Senin, 27 Februari 2017

Bijak Menghadapi Segala Keadaan

📢 Ust. Syatori Abdurrauf
🏡 Masjid Muadz bin Jabal, 280217
📝 @ArtieTeja

🌷Bijak Menghadapi Segala Keadaan🌷

👉Hidup bersahabat dengan sikap bijak.
👉Mengapa kita harus bersahabat dengan sikap bijak❓ Karena sikap bijak adalah amanah kehidupan,  amanah Allah SWT ⏩ Lewat doa Nabi Ibrahim dalam QS. As-Syuuraa:83 "Robbihabli qhukman wa aqhiknii bi shalihin" ⏩ "Wahai Robbku karuniakanlah untukku hikmah dan pertemukanlah aku dengan orang-orang yang sholeh"

♥Sikap bijak adalah sikap hidup yang akan menjadikab apapun sebagai hamparan kebaikan.
♥Waktu senang saya bahagia,  waktu susah saya lebih bahagia.

🔶QS Al-Baqarah: 269
🔸"Allah memberikan hikmah kepada siapa saja yang dikehendakiNya.  Dan barang siapa yang memperoleh hikmah,  maka sungguh ia memperoleh kebaikan yang banyak".
🔸Allah berikan langsung tanpa perantara.
🔸Hanya mereka yang dikehendaki oleh Allah yang akan mendapatkan hikmah/sikap bijak.
🔸Tugas kita adalah menjadi orang yang dikehendaki oleh Allah SWT.
🔸Ketika sudah mendapat hikmah apapun akan menjadi kebaikan.

Dari mana datangnya bijak❓
Dari mata turun ke hati yang sudah didekap jiwa.

🍁Qolbu secara bahasa artinya bolak-balik.
🍁Qolbu/hati bisa bolak-balik karena tidak ada pengikat.
🍁Dibutuhkan jiwa agar hati tidak bebas terbolak-balik.
🍁Jika tidak diikat oleh jiwa maka kita akan mudah berperasaan marah,  tidak suka,  nafsu, dan berprasangka buruk.

Bagaimana jiwa bisa mendekap hati❓
♦QS. Fushshilat: 30
🔻Sesungguhnya orang-orang yang berkata,  apa yang ia katakan Rabb kami adalah Allah kemudian mereka istiqomah (istiqamah dengan kata-katanya).
🔻Istiqamah hanya akan terwujud manakala jiwa kita:
1. Tidak mau lepas dengan Allah SWT (apapun tindakannya tidak akan terlepas dari perintah dan laranganNya).
2. Rindu akhirat (Rindu bertemu Allah SWT ⏩ QS. Al-Qiyamah).
3. Tidak betah dengan segala yang hanya punya nilai dunia sehingga meninggalkan dunia itu berat.
🔻Siapa yang mengatakan Rabb kami adalah Allah❓Ia adalah jiwa.
🔻Kenapa hanya jiwa yang bisa mengatakan❓Karena perjanjian antara jiwa dan Allah ketika masih di dalam ruh, "Ya kami semua bersaksi Engkaulah satu-satunya Rabb kami".

🔷Jika hati sudah tergenggam oleh jiwa (istiqamah) maka akan turun pada mereka malaikat yang berkata:
🔹Jangan kalian takut.
🔹Jangan kalian sedih.
🔹Berbahagialah dengan surga yang telah dijanjikan Allah.

🌼Ketika kalimat Allah atau kalimat thoyibah di ucapkan sepenuh jiwa jika di dengar oleh orang beriman akan menggetarkan,  jika di dengar oleh orang kafir/orang munafik maka akan menggentarkan.
🌼Lakukan sepenuh jiwa jangan hanya sepenuh hati ataupun sepenuh akal.

☑Perasaan hati induknya ada 3 (mengelola 3 perasaan):
1. Takut/cemas/khawatir (Al khauf).
2. Sedih/susah (Al quznu).
3. Bahagia (Al busra). Bahagia lahir lebih dulu dari cinta ⏩ Tidak akan mungkin ada cinta tanpa ada bahagia.

Bagaimana cara mengelolanya❓
🍂Cukuplah dengan kita mengelola 3 perasaan tersebut karena Allah SWT (urusan akhirat).
🍂Jangan kalian takut dengan urusan dunia.
🍂Jangan kalian sedih karena urusan dunia.
🍂Jika kita takut dan sedih karena urusan dunia maka hati menjadi lebih kuat dari jiwa yang menyebabkan hati bolak-balik dan jauh dari nilai akhirat.
🍂Orang yang takut dan sedih karena dunia mereka sedang mengikhtiarkan jiwanya melemah.
🍂Wa absiruu b jannah ⏩ Berbahagialah dengan surga yang sudah Allah janjikan ⏩ Jandikan segala yang kita lakukan bernilai kebaikan dan ibadah untuk menggapai surgaNya.

🌀Cikal bakal sikap bijak:
💙Kemampuan kita mengelola 3 perasaan tersebut membuat kita sabat dan tiqqah yang menjadikan IMAN kita kuat dan selalu tertuju pada akhirat.
💙Lebih tertarik kepada akhirat daripada kepada dunia.
💙Kalaupun tertarik pada dunia pastilah dunia itu memiliki ketertarikan kepada nilai akhirat.

🍃Dengan menjaga istiqamah kita sedang ikhtiar menjadikan jiwa yang kuat untuk mendekap hati.
🍃Orang akan sempurna bijaknya kalau sempurna ilmunya.
🍃Sikap bijak hanya akan dimiliki oleh orang yang lebih tertarik kepada akhirat daripada kepada dunia.
🍃Kenapa lebih tertarik kepada dunia❓karena merasa tidak memiliki yang lebih indah dan lebih menarik ⏩Dia tidak percaya dan yakin bahwa Allah sudah menyediakan surga untuknya.
🍃Percayakah kalau Allah sudah menyedikan surga untuk hamba-hambaNya,  yakinlah.. Allah sudah menyediakan satu surga untuk hambaNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar