabi mau dibakar raja Namrut, hewan-hewanpun turut serta membantu memadamkan api hanya saja satu hewan yang tidak membantu yaitu cicak (mengingatkan kita bahwa kita ada di pihak mana dalam membela agama Allah).

◾Nafkah bukan masalah banting tulang, nafkah masalah ketakwaan.
◾Barangsiapa bertakwa kepada Allah akan memberikan rizki yang tak terduga-duga.
◾Mengatur waktu sesuai Al-Qur'an dan sunnah.

♦QS. At-Taubah: 42
Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, paatilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: "Jikalau kami sungguh tentulah kami berangkat bersama-samamu.."

☝Maksudnya mereka akan binasa disebabkan sumpah mereka yang palsu

♦QS. Ali Imron:142
"Apakah kamu mengira bahwa ..."

☝Jihad dapat berati:
▶Berperang untuk menegakkan agama Allah
▶Amar makruf nahi munkar
▶ dll

🌟JANJI ALLAH🌟
👇
♦QS Ath Thalaaq:2-3
🔸Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
🔸Dan (Allah) menberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
🔸Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Senin, 28 November 2016

Parenting Keluarga Psikologi dan Agama

📣Ust. Akhmad Immaduddin, S.Psi,.M.B.A
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💟Parenting Keluarga Psikologi dan Agama💟

👉Ada 17 ayat yang menceritakan dialog orangtua dan anak, justru 14 diantara adalah dialog anak dan bapak.

👍"Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya"

👌Sudah seharusnya bapak menjadi kepala sekolahnya, yang meletakkan pondasi pendidikan.

Bagaimana hasilnya ditentukan oleh pondasinya ⁉

🔶Ibu tugasnya mensukseskan agar tujuan tercapai, apa saja tolak ukurnya:
🔸QS Al-Furqon:74; "Ya Tuhan kami anugerahkan kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"
🔸QS Ali-Imron:38; Ya "Tuhanku berikan aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik"
🔸QS As-Shofat:100; "Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku  seorang anak yang termasuk orang-orang shaleh"

🔷Contoh dari ilmu psikologi, yaitu melihat sesuatu dari sebab-akibat.
🔹Teori nativisme menganggap pengembangan individu sudah ada sejak lahir, anggapan genetik.
🔹Teori naturalisme menganggap bahwa semua anak dilahirkan itu baik, sudah membawa kecerdasan masing-masing. Peran pendidikan adalah menyediakan tempat yang kondusif.
🔹Teori empirisme menganggap "berikan aku seorang bayi akan aku didik seperti apa yang kamu minta", yang paling menentukan adalah pendidikan.
🔹Teori interaksionisme menganggap optimalisasi perkembangan anak, pendidikan disesuaikan dengan perkembangan anak.

✨Kita memiliki contoh yang jauh lebih baik, yaitu contoh yang dikemukakan oleh seorang sahabat yaitu Ali bin Abi Tholib yang berkata "Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup bukan di jamanku".

⏩Harus ada dasar-dasar yang kita ajarkan yaitu Ilmu agama
⏩Sehingga minat dan bakat tidak keluar dari koridor agama.
⏩Imam Malik berkata "Ilmu itu di atas amal, sedangkan akhlak diatas amal"

🌟Membesarakan anak adalah amanah.

🔺Kita sebagai orangtua harus memiliki pegangan dalam mendidik anak, yaitu:
🔼Al-Lukman:13, ilmu tauhid, "Wahai anak-anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah ..."
🔼Al-Lukman:16, setiap  perbuatan seberat biji sawi dan berada dalam batu atau dilangit atau didalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasan.
🔼Al-Lukman:17, agar mendirikan sholat dan suruhlah mengerjakan yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, demikian itu termasuk hal-hal yang wajib.
🔼Al-Lukman:18-19, tidak sombong dan sederhana serta melunakkan suara.

🔻Ali bin Abi Tholib mengelompokkan bagaimana cara kita sbg ortu
🔽Tahap 1 (0-7 th)
Pada tahap pertama ini perlakukan anak sebagai RAJA. Usia prasekolah, kita diharapkan melayani anak dengan sepenuh hati dan tulus, bukan berarti memanjakan. Akan berdampak di kemudian harinya. Ketika mau tidur adalah waktu rileks anak-anak untuk memasukkan nilai-nilai kebaikan atau nasihat.
🔽Tahap 2 (8-14)
Perlakulan anak sebagai TAWANAN. Diperlakukan sangat mulia akan tetapi diberi arahan dan batasan-batasan yang ketat. Usia ini adalah usia yang tepat bagi seorang anak diberikan hak dan kewajiban. Rasulullah mulai menyuruh anak untuk sholat di usia 7 th dan berikan hukuman (pukulan) jika tidak sholat di usia 10th. Usia ini sudah harus diajarkan:
〰Menjaga pergaulan dengan lawan jenis.
〰Mulai ajarkan pendidikan seks sesuai usianya.
〰Membiasakan membaca Al-Qur'an.
〰Ajak anak-anak melakukan pekerjaan rumah.
〰Didiklah sesuai fitrahnya.
〰Kedisiplinan dengan reward dan punishment.
🔽Tahap 3 (15-21)
Perlakukan anak sebagai SAHABAT. Biasanya karena anak-anak umumnya sedang melewati masa predewasa, mereka seolah-olah satu kaki masih di masa remaja dan satu kaki di masa dewasa. Masih labil. Bagaimana cara memperlakukan sebagai sahabat yaitu:
➰Berbicara dari hati ke hati, dan menjelaskan masa perubahan fisik, mental, budaya, lingkungan (Komunikasi).
➰ Memberi ruang lebih. Kebebasan yang bertanggung jawab dan sesuai kaidah-kaidah agama.
➰ Memberikan kepercayaan atau tanggung jawab yang lebih besar. Ajarkan konsekuensi-konsekuensi. Berikan arahan-arahan.
➰ Membekali anak dengan kecakapan hidup (lifeskill).

✨Bekali anak-anak dengan SI (spiritual intelligence), EI (emotional intelligence), dan AQ (adversity quotient). Jangan hanya berbekal IQ (inteligence qoutient).

🌟 Janganlah kita sebagai orangtua lepas dari doa. Karena hanya doa yang akan mampu mengantarkan anak-anak kita sukses, bahagia, selamat dunia dan akhirat.



Sabtu, 26 November 2016

Mendidik Generasi Muslim Militan

📣Ust. Solikhin Abu Izzuddin
📣Ustdzh. Rochma Yulika
🏣Islamic Center Masjid Jogokaryan
📝@ArtieTeja

🔹Mendidik Generasi Muslim Militan🔹

🌟 Part I. Ustdzh. Rochma Yulika

Yang perlu dipersiapkan seorang muslimah sebagai calon Ibu:
1. Persiapan Ruhiyah
🔸Memiliki keimanan yang kokoh.
Ketika sudah tertanam di dalam jiwa segala kesulitan yang merintangi bukanlah masalah. Ibnu Abas RA Nabi SAW beliau bersabda: "Bukakanlah anak-anak kamu yang masih kecil Laa ilaha illallah sebagai kalimat pertama dan ajarkanlah kalimat Laa ilaha illallah kepada mereka menjelang kematiannya" (HR Hakim).
🔸Memperbaiki ibadah
Ibadah adalah kata kunci. Ibadah adalah kekuatan.
🔸Menghiasi dengan akhlak terpuji
Memperbaiki hari ini "Banyak orang yang menangisi masa lalunya dan rindu untuk kembali ke masa-masa itu. Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk memperbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu?" (Syaikh Ali Musthafa Thantawi).

2. Persiapan Tsaqafah
Kalau kita tidak memperbaiki ilmu, hanya akan menjadi mimpi untuk mendapatkan anak yang sholeh/sholehah. Ilmu ada wawasan keislaman, wawasan kehidupan, dll.

3. Persiapan Jasadiyah
Mempunyai anak butuh fisik yang kuat. Melahirkan itu berat, momong anak itu berat kalau fisik tidak di jaga kita tidak akan mampu melakukan apapun.

4. Persiapan Maliyah (biaya)
🔸Menjadi ibu, guru, dan sahabat bagi anak-anak kita.
🔸Anak adalah karunia-Nya, wajiblah kita untuk menjaga amanah-Nya.
🔸Jadikan hidupnya indah penuh warna, pancaran wajahnya bagaikan surga dunia dan masa depanmu ada di tanganya.
🔸Jadilah orangtua yang mampu menjadi sahabat untuk anak-anak.
🔸Jadikan lingkungan rumah menjadi pesantren untuk anak-anak. Terapkan pola Islami di lingkungan rumah.
🔸Lindungi anak-anak kita dengan doa.
🔸Pentingnya Al-Qur'an dalam membentuk jiwa anak. Dengan kekuatan Al-Qur'an dan kasih sayang orangtua
🔸Mulai dari diri kit. Butuh ilmu kala mendidik mereka dan butuh keshalihan kita karena keteladanan adalah kuncinya. Keteladanan adalah pendidikan sepanjang masa.

🔖Ajarkan anak untuk memiliki cita-cita yang Islami.
🔖Kuatkan Iman anak-anak kita.
🔖Bentuklah karakter anak dengan aturan-aturan yang jelas.

🌟 Part II. Ust. Solikhin Abu Izzuddin

⏩Salah satu hal yang bisa meningkatkan nilai muslim militan pada anak-anak kita adalah dengan mendekatkan kepada Allah SWT.

⏩Taujih Rabbani
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

⏩ Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi anak yang lemah, anak-anak yang tidak bertujuan.
⏩ Ujian jadikan sebagai tarbiyah untuk kita. Belajar dari sekecil apapun. Jadikan segala hal sebagai perbaikan diri kita.
⏩ Kita harus pahamkam kepada anak kita layaknya Al-Fatih.

💖Kita milik Allah akan kembali kepada Allah.

Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang dia mati dan belum berjihat di jalan Allah dan tidak pernah punya niatan berjihad di jalan Allah, maka ia akan mati dalam kemunafikan"

☑Para belia di jalan Dakwah (Sahabat Nabi)
Ali bin Abi Thalib usia 8th
Zubir ibul Awwan 8th
Arqam bin Arqam 11th
Ja'far bin Abi Thalib 8th
Shahih Ar-Rumy 19th
Zaid bin Haritsah 20th
Ustmab bin Affan 20th
Umar bin Khattab 27th
Abu Ubaidah Ibnul Jarrah 27th

🔥Terkadang kita punya potensi tetapi kita lupa mengembangkannya.

Mengapa kita harus berdakwah dan mengaji❓

💗Karena kita MUSLIM
Nahnu Muslim Qobla Kulli Syai-in
Nahnu Du'at Qobla Kulli Sya-in
Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat Lin-Naas

🔶Setiap dakwah adalah doa. Satu kebaikan di balas 2 sekaligus kebaikan.

🔷Kami yakin kekuatan ilmu. Saya percaya kekuatan pengetahuan. Namun kami lebih yakin dengan kekuatan tarbiyah.

Militasi seperti apakah❓

🔻Mulai menapaki jalan ini
🔽Suatu pagi Hasan al-Banna menyumpai Abbas As-Siisi yang matanya sembab karena semalam menangis
🔽Ketika ditanya mengapa menangis, ia menjawab bahwa semalam ia mendengar ada tanah kaum muslimin yang jatuh ke tangan komunis
🔽Hasan al-Banna mengatakan "Berarti kamu sudah mulai menapaki jalan dakwah ini".

WARNING PENTING❗
1. Sudahkah kita memulai militansi itu? Keteladanan adalah INSPIRASi dan SOLUSI.
2. Sudahkah kita menjadi orang tua yang layak DICINTAI dan DIPERCAYA menjadi referensi bagi anak-anak kita?
3. Jangan pernah putus asa dan kehilangan harapan. Al Waqtu juz'un minal ilaaj wat takwin. Kekuatan DOA sepanjang masa dari Ayah dan Bunda.
Sebagaimana kamu memperlakukan kepada orangtuamu maka begitu juga kamu akan diperlakukan oleh anakmu.
Kita harus bersungguh-sungguh, semangat dan tegas dalam prinsip.

◾Kitab yang berada di perpustakaan, seberapa banyak orang yang akan membacanya?
◾Akan tetapi seorang Muslim yang benar adalah kitab yang terbuka, bisa dibaca oleh setiap manusia.
◾Kemanapun dia berjalan, akan menjadi dakwah yang bergerak.

🔺Militansi yang menginspirasi
🔼Ketekunan ibadah Bilal bin Rabbah
🔼Ketekunan Zaid bin Tsabit dalam belajar bahasa
🔼Kerja keras Imam Sibawaih pakar ilmu Nahwu
🔼Keseriusan Imam Bukhari kumpulkan hadist dan menyeleksinya
🔼Pengorbanan Imam Ahmad
🔼Kezuhudan Abu Dzar
🔼Birrul walidain Saad bin Abi Waqqash sang pemanah jitu
🔼Tadhiah Mush'ab bin Umair duta perdana Islam
🔼Keberanian Khalid bin Walid

🔑Ekspresikan Imanmu. Dalam keseharian jauhkan diri dari kesyirikan
🔑Dekatkan anak kita dan hati kita untuk memudahkan komunikasi.

💥Rambu-rambu Militansi
🔒John Kennedy "Andai mereka disuruh berperang, hanya satu dari tujuh pemuda yang berani menghadapi musuh".
🔒Gaya hidup hippis, hipokrat, kotor dan keji.
🔒Cloud Olson "Jiwa anak muda sekarang ini sangat kekanak-kanakan. Mereka malas mencari penghidupannya..."

Kemana perginya militansi❓

🔖Faktor internal pendidikan keluarga dan prinsip-prinsip dipegangnya
🔖Faktor eksternal lingkungan, media, tekhnologi informasi
🔖Imunitas kepribadian

💥Problema keluarga yang mempengaruhi militansi
🔅Gaya pendidikan ortu: terlalu protektif, ortu terlalu sayang, dan tidak dilatih mandiri.
🔅Ortu serba bisa sehingga anak-anak tidak pernah dilibatkan untuk mmebantu
🔅Dibuat oleh kemalasan dan berlimpah fasilitas
🔅Pengaruh tumbuh kembang anak
🔅Kurang kontrol orang tua

💟Sajadah Ayah💟
"Anakku, sepeninggalku nanti aku berharap Allah-lah yang akan menjaga kalian dengan ibadah-ibadah yang aku lakukan ini" (Said Ibnul Musayyib).

Umar bin Abdul Aziz .r.a., "Tidaklah seorang mukmin pun yang meninggal dunia. Kecuali Allah menjaga orang-orang yang ditinggalkannya dan orang-orang setelah mereka".

🔓Komitmen = Janji diri = Merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik
🔓Mengajarkan militansi kepada anak-anak kita harus menjadi "coach" untuk anak-anak kita.
🔓Kita harus berperan, berikan selalu energi positif, dan tanamkan kepedulian terhadap Islam.

Rabu, 23 November 2016

Alasan Bersabar (Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah)

📣Ust. Ransi Mardi Al Indragini
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ ArtieTeja

💖 Mengapa musti SABAR? 💖
(Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah jilid 1 hlm 507-509)

🔖Nikah itu cuma ada 2 yaitu syukur dan sabar.
🔖Inti dari sabar adalah menahan syahwat.
🔖Menahan syahwat dari godaan syaitan.

🌟16 alasan kenapa kita harus sabar?

1. Perintah Allah untuk bersabar.
Karena Allah memerintahkan berarti sabar itu wajib untuk semua orang Islam.
QS Ali-Imran: 200; Sabarlah kalian dan jadilah orang penyabar.
QS An-Nahl:127; Dan wajib bagi kalian bersabar.

2. Allah melarang untuk tidak sabar.
Allah melarang kita dari sikap tidak sabaran dan tergesa-gesa.
QS Al-Ahqaf:35; Maka wajib bagi kalian bersabar, sebagaimana bersabarnya ulul azmi (Ibrahim, Daud, Musa, Isa, dan Muhammad) dan janganlah kalian tergesa-gesa.

3. Allah menguji orang-orang yang bersabar.
QS Al-Baqarah:176; Dan orang-orang yang sabar dalam kondisi susah, mereka itu adalah orang-orang yang bertakwa.

4. Orang yang sabar dicintai Allah.
QS Ali-Imron:146; Dan Allah mencintai orang-orang yang bersabar.
Allah kalau sudah cinta pada kita pasti seluruh makhluk akan mencintai kita.

5. Allah selalu bersama orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:153; QS Al-Anfal:146

6. Allah mengabarkan bahwa sabar adalah harta terbaik yang dimiliki manusia.
QS An-Nisa:25; QS An-Nahl:126
Dan bila kalian bisa sabar, sungguh itu hal terbaik yang manusia punya.
Dermawan tidak lebih baik daripada sabar.
Kalau kalian sabar maka itu yang terbaik yang kalian punya.

7. Amalah yang terbaik yang bisa dimiliki manusia adalah SABAR.
QS An-Nahl:96; Sebaik-baik amalan adalah sabar.

8. Orang yang sabar itu balasannya tidak terkira/tidak terduga-duga.

9. Kabar gembira untuk orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:155; Allah akan menguji manusia dengan rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, kekurangan pangan dan sebagainya tetapi bisa tetap sabar, berikan kabar gembira padanya. Kebahagiaan di akhirat.

10. Allah jamin pertolongan atas orang yang sabar.
QS Ali-Imron:125; Jika kalian bersabar, bertakwa kami akan datangkan pertolongan dengan 5000 malaikat.
Sesungguhnya pertolongan Allah bersama orang yang sabar.
Jangan bangga ketika tidak sabar tetapi selalu mendapat hidup enak.

11. Orang yang sabar adalah orang yang konsisten (istiqomah).
QS Ash-Shu'ara:43; Dan bagi orang yang sabar dan selalu memohon ampun, sungguh mereka itulah orang-orang yang istiqomah.

12. Amalan sholeh tidak akan kita dapatkan balasannya (dunia ataupun akhirat) kecuali kita menjadi orang yang sabar.
QS Al-Qhasash:80; Celakalah kalian kata Allah, pahala yang Allah berikan itu adalah bagi yang beriman dan amal sholeh tetapi pahala itu tidak akan di dapat kecuali orang-orang yang sabar.

13. Sesungguhnya ayat Al-Qur'an dan pelajaran hidup itu tidak akan bermanfaat kecuali bagi orang-orang yang sabar.
Ayat-ayat Al-Qur'an dan kejadian-kejadian dalam kehidupan tidak akan memberi pengaruh apapun jika kita tidak menjadi orang yang sabar.

14. Kesuksesan dunia akhirat yang dicari dan disenangi kemudian selamat dari sesuatu yang dibenci akhirnya masuk ke dalam surga dengan ridho Allah hanyalah akan didapat oleh orang-orang yang sabar.
QS Ar-Ra'du:23-24; Dan para malaikat itu masuk berbondong-bondong dari berbagai pintu surga untuk menyambut orang-orang yang sabar.

15. Orang kalau sabar akan mewarisi sifat/karakter kepemimpinan.
QS As-Sajadah:24; Dan kami menjadi diantara mereka pemimpin-pemimpin dengan nasihat sesuai petunjuk kami karena mereka mampu bersabar.

16. Sabar itu memberikan kedudukan tertinggi di dalam Islam.
Seperti kepala dan badan, jika orang bisa sabar kedudukan di kedudukan tertinggi.
Rasul bersabda: "Allah tidak pernah memberi seseorang itu lebih baik, lebih tinggi kecuali kepada orang-orang yang sabar".

Selasa, 22 November 2016

Ada Apa Dengan Ilmu "Ke-Ayahan"

Banyak yang bertanya kenapa sering sekali saya datang dalam acara-acara parenting apalagi yang berhubungan dengan tema Ayah.

Ada yang bertanya "bukankah kamu seorang ibu, kenapa sibuk dengan Ilmu ke-Ayahan?"

Begini ceritanya, ada 2 alasan mendasar kenapa ilmu ke-Ayahan begitu penting buat saya.

Alasan 1
Sedari kecil saya tidak punya figur seorang Ayah, di usia saya yang baru mau menginjak 9th Ayah meninggalkan kami untuk selamanya dan akhirnya saya tidak punya bayangan seperti apa si sosok seorang Ayah dalam keluarga, dalam memimpin dan tentunya dalam mendidik anak. Saya sangat membutuhkan ilmu itu untuk alasan ke-2.

Alasan 2
Qodarullah anak pertama dan masih satu-satunya ini adalah seorang lelaki, yang mana kelak ia akan menjadi seorang pemimpin. Ya..pemimpin dalam keluarganya kelak, menjadi seorang Ayah. Maka dari itu saya sangat membutuhkan ilmu ke-Ayahan untuk mendampingi anak lelaki saya, membimbingnya dan mengantarkannya kelak menjadi seorang Ayah yang sesuai dengan fitrahnya. Sesuai dengan syariat Islam.

Lantas kenapa harus saya, kenapa bukan suami saya yang memberikan ilmu itu ke anak saya jadi saya tidak perlu banyak belajar ilmu ke-Ayahan?
Bagi saya akan jauh lebih baik dan akan menghasilkan yang terbaik jika keduanya bisa saling bersinergi, dalam artinya suami saya dengan metodenya dan saya melengkapi dengan ilmu yang saya dapatkan. Alhasil kekurangan suami saya dapat diminimalisir dengan ilmu yang saya dapatkan. Simbiosis ceritanya.

Bagaimanapun mendidik anak itu butuh ilmu. Tanpa ilmu kita pasti akan melakukan lebih banyak kesalahan yang tanpa kita sadari. Setidaknya dengan ilmu akan mampu meminimalisir kesalahan. Yah ada alarmnya-lah..diingatkan dengan banyak belajar.

Semoga ilmu yang saya dapatkan mampu mengantarkan anak-anak saya menjadi anak-anak tangguh dan hebat sesuai syariat Islam..Aamiin Allahumma Aamiin

Senin, 21 November 2016

Melihat Wajah Iman Dari Balik Cermin Kehidupan

📣Ust. Syatori Abdurrauf
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💗Melihat Wajah Iman dari Balik Cermin Kehidupan 💗

Seringkah kita melihat wajah kita di cermin❓
Tapi seringkah kita melihat wajah Iman dari balik cermin kehidupan kita❓

Kenapa sabar❓
Karena sabar adalah gambaran ukuran Imam seorang Mukmin.

👉 Kita butuh cermin untuk melihat wajah Iman kita, salah satu cerminya adalah SABAR.

🔶Akriditasi Iman (dari akriditasi inilah kita akan tahu seberapa Iman kita)
🔸Terdaftar, Imannya hanya terdaftar (nilainya C) 🔀Jika Imannya terdaftar sering didatangi amal-amal yang tidak ada nilainya.
🔸Diakui, Allah mengakui Imannya (nilainya B) 🔀 Ia bisa melakulan amal-amal baik (masih sebatas biasa).
🔸Disamakan, Imannya disamakan para Nabi, para syuhada dengan kulitas Iman nilainya A 🔀 Yang ia lakukan sudah bukan amal biasa (luar biasa).

✨Kita bisa menilai Iman kita dengan Sabar, kita bisa melihat kadar Iman kita dari kesabaran.

🔺Sabar ada 3 macam, yaitu:
🔼Sabar dalam tahap menahan. Exp: harusnya saya bisa membalas tetapi karena saudara sendiri masih saya tahan-tahanin (sabarnya dalam taraf sabar yang menahan 🔀 Itu berarti tanda status Imannya masih terdaftar.
🔼Sabar dalam tahap menerima 🔀 Kalau orang sabarnya menerima status Imanya sudah diakui 🔄 Sabar tidak pakai dongkol, jengkel, mengumbar kebaikan ataupun keburukan, dll.
🔼 Sabar dalam tahap menikmati 🔀 Iman kita sudah sampai status disamakan, sudah mampu menikmati kesabaran, Exp: ketika ada sesuatu yang hilang di hati tidak merasakan apapun alias "plong", bahagia dan merasakan ketika apapun yang hilang adalah sebagai kesempatan untuk SABAR.

🔚Sabar itu mahal sekali, tidak ternilai harganya.
Exp: lebih berharga harta yang hilang atau sabar yang hilang. Akan lebih berharga memiliki sabar daripada bersedih, memaki atas harta yang hilang. Ketika hartanya hilang dan ketemu lagi, apa hikmah atau makna dibalik harta yang kembali. Harta itu menyampaikan pesan bahwa kita harus menggunakan amal atau kebaikan sebesar atau menyamai harta yang hilang.

💙Menikmati Sabar💙

🌟Sabar yang kualitasnya dinikmati itu maknanya adalah rasa tenang dan bahagianya hati karena menerima kebaikan yang tak ternilai dari kesusahan  yang hadir menyapa 🔀 Inilah sabar yang asli.

⏩Orang yang sabar tahu bahwa dalam kesusahan ada kebaikan yang tak ternilai itulah yang menyebabkan ketenangan dan kebahagiaan.
⏩ Sabar itu ketika pukulan pertama. Ketika peristiwa pertama datang, sabar itu tidak butuh waktu atau proses.
⏩ Ingat dalam kesusahan pasti ada kemudahan.

Sabar itu mudah atau sulit❓

🔷Allah mengajarkan tentang sabar yang harusnya kita nikmati (QS Al-Baqarah:155-157).
🔹Sangat mungkin Allah memberikan kita ujian-ujian kekurangan harta, sakit, kelaparan, dan sejenisnya.
🔹Dan sampaikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar (orang-orang yang mendapat musibah).
🔹Ketika datang kesusahan pada diri kita itu adalah berita baik. Ucapkan "Alhamdulillah". Karena kita sudah diberi kesempatan untuk bersabar.
🔹Ketika kita memahami kesusahan sebagai berita buruk maka kita bukanlah termasuk orang yang SABAR.
🔹Orang-orang yang sabar adalah orang yang ketika mendapat musibah mengatakan bahwa semua milik Allah kembali kepada Allah (Innalillahi wa innailaihi roji'un).

⏳Kesusahan benar-benar menjadi sesuatu yang dinantikan oleh orang-orang yang sabar yaitu Allah berikan kepada mereka 3 hal, yaitu:
▶Shalawat menggambarkan derajat kenabian yang Allah berikan kepada orang-orang yang saba🔀 Yang sabarnya benar-benar menikmati.
▶ Rahmat adalah kasih sayang Allah yang Allah berikan kepada orang yang sabar yang akan
(1) membuat kita ringan melakukan amal kebaikan (amal yang pada umumnya berat dilakukan oleh orang tetapi ringan untuk orang-orang yang sabar).
(2) merasa berat melakukan yang buruk
(3) tenang dalam seluruh keadaan (apalagi hanya untuk urusan duniawi, dihina orang saja tenang).
(4) dia akan melihat apapun sebagai jalan ke surga.
▶ Hidayah itu kita butuhkan sampai akhir hayat, hidayah ada 2 macam yaitu hidayah Iman dan hidayah Taufiq (hidayah inilah yang akan membuat kita istiqomah didalam melakukan kebaikan)🔀 Hidayah taufiq lillahnya sangat kuat.

⌛Orang yang sudah mendapatkan hidayah taufiq pantang untuk mengeluh.

🔖Ketika kita menolong orang itu pahalanya besar 🔀 Siapapun yang kita tolong, baik kepada orang yang baik ataupun tidak baik terhadap kita.
🔖Justru menolong orang yang tidak baik terhadap kita pahalanya lebih besar.

Sabar itu menarik tidak❓

🔐Sabar itu akan kita peroleh dari kesusahan hidup, ketika kita memperoleh kesusahan hidup kita harus bahagia.

🌟Rasul pernah dicaci maki oleh Yahudi buta tetapi Rasul tetap berbuat baik padanya. Bahkan beliau suapin dengan lembut.
🌟Orang yang membalas keburukan orang lain dengan keburukan adalah orang yang tidak tahu diri karena dari perlakuan buruk seseorang itulah kesabaran dan jalan kita ke surga akan terbuka (jalan surga yang terdekat) 🔀 Balaslah dengan kebaikan.
🌟Berterimakasihlah kepada orang yang membuat kita senang dan kepada orang yang berbuat buruk kepada kita.

Minggu, 20 November 2016

Anakku Si Melankolis

📝 @ArtieTeja

Hai Melankolis..

Mendidik anak dengan tipe melankolis itu bukan perkara mudah kalau kita tidak memahami ilmunya.

Ya seperti yang saya alami..memiliki anak yang super sensitif, super lembut hatinya, super melow dan terakdang rendah diri. Yang pasti teteplah ya punya banyak kelebihan.

Tipe melankolis itu perasaannya halus. Mereka tidak mau menyinggung perasaan orang lain. Sebaliknya mereka tidak mau orang lain menyinggung perasaan mereka. Tidak mudah bukan untuk menjadi seperti ini bahkan membuat lingkungan seperti yang melankolis mau yang intinya harus bisa sama-sama menjaga perasaan.

Sebenarnya tipe melankolis itu biasanya sangat berbakat, cerdas, analitis, hanya saja perasaan lebih banyak mempengaruhi mereka, cenderung sangat sensitif. Kontrol emosinya harus terus dibangun. Selalu butuh penguatan dan motivasi.

Tipe melankolis lebih sering memberikan reaksi daripada respon. Parahnya lagi lebih sering bereaksi negatif ketika menemui hambatan atau tantangan, ya itu yang harus saya hadapi. Anak saya akan cenderung lebih mudah meneteskan air mata sampai-sampai tak mampu menahan tangisnya ketika mengalami situasi sulit meski sebenarnya dia mampu hadapi, meski kadang dia tidak nyaman dengan tangisannya tapi tak mampu menahan atau mengontrol emosi yang berlebihan tersebut.

Kita sebagai orang tua dengan anak tipe melankolis memang sangat dibutuhkan kesabaran extra, tidak bisa berhenti untuk menguatkan dengan motivasi dan tidak bisa kita perlakukan mereka dengan keras.

Kita harus menjadi orang tua yang super pengertian, benar-benar bisa memahami perasaan anak melankolis.

Tapi tak perlu khawatir juga dengan anak tipe melankolis..mereka adalah penyeimbang, pribadi konstruktif dan bertanggung jawab. Cukup kita bantu mereka mengontrol emosinya untuk merubahnya menjadi emosi yang positif.

Menurut Eselhans jika kekuatan penggerak terhadap perasaan kuat, maka ia memiliki sifat yang giat penuh cita-cita. Tetapi jika kekuatan penggerak terhadap perasaan lemah, maka ia memiliki sifat murung dan suka melamun.

Semoga Mama mampu menjadi energi positif untuk terus membangun kekuatan  positif pada dirimu Nak..💖

Jogjakarta, November 2016
Teruntuk Anakku Si Melankolis..
Love you 💙

Kunci Sukses Komunikasi Suami Istri

📣Ust. Cahyadi Takariawan
🏡Kampung Mertosanan Kulon- Potorono
📝@ArtieTeja

💙Kunci Sukses Komunikasi Suami Istri💙

🏠Rumah memiliki pondasi yang kokoh, memiliki dinding, namun apa jadinya jika tidak memiliki atap❓Bukan bocor. Bukan tritis. Tapi kehujanan, kebanijiran, kepanasan, namun juga kedinginan.
Maka atapi keluarga anda dengan cinta dan kasih sayang.

🔐Dalam kehidupan berumah tangga, ada sangat banyak kebaikan pasangan yang tidak pernah kita ketahui, bahkan sampai akhir hayat kita.

🔶 Demikian pula ada banyak kebaikan kita yang tidak pernah diketahui pasangan, bahkan sampai akhir hayatnya.

🔷 Untuk kebaikan pasangan yang tampak nyata saja, kadang kita dianggap sebagai kebaikan 🔀 Karena sesuatu sudah terjadi dengan rutin dan terus menerus, maka sudah tidak dianggap kebaikan lagi.

🔲 Pada umumnya kita justru lebih mudah melihat segala hal yang salah, menyimpang, dan hal-hal yang tidak sesuai harapan.

🔑 Ada 4 kunci sukses yang membuat komunikasi pasangan suami istri menjadi lancar, lega dan tanpa kendala, yaitu:

1. Saling Percaya
- Membuat diri layak dipercaya pasangan
- Menjaga kepercayaan yang diberikan pasangan
- Menjauhi curiga syak wasangka terhadap pasangan
- Menguatkan hablun minallah sebagai pondasi kebaikan diri dan keluarga

2. Saling Menerima Pengaruh Pasangan
- Menyesuaikan diri dengan harapan pasangan
- Terima pengaruh pasangan secara bertahap
- Berproses bersama pasangan menuju kondisi yang lebih baik

3. Saling Memberikan Yang Terbaik Untuk Pasangan
- Berikan perhatian terbaik
- Berikan penampilan terbaik
- Berikan pelayanan terbaik
- Berikan waktu terbaik
- Berikan kata-kata terbaik

4. Saling Menerima Ada Adanya
- Terus berusaha bersama pasangan untuk selalu memperbaiki diri
- Menerima kekurangan pasangan
- Toleran dengan kelemahan pasangan
- Memaafkan kesalahan pasangan

Sabtu, 19 November 2016

Diam dalam Ridho-Nya

Pagi ini baca di group tulisan ini yang entah siapa pemiliknya yang jelas tulisan ini lebih dingin dari lelehan es batu..mak nyess (bahasa jawa)..lebih lembut dari sentuhan kapas..yang jelas santun dan seharusnya mengena di hati pembacanya..kalau masih keras hati, keras kepala, dan gontok-gontokan..ya sudah sana periksa hatinya lagi..😊

Coba simak dan resapi..⬇

-Jihad Sosmed, Toleransi Dan Kebhinnekaan -

Di timeline saya,  sedang rame membahas tentang sikap diam, kebhinnekaan dan toleransi. Tampaknya, ini menjadi semacam 'perang' baru setelah episode-episode yang lalu.Fyiuh...

Sahabat, izinkan saya berpendapat, mengeluarkan apa yang ada dalam benak.

Jadi begini, tentang postingan beberapa teman yang merasa terganggu saat sikap diamnya selama ini dihakimi sebagai wujud ketidakpedulian atau semacamnya. Dalam hal ini, saya sendiri secara pribadi, tak pernah bersikap  mengecam atau mencela kawan-kawan yang diam dan tak menunjukan keberpihakan mengenai kasus penistaan yang dilakukan oleh petahana DKI. Karena menurut saya, ini kompleks.

Ini tentang syaja'ah (keberanian) ini tentang keimanan, ini tentang nahi munkar, ini tentang karakter, juga tentang menjaga hubungan, pun ini tentang pilihan.

Saya hanya teringat sabda Rosulullah SAW terkasih,
‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)

Begitulah, Rosulullah sudah memberikan gambaran, maka action kita akan banyak dipengaruhi oleh banyak hal.

Dalam konteks sosmed, bagaimanapun, kita hidup di era dimana ghodzwul fikri (perang pemikiran) sudah sedemikian marak, masif dan merajalela. Keberpihakan media, standar ganda, pemutarbalikan fakta dan pemelintiran berita adalah kenyataan hari ini.

Maka, meski enggan kita menyebutnya, sosmed di era ini adalah medan perang. Tulisan, status, opini dari berbagai pemikiran dan berbagai jenis orang berseliweran memenuhi beranda kita. Merasuk ke dalam pikiran, mempengaruhi  cara pandang yang kemudian sanggup merubah prilaku. Ini sudah terbukti. Baik secara positif, maupun negatif.

Kita mau ada di posisi mana?

Lihatlah dunia kita hari ini.

Betapa banyak ketidakkjujuran, kemaksiatan, kejahatan, penyimpangan bahkan kekejian  yang terlegitimasi karena pemberitaan yang tidak berimbang. Semua keburukan ini terus digaungkan, terus diberitakan di berbagai kesempatan melalui berbagai media mainstream. Menumpulkan nurani dan sisi kemanusiaan kita,  bahkan sisi keimanan kita. Maka terbentanglah di hadapan kita, tercampurnya yang haq dengan yang batil. Bahkan berubahnya nilai. Sesuatu yang batil nampak seperti sesuatu yang haq demikian juga sebaliknya.

Beruntunglah orang-orang yang Allah jaga agar dapat tetap teguh memegang kebenaran. Tetap istiqomah dalam kebaikan, dan tetap memiliki furqon dalam hatinya.

Namun, orang seperti ini berapa banyak?

Tak bisa kita pungkiri, orang-orang yang belum paham akan dien ini, akan kebenaran, minim ilmu dan informasi atau diliputi keragu-raguan masih sangat banyak di sekitar kita.

Jadi, apa yang terjadi jika tsunami informasi negatif menyapu mereka?

Maka, inilah pentingnya kita berperan sesuai hadits di atas.

Bagi muslim yang menyadari bahwa dirinya memiliki kewajiban untuk amar maruf nahi munkar, atau sejak awal memahami sebuah ungkapan 'nahnu duat qobla kulli syain' (engkau adalah dai sebelum menjadi apapun) maka berkontribusi dalam apa yang kemudian disebut 'cyber jihad' atau 'jihad sosmed'  atau 'semut ibrahim' adalah sebuah panggilan nurani, panggilan iman.

Karena Allah, telah menyampaikan dalam Alquran:

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)." (QS. Al-Anfal:60)

Maka, kepada kawan yang memilih dengan jelas untuk menjadi semut ibrahim, saya ucapkan selamat, karena dakwah adalah pekerjaan para nabi dan tak ada yang lebih mulia dari menyeru ke jalan Allah. Karena sosmed, adalah kuda perang kita di zaman ini.

Namun, perlu kiranya kita senantiasa meluruskan niat dan menjaga akhlakul karimah dalam menyampaikan kebenaran dan membantah dusta dengan bantahan yang baik. Jangan sampai justru cara penyampaianmu membuat dakwah islam tercoreng. Jangan sampai kau merasa menjadi lebih baik dan mencela sesama muslim yang tidak menunjukkan keberpihakan sepertimu. Karena bisa jadi, ia telah melakukannya, meski hanya dalam hati. Ia diam, mungkin untuk menjaga dirinya dari sebuah kesalahan berpendapat  berakibat mencoreng citra dakwah itu sendiri. Ia diam, mungkin untuk sebuah kemaslahatan yang lebih besar.

Mereka yang diam itu (di sosmed) belum tentu tidak peduli, bisa jadi ia berjuang dengan cara yang lain. Ia lebih aktif ber amar maruf nahi munkar di dunia nyata, misalnya. Jadi, jika kau memilih jalan jihad sosmed, hargai juga ia yang tak melakukannya. Karena bukankah di dalam Alquran Qs. Attaubah:122, Allah melarang semua orang berangkat  berjihad?  Dan menyisakan sisanya untuk mencari ilmu yang dengannya ia berkarya dengan itu.

Bagimu yang memilih diam, kembali luruskan niat, lihatlah jaaauuh ke dalam lubuk hatimu. Apakah kediamamu karena kau bepegang pada hadits 'Falyakul khoiron auliyasmut, berbicaralah yang baik atau diam' dan untuk menjaga keharmonisan hubungan pertemanan yang sejatinya mereka juga adalah objek dakwahmu. Atau, alasanmu karena takut (takut dicap radikal, takut diunfriend, takut dicemooh, takut kehilangan sumber rizki, takut dibilang intoleran, takut dibilang tak moderat,  dll).

Juga, mengertilah, bertenggang rasalah pada kawan lain yang memilih menjadi semut Ibrahim. Meskipun kau mungkin bosan dan 'gerah'  dengan postingan mereka yang masih seputar isu yang sama. Jangan kau ikut orang-orang yang mengatakan mereka sebagai keterlaluan, lebay, radikal dan intoleran. Bahkan sampai kau pertanyakan, 'memangnya ada jihad sosmed? Lalu syahidnya gimana? Ketika habis
kuota?' Sebagaimana diammu, mereka juga berhak untuk bersuara.

Jadi, usahlah kalian yang bersuara dan yang diam saling serang. Serahkan pada Allah, Ia Maha Melihat upaya setiap hamba. Bukankah Allah telah berfirman:

"Katakanlah (Muhammad) Setiap orang beramal sesuai dengan keadaannya masing-masing. Maka Tuhanmu lebih  mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. (Qs. Al-Isro: 84)

Dan, bagimu, duhai manusia yang mengaku muslim, namun kau justru menjadi duri dalam daging di tubuh umat ini. Bagian dari kami, namun menusuk dan menyakiti hati.

Aku berduka untukmu dengan sedalam-dalamnya. Aku prihatin dengan segala sikapmu. Kau yang dengan lantang dan gagah berani menghina ulama, mencerca para pembela firman Tuhanmu, meneriaki mereka dengan segala umpatan, makian dan tuduhan keji, tapi pada saat yang sama begitu cinta  dan membela pada orang yang sudah jelas menistakan agamamu. Padahal sudah sedemikian jelas dan terang benderang  apa yang ia katakan dan apa yang ia lakukan.  Summum, bukmun, umyun, itukah dirimu? Sejatinya dirimu lebih berbahaya dari mereka yang diam!

Semut Ibrahim, bergerak atas dasar wahyu Ilahi. Mereka yang diam. Bersikap atas dasar hadits Rosulullah tercinta. Dan kau,  atas dasar apa kau berani menghina ulama, mencerca pembela Alquran, menuduh mereka dengan tuduhan keji dan gagah berani membela penista. Atas dasar apa? Carilah, adakah dalam kitab dan sunnah Rosulmu sesuatu yang bisa kau jadikan hujjah atas semua tindakanmu itu?

Astaghfirullahaladzhiim... bertaubatlah saudaraku. Selama masih ada waktu. Sebelum saat itu tiba, ketika kau terbaring tak berdaya. Terbelalak penuh sesal menatap ke atas tersebab Izroil memutar video perbuatanmu selama di dunia. Saat itulah kau baru menyadari, bahwa posisimu sudah tergambar dalam Alquran.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka [berita-berita Muhammad], karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu... (QS. Al-Mumtahanah [60] : 1).

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (QS. An-Nisa: 138)

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam. (Qs. AnNisa:140)

Qs4:145.
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. (QS. AnNisa :145)

Tidakkah kalian merasa takut atas ancaman Allah itu, wahai saudaraku?

Dan untukmu, saudaraku sebangsa dan setanah air yang begitu gegap gempita bicara kebhinekaan dan toleransi seolah apa yang kami lakukan bertentangan dengan itu. Negeri kita adalah negeri dengan mayoritas muslim. Sudah berpuluh-puluh tahun kita hidup tenang berdampingan meski berbeda suku bangsa, bahasa dan agama. Bukan begitu? Jadi, mohon untuk bijaklah dalam bersikap dan menilai. Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

Pun kepada anda, kawan non muslim, mengapa kalian harus baper, bersedih dan mempertanyakan ketika muslim menyebut kalian kafir? Ini keyakinan kami. Sama dengan keyakinan sebagian dari kalian yang menyebut kami sebagai domba-domba yang tersesat. Jadi, mari kita pegang teguh keyakinan masing-masing dan tidak saling mencampuri.

Urusan kami hari ini, adalah dengan seseorang bermulut jamban. Kami melihat dan meminta pertanggungjawaban PERBUATANnya. Meski ia adalah salah satu dari kalian, dan dari salah satu etnis yang ada di negeri ini, kami tak memukul rata bahwa kalian seperti itu juga. Sekali kali TIDAK. Kami menyadari akan ada saja oknum yang jahat pada setiap agama pada setiap  ras  dan suku. Sama halnya ketika ada oknum yang mengaku/beridentitas muslim melakukan hal-hal keji yang sejatinya TIDAK DIAJARKAN dalam Islam. Maka, bijaklah dalam menilai.

Wahai kalian yang meneriakkan HAM, kebhinnekaan dan toleransi, jika kalian mau jujur melihat, seringkali kami yang mayoritas ini, yang sudah sedemikian besar toleransinya justru terintimidasi sedemikian rupa.

Saat kalian damai berdampingan dengan kami, atau saat ada muslim yang tersakiti akibat diskriminasi minoritas, media diam, kalian diam. Lihatlah larangan menggunakan jilbab bagi karyawan muslim di Bali, ini hanya satu contoh kecil. Bahkan saat ada oknum yang melakukan pembakaran masjid di Tolikara lihatlah bagaimana sejatinya kalian semua bungkam.

Namun, saat ada kasus bom Samarinda, kalian semua berteriak seolah kami begitu keji dan tidak peduli.  Padahal pada saat yang bersamaan kami semua mengecam dan mengutuknya. Sebagian dari kami juga menggalang dana bagi korban. Namun, tetap saja kalian gaungkan itu jargon kebhinekaan dan toleransi seolah kami buta akan hal ini.

Jangan ajari kami toleransi. Jangan ajari kami kebhinnekaan. Karena itu adalah urat nadi agama kami. Islam tak pernah membeda-bedakan manusia atas bentuk fisik, kami mulia karena iman. Dalam Islam, seorang budak hitam memiliki kedudukan mulia karena imannya.

Tinta emas sejarah sudah mencatat,  semua manusia yang berbeda bangsa dan agama hidup tenang dan dilindungi dalam masa kekhalifan Islam selama berabad-abad. Madinah adalah contoh nyata kebhinekaan, saat Muslim, Yahudi dan Nasrani hidup tenang berdampingan.

Tengoklah sejarah penaklukan Islam di seluruh dunia, tak ada kekerasan, Islam melindungi rumah ibadah dan juga keselamatan pemeluknya tak ada yang dirusak dan disakiti. Islam menghargai kebhinekaan dan sangat toleran. Ini fakta, catat.

Dan lihatlah hal yang berkebalikan,  peristiwa Andalusia, bagaimana muslim dibantai dan dipaksa pindah agama saat kekhalifahan Islam direbut oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabela. Atau saat tentara Mongol membantai kaum muslim dengan begitu keji, sampai mereka membuat tumpukan menggunung dari potongan kepala umat muslim. Siapa pelakunya?  Jelas BUKAN muslim!

Di masa kini, tengoklah saat umat muslim menjadi minoritas di berbagai belahan dunia, di Myanmar, Kashmir, Moro, Patani, mereka menderita, bahkan dibantai!

See?

Masih ingin berteriak soal kebhinekaan dan toleransi dan mengecam seolah kami buta akan hal itu? Bercerminlah!

Allahul musta'an.

Allah... saksikan, sudah kusampaikan.

-Seorang Ibu yang memilih menjadi semut Ibrahim-