Selasa, 22 Juli 2014

CHSI-Asma Nadia

Saat rumah tangga dalam prahara
Saat ujian demi ujian-Nya Menguncang jiwa
Kemana seorang istri harus mencari
kekuatan agar hati terus bertasbih ?

Telah kutinggal cemburu di sudut kamar gelap
Telah kuhanyutkan duka
pada sungai kecil yang mengalir dari mataku

Telah kukabarkan lewat angin gerimis
tentang segala catatan hati yang terhampar di tiap jengkal sajadah
dalam tahajud dan sujud panjangku
 

(Catatan Hati Seorang Istri-Asma Nadia)

Selasa, 27 Mei 2014

Didiklah anakmu..

Di antara masalah yg hampir menjadi kesepakatan ahli pendidikan adalah: jika anak diperlakukan oleh kedua orang tuanya dg perlakuan kejam, dididik dg pukulan yg keras dan cemoohan pedas, serta diliputi dg penghinaan dan ejekan, maka yg akan timbul adalah reaksi negatif yg tampak pd perilaku dan akhlak anak. Rasa takut serta cemas akan tampak menggejala pd tindakan-tindakan anak. Bahkan lebih tragis lagi, terkadang mengakibatkan anak berani membunuh kedua orang tuanya atau meninggalkan rumahnya demi menyelamatkan diri dari kekejaman, kezaliman, dan perlakuan yg menyakitkan.

Jadi tidak aneh jika anak itu menjadi penjahat di masyarakat, menjadi anak yg nakal dan menyimpang. Dan tdk aneh pula jika anak itu akan tumbuh besar dlm suasana timpang dan tdk bermoral.
Naudzubillahi min dzalik..

Islam telah memerintahkan kpd setia orang yg mempunyai tanggung jwb untuk mengarahkan dan mendidik, terutama bpk-bpk dan ibu-ibu untuk memiliki akhlak luhur, sikap lemah lembut dan perilaku kasih sayang. Sehingga anak akan tumbuh secara istiqamah, terdidik untuk berani dan berdiri sendiri..Subhanallah..

Pengingat...Mengingatkan...

Ibnu qudamah rahimahullah berkata..
Kaum salaf terdahulu..
Merasa senang bila ada yang mengingatkan kesalahan mereka..

Sedangkan kita di zaman ini..
Yang paling kita benci adalah orang yang mengingatkan kesalahan kita..

Ini adalah tanda lemahnya iman..

(Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 147)..

Itulah fenomena zaman..
Kritikan yang membangun dianggap mencari cari kesalahan..
Bahkan dianggap pemecah belah..
Seakan orang bebas melakukan apa yang ia pandang baik..
Padahal kebaikan adalah yang dipandang oleh syariat..

Seorang yang ikhlas..
Lebih mementingkan kebenaran dari harga diri..
Karena kebenaran adalah barang cariannya..

Seorang yang berjiwa taslim..
Segera rujuk dari kesalahannya..
Ia menerima kritikan dengan jiwa yang lapang..
Dadanya tidak merasa panas menerimanya..
Bahkan medo'akan orang yang mengingatkan kesalahannya..

Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan kesalahanku..

Namun itu berat..
Kecuali untuk yang berjiwa besar..
(Copas bilik ODOJ LOVERS2)

IBU

Ibu merupakan sumber kasih sayang, kelembutan, pengayoman, perlindungan, dan cinta tanpa batas. Ibu adalah pengetahuan yg mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati adalah meraih cinta Ilahi. Cinta-Nya adalah penjamin keamanan dan keselamatan ukhrawi. (Kutipan: Ya Allah, Sayangilah Ibuku-Dr.Abad Badruzaman)
 
Perbincangan tentang Ibu adalah perbincangan tentang seorang pejuang tangguh, tulus, dan pantang menyerah. Obrolan tentang Ibu adalah obrolan tentang kasih sayang, kelembutan, ketelatenan, ketulusan, dan keteduhan yang menyenangkan. Pembahasan tentang Ibu adalah pembahasan tentang cinta paling sejati, teman paling jujur, mitra paling setia yang senantiasa mengalirkan nasihat, wejangan, dan petuah paling berharga. Percaturan tentang Ibu adalah percaturan tentang sosok yang amat diwajibkan untuk dihormati, diperlakukan dengan baik, serta diberi bakti dan pengabdian paling tulus.

Subhanallah...Ketika kita sudah menjadi seorang Ibu sudah seharusnya kita semakin bijak, semakin mampu menghormati, sudah saatnya kita yang menjaganya...Kelak ketika kita tua kita juga ingin diperlakukan dengan baik oleh anak-anak kita.

Tidak sakitkah hati kita ketika melihat Ibu kita bersedih..Tidak telukakah hati kita ketika melihat orang yg sudah bejuang mati-matian untuk menjadikan kita seperti saat ini dan kita belum bisa membalas apapun malah sebaliknya kita melukai hatinya..

Ya Allah..tuntun selalu kami untuk bisa menjaganya seperti beliau menjaga kami dulu...bimbing kami untuk terus membahagiakan beliau...ingatkan kami ketika tidak sengaja kami melukainya, menyakitinya, dan membuatnya meneteskan air mata karena kesalahan kami..Aamiin Ya Robb..

La Tahzan for Women

Merenungkan pelajaran dari perjalanan hidup Rasulullah. Bahwa Islam tidak dimulai dg kemenangan, akan tetapi dengan tarbiyah dan ujian. Harus siap menghadapi kesulitan. Melatih diri untuk tdk putus asa selamanya, karena tujuan kita yg paling besar adalah taat kepada Allah SWT. Kemenangan yg paling agung adalah meraih surga. Selain dari itu adalah kehinaan. Bersabar, instrospeksi diri, dan yakin..Kemenangan Allah sudah dekat dengan izin-Nya..

Sabtu, 19 April 2014

Alhamdulillah....Tesis sudah terlewati...



ABSTRAK
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN MY COSTUME UNTUK MENSTIMULASI KECERDASAN VISUAL-SPASIAL PADA ANAK USIA DINI AUTIS

          DHIARTI, Tesis pengembangan Alat Permainan My Costume untuk Menstimulasi Kecerdasan Visual-Spasial pada Anak Usia Dini Autis. Pendidikan Guru Raudlatul Athfal, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan produk permainan My Costume, menguji cobakan dan menganalisis kelayakan  produk untuk menstimulasi kecerdasan visual-spasial pada anak usia dini autis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan penelitian pendidikan terutama bidang pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D). Pengumpulan data  dilakukan dengan validasi yaitu validasi ahli media, ahli materi, dan pengguna. Pengumpulan data menggunakan instrumen penilaian terhadap produk dalam bentuk kuantitatif serta data tambahan dengan metode wawancara. Setelah data didapatkan, selanjutnya dianalisa dengan konversi data kuantitatif ke data kualitatif, yang prosesnya bermuara pengambilan kesimpulan.
Pengembangan produk permainan My Costume didasari dari konsep pembuatan baju, dengan pengertian permainan My Costume memuat materi-materi visual-spasial dengan konsep pembuatan baju yaitu pola, warna, dan menjahit serta reward yang berhubungan dengan visual-spasial. Permainan My Costume memberikan stimulasi visual-spasial melalui bentuk permainannya yang membutuhkan kemampuan imajinasi dan kreativitas anak usia dini autis. Meningkatkan pemahaman pre-akademik anak usia dini autis dalam hal mencocokkan, menyelesaikan aktivitas sederhana secara mandiri, identifikasi warna, dan identifikasi bentuk. Pengembangan dilakukan dengan proses planning, design, dan development. Model pengembangan produk My Costume untuk menstimulasi kecerdasan visual-spasial terdiri dari tiga level dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.
Hasil pengembangan My Costume melalui uji coba alpha test, revisi, beta test, dan evaluasi serta pre-test dan post-test perkembangan kemampuan visual-spasial menunjukkan bahwa produk My Costume secara umum layak digunakan sebagai media untuk menstimulasi kecerdasan visual-spasial anak usia dini autis. Hal ini didasari dari skor penilaian alpha test ahli materi 4,6 (sangat baik), alpha test ahli media 4,2 (baik) sedangkan beta test mencapai 4,27 (sangat baik) dan hasil evaluasi akhir 4,06 (baik). Hasil assesment kemampuan visual-spasial pre-test 2,18 (kurang) dan post-test 3,45 (baik). Jadi dapat disimpulkan bahwa produk APE My Costume layak menjadi media pembelajaran visual-spasial anak usia dini autis.

Kata kunci: Alat Permainan My Costume, Kecerdasan Visual-Spasial, Anak Usia Dini Autis

Suami ikut berperan serta bersama istri di dalam pekerjaan-pekerjaan rumah

Meneladani perintah Nabi Saw. Ath-Thabrani dan lainnya meriwayatkan dari Aisyah r.a. bahwa ketika ia ditanya tentang pekerjaan Rasulullah Saw. di dalam rumah, ia menjawab: "Sebagaimana yang dikerjakan oleh salah seorang di antara kamu. Yakni, beliau membuang dan meletakkan sesuatu, membantu pekerjaan keluarganya, memotong daging untuk istri-istrinya, menyapu rumah dan membantu pembantu di dalam pekerjaannya."

Itulah hak-hak terpenting yang diwajibkan Islam kepada masing-masing pasangan suami istri. Itulah hak-hak yang aktual dan adil. Jika masing-masing suami dan istri menerapkannya, maka akan tercipta suasana harmonis, kesepakatan menggantikan perpecahan, kecintaan akan menggantikan kebencian, keluarga akan hidup secara sempurna, bahagia, penuh pengertian, dan ketentraman, sehingga tidak mungkin akan terjadi hal-hal yang dapat mengotori kejernihan keluarga dan hal-hal yang akan mengakibatkan salah seorang dari keduanya menyakiti yang lainnya.

*Alhamdulillah dapat ilmu lagi...Alhamdulillah masih bisa berbagi ilmu...Semoga bermanfaat.