Kamis, 02 Februari 2017

Peran Pembelajaran Bagi Pengembangan Sosial Emosional Anak


Peran Pembelajaran Bagi Pengembangan Sosial Emosional Anak
@ArtieTeja-MotiVaMoms

Sosial Emosinal sangat penting bagi anak, bagi pembentukan karakter dan kepribadian anak. Lantas bagimana jika kita sebagai orangtua tidak memahami sosial emosional anak❓Dalam artikel ini akan membahas bagaimana peran pembelajaran untuk meningkatkan sosial emosional anak, agar kita sebagai orantua mampu memahami bagaimana sisoa emosional anak-anak kita.

Perkembangan sosial emosional adalah perkembangan perilaku anak dalam pengendalian dan penyesuaian diri dengan aturan-aturan masyarakat dimana anak itu berada. Perkembangan sosial emosional anak bukan hanya sekedar hasil kematangan tetapi sebagian besar merupakan hasil belajar.

Sasaran dari pembelajaran dalam dimensi pengembangan sosial emosional anak ditujukan pada hasil belajar yang meliputi: 🔹mampu melakukan hubungan dengan orang lain, 🔹terbiasa untuk bersikap sopan-santun, 🔹mampu mematuhi peraturan dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, dan 🔹mampu menunjukkan reaksi emosi yang wajar.

Sasaran pengembangan sosial emosional dapat juga dibagi menjadi 2 yaitu arah pembelajaran sosio anak dan arah pembelajaran emosi anak.

Arah pembelajaran sosio anak meliputi: membantu pencapaian kematangan dalam hubungan sosial, membantu kemampuan menyesuaikan diri dengan norma-norma kelompok/tradisi/moral (agama), dan membantu kemampuan dalam memperluas hubungan anak dengan masyarakat (mulai dari teman sebaya hingga yang lebih luas).

👉Bermula dari EGOSENTRIS (sikap mementingkan diri sendiri)⏩SOSIOSENTRIS (kooperatif atau kerja sama).

Arah pembelajaran emosi anak meliputi: membantu perolehan kemampuan mengendalikan diri atau mengontrol ekpresi emosi, membantu mengenali emosi diri sendiri, membantu kemampuan memotivasi diri, membantu mengenali emosi orang lain, dan membantu kemampuan membina hubungan dengan orang lain.

👉Bermula LABIL (tidak terkontrol, meledak-ledak)⏩STABIL (terkontrol/terkendali, kecerdasan emosi).

Cara anak mendapatkan pengalaman sosial emosional dapat melalui banyak hal seperti anak belajar dari anak lain dan juga dari pendidik sehingga keterampilan-keterampilan sosial emosional berkembang. Anak akan belajar dari siapapun yang kontak dengan dirinya, baik dengan teman sebaya, orangtua, maupun gurunya.

Terdapat tiga cara dasar belajar yang biasa digunakan anak dalam menyerap dan menginternalisasikan emosi dalam dirinya, yaitu:
🍂 Trial & Eror, yaitu belajar dengan cara coba-ralat.
🍂 Imitasi, yaitu proses belajar anak dengan cara meniru dari lingkungan.
🍂 Conditioning, yaitu proses belajar anak dengan cara mengkondisikan reaksi-reaksi emosi tertentu dalam dirinya.

Lantas bagaimana cara dalam membantu pengembangan sosial emosional anak❓
Caranya melalui pengendalian emosi (emotional control) yang menitik beratkan pada penekanan reaksi yang tampak terhadap rangsanagan yang menimbulkan emosi. Dalam pengendalian emosi sangat dibutuhkan bantuan baik dalam bentuk pembimbingan dan pembelajaran cara-cara menangani (menilai) rangsangan yang dapat membangkitkan emosi seta cara-cara mengatasi reaksi-reaksi yang biasanya menyertai emosinya itu.

Bagaimana caranya agar bantuan tersebut dapat berjalan efektif❓
1. Kita gunakan prinsip-prinsip keseharian, yaitu:
🍃Memberi keteladanan
🍃Mengingatkan dan menunjukkan keterampilan yang baru dipelajari
🍃Paraphrasing (mengingatkan kembali dengan kalimat sendiri/mengulang apa yang diucapkan orang lain)
2. Teknik-teknik bertanya, yaitu:
🍁Mengajukan pertanyaan terbuka
🍁Dua pertanyaan beruntun dimana aturannya sederhana, yaitu ikuti satu pertanyaan dengan pertanyaan yang lain
🍁Teknik colombo, aspek pentingnya yaitu sikap bersahabat.
3. Kiat-kiat jangka panjang, yaitu:
🌼Kesabaran dan kegigihan, semakin sering sesuatu diajarkan pada waktu berbeda dan dari perspektif berbeda semakin besar kemungkinan untuk diserap
🌼Keluwesan dan kreativitas adalah mengajarkan dan mengasuh anak dengan kecerdasan emosional
🌼Penyesuaian dengan perkembangan, yaitu memberikan rangsangan visual-verbal-afektif-fisik, dan memberikan latihan bersosialisasi dan berkomunikasi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar