Senin, 05 Desember 2016

Mendekat Kepada Yang Maha Dekat

📣Ust.Syatori Abdurrauf
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💙Mendekat Kepada Yang Maha Dekat💙

🔻QS.Al-Baqarah:186
🔽Allah itu sangat dekat dengan kita.
🔽"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka..."
🔽Yang semestinya kita lakukan adalah mendekat kepada Allah.
🔽Hukum kehidupan menyatakan kita akan terpanggil dengan yang dekat dengan kita.

🔶Cara kita agar dekat dengan Allah:
🔸Melakukan apa yang bisa kita lakukan, niscaya Allah melakukan untuk kita apa yang tidak bisa kita lakukan.
🔸Melakukan apa yang Allah perintahkan.
🔸Tidak sebatas melakukan yang Allah perintahkan, tetapi melakukan dengan dan karena Iman.

⏩Meskipun manusia serba bisa pasti ada sesuatu yang dia tidak bisa, karena itu harus ada saling melengkapi.
⏩Yang mampu menghandle ketidakbisaan kita hanyalah Allah SWT.
⏩Kita selalu butuh bantuan Allah, yang bisa menjaga kita adalah Allah. Yang mampu menjaga anak-anak kita hanyalah Allah. Tetapi Allah menjaga kita dengan cara kita melakukan apa yang Allah perintahkan.

🔒Melakukan sesuatu yang Allah perintahkan itu tidak cukup dalam waktu 24jam, lantas kenapa kita masih sempat-sempatnya melakukan hal-hal yang Allah tidak perintahkan.
🔒Allah akan melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan jika kita lakukan segala sesuatu dengan dasar Iman.

🔅Salah satu amal besar Jend.Sudirman yaitu "melanggengkan wudhu" (menjaga wudhu karena Iman kepada Allah). Beliau melakukan apa yang bisa beliau lakukan untuk dekat kepada Allah. Sampai pada akhirnya ada prajuritnya yang berkhianat dan Belanda mendatangi beliau tetapi Belanda sempat tidak percaya dengan beliau bahkan Belanda merasa dipermainkan oleh si pengkhianat dan Belanda menembak si pengkhianat di depan Jend.Sudirman, siapa yang mampu melakukan itu kalau bukan Allah SWT.

☑ Barangsiapa yang melazimkan Istighfar, maka Allah menjadikan untuknya dari setiap kegelisahan, kebingungan (hal-hal buruk) Allah akan jadikan keceriaan, kemudahan (hal-hal baik) untuknya. Setiap kesempitan Allah berikan jalan kemudahan dan Allah berikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

🌟Lakukan segalanya berlandaskan Iman kita kepada Allah karena Allah yang membolak-balikan hati manusia.

🌠Kuasa Allah yang terjadi pada 212, kalau bukan karena Allah yang menggerakkan, semua tidak akan terjadi. MasyaAllah.
🌠212 adalah anugerah Allah 'melakukan' apa yang tidak bisa dilakukan manusia.

🔺Apa wujud dari melakukan segala sesuatu dengan dasar Iman, yaitu: melakukan apapun semata-mata karena ta'dhim, ikhlas dan ridho kepada Allah SWT.
🔼Ta'dhim yaitu beramal semata-mata karena "ta'abbud" kepada Allah (Menghamba kepada Allah, dengan melakukan kebaikan dan menjalankan perintahNya). Fokus kita lebih kepada amal bukan hasil, urusan hasil itu adalah kuasa Allah.
🔼Ikhlas adalah mengharap balasan akhirat. Sangat mungkin Allah memberi balasan kepada kita di dunia.
Exp: ketika kita sudah sholat dhuha dan dapat rezeki, mana yang lebih membuat kita senang (sholat dhuha atau rezeki), senanglah karena rezeki ini sebagai tanda Allah berkenan menerima amal saya (fahami rezeki itu sebagai tanda).
🔼Ridho adalah menerima dengan penuh syukur segala akibat pahit dari semua amal baik. Karena tidak semua amal baik berbuah manis. Kesempatan untuk bisa ridho hanya ketika amal baik kita berbalas keburukan (pahit). Maka bersyukurlah ketika masih ada yang berbuat buruk kepada kita.

Ketika kita ikhtiar dan hasilnya gagal apakah kita kecewa❓ Ketika kecewa berati apa yang kita lakukan belum berdasarkan Iman.

🔆Jadikan segala sesuatu sebagai ladang beramal baik kita dengan melakukan berdasarkan Iman🔆

Tidak ada komentar:

Posting Komentar