Rabu, 04 Januari 2017

Ma'rifat Kepada Allah, Puncak Kebesaran Nikmat

📢 Ust. Basuki Abdurrahman
🏡 Masjid Muad bin Jabal,  05012017
📝 @ArtieTeja

Al-Hikam Ibnu Atha'illah (8)
🔰Ma'rifat Kepada Allah Berati Menemukan Puncak Kebesaran Nikmat🔰

🍃Jangan sekali-kali engkau ragu dengan janji Allah yang telah dijanjikan oleh Allah, sedang waktu sudah nyata (akan datang),  akan tetapi belum datang...

☀QS. Al-hujuraat: 49
Sesungguhnya orang yang beriman adalah orang yang percaya kepada Allah dan Rasul dan orang yang tidak ragu-ragu...

🍂Apabila Dia membukakan untukmu satu perspektif daripada pengenalan (yakni al-ma'rifat),  janganlah engkau menghiraukan fakta yang amalmu masih sedikit,  kerana tiadalah Dia membukakannya untukmu melainkan kerana Dia ingin memperkenalkan diriNya kepadamu.
🍂Apakah tiada engkau mengetahui bahwa pengenalan itu adalah pemberian-Nya kepadamu,  sedangkan segala amalmu itu adalah hadiahmu kepadaNya?  Di manakah (nilai)  hadiahmu kepadaNya jika dibandingkan dengan pemberianNya kepadamu?
🍂Apabila dirinya telah dibukakan pintu ma'rifat

♦Orang yang dekat dengan Allah adalah orang yang kekurangan,  bisa juga orang kaya raya yang dermawan tetapi jangan jadikan itu sebagai iri dengki.
♦Mengenal Allah bukan karena banyak sedikirnya amal/sedekah tetapi dari keikhlasannya.

🌀Barangsiapa mengenali dirinya maka dia mengenali Allah. Barangsiapa mengenal Allah maka hilanglah nafsunya.
🌀Tunggal karep kalian karepipun Gusti Allah.

🌸Tingkatan niat
Cinta (tidak berat dalam melakukannya)

Syukur

Kebutuhan

Wajib

Beban

👇Bagaimana cara mengenali Allah? 
1. Kenalilah diri kita sendiri,  sebagaimaba Allah mengenalkan diri kita kepada kita,  karena Allah lebih mengenal kita daripada kita mengenal diri kita sendiri.
2. Kenalilah Allah,  sebagaimana Allah mengenalkan diriNya kepada kita,  karena Allah lebih mengenal diriNya daripada kita mengenal Allah.

🌷Jangan kau serahlan urusanku pada diriku sendiri (serahkanlah urusan kepada Allah).

☀QS. An-Nas ⏩ Allah mengenalkan diriNya sebagai RobbNya (Tuhan) manusia,  Raja manusia, dan sesembahan manusia.

💟Agar apa yang kita harapakan tercapai kenalilah Allah untuk mendapatkan cintaNya.
💟Untuk mendapatkan cinta Allah maka cintai apa yang Allah cintai dan bencilah apa yang Allah benci.
💟Allah bersama kepada orang-orang yang sabar.

🔶Sikap terhadap diri:
🔸Saya tahu bahwa saya tahu (yang paling baik), maka bersamalah.
🔸Saya tahu bahwa saya tidak tahu,  bertanyalah/bimbinglah.
🔸Saya tidak tahu bahwa saya tahu,  ingatkanlah/berikan nasihat.
🔸Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu,  maka jauhilah (yang paling buruk).

🔷Sikap terhadap orang lain:
🔹Saya tahu diri saya dan orang lain tahu saya,  terbuka/bersahabat, bersyukurlah jadikan sahabat.
🔹Saya tahu diri saya tetapi orang lain tidak tahu saya,  tertutup.
🔹Saya tidak tahu diri saya tetapi orang lain tahu saya,  terlena.
🔹Saya tidak tahu diri saya dan orang lain tidak tahu diri saya,  misterius.

⭐Ma'rifat kepada Allah adalah mengenal atau melihat kepada Allah dengan penglihatan hati,  tidak dengan penglihatan mata (QS.  6:103, 7:143, 32:17, 75:22-23)
⭐Ma'rifat itu hak Allah,  bukan amalan kita yang membukakan pintu ma'rifat hati kita kepada Allah,  tetapi Allah sendiri yang mengenalkan DiriNya kepada kita (20:14)
⭐Sikap,  tindakan dan amal shaleh itu hanyalag sebagai tanda bahwa dirimu adalah hambaNya,  itu merupakan kewajiban.

👇Allah tidak dapat dicapai oleh pandangan mata manusia:
HQR.  Al-Hakim yang bersumber dari Ibnu Abbas r. a, hlm 175
QS.  Al-An'aam:103

🔻Dzikir pikiran hasilnya memahami bahasa Allah,  contoh: musibah, gempa,  dll.  Semua pasti ada hikmahnya.
🔻Dzikir hati hasilnya merasakan kehadiran Allah.
🔻Dzikir lisaniyah hasilnya hati dan pikiran tentram.
🔻Dzikir amaliyah hasilnya menampakkan akhlaqul karimah.

🌀Kisah Nabi Musa ingin melihat Allah (QS. Al-A'raaf:143)
Para musaffirin ada yang mengartikan yang nampak oleh gunung itu ialah kebesaran dan kekuasaan Allah,  dan ada pula yang menafsirkan bahwa yang nampak itu hanyalah cahaya allah.  Bagaimanapun kiga nampaknya Tuhan itu bukanlah nampak makhluk,  hanyalah nampak yang sesuai sifat-sifat Tuhan yang tidak dapat diukur dengan ukuran manusia.

RU'YATULLAH
📌Ru'yatullah (memandang allah) adalah ni'mat nurani yang tertinggi dan sempurna. 📌Manusia dapat menikmati dan mencapainya kelak di dalam surga,  perkampungan yang mulia dan diridhai Allah SWT.
📌Memandang Allah kelak di akhirat adalah haq dan benar bagi hamba-hamba Allah yang diridhai Allah SWT (10:26).
📌Ru'yah itulah yang lebih tepat dituju oleh:
1. QS.  As-Sajdah:17
2. Hadist Qudsi,  Allah berfirman: Aku telah sediakan untuk hamba-hambaKu yang shaleh  nikmat dan kesenangan yang tidak pernah terlihat oleh pandangan mata...

💐Melihat Allah (QS Yunus:26)
💐Rasulullah SAW bersabda, bahwa ada salah satu golongan yang pada hari kiamat kelak tidak akan diajak bicara oleh allag,  tidak akan disucikan atau tidak akan dihapus dosa-dosanya,  dan bagi mereka siksaan yang pedih yaitu golongan yang mencalonkan menjadi pemimpin karena hartanya (melakukan suap).
💐Allah tidak akan berkata dan tidak akan melihat pendusta (QS.  Ali-Imran:77).

💦Aidh Al-Qarni (penulis La-Tahzan)
Kenyamanan TUBUH karena sedikit makan.
Kenyamanan JIWA karena sedikit dosa.
Kenyamanan HATI karena sedikit keinginan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar