Rabu, 30 November 2016

Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

📣Ust. Basuki Abdurrahman
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

📚Al-Hikam Atha'illah (7)
Keraguan Dalam Menerima Janji Allah

🔳Janganlah engkau menjadi syak mengenai janjinitu ketika tiada terjadi yang dijanjikan, sekalipun ia telah dientukan waktunya, agar tiadalah terjadi dengan demikian itu pengurangan bagi cahaya sarirah-mu (rahsia batin)

🔲Jangan sekali-kali engkau menjadi ragu akan janji Allah yang elah dijanjikan oleh Allah, sedang waktu sudah nyata (akan datang), akan tetapi belum datang.Agar supaya keraguan itu tidak mencermari penglihatan mata hatimudan tidak memadamkan cahaya nuranimu (rahasia batin).

▶Ketika kita ragu-ragu maka ketaatan akan muncul yang pada akhirnya akan melakulan larangan Allah.
▶Karena keraguan akan menutup mata hati kita.
▶Segala sesuatu adalah ketentuan Allah, kesabaran adalah kuncinya.
▶Belajar melihat apa yang tersirat dalam segala kejadian.
▶Jika keinginan kita belum terkabul, sebenarnya Allah kabulkan apa yang Allah kehendaki dan selalu ada hikmah jika kita mampu memahaminya.

Apa yang kita terima selama ini semua adalah permintaan kita❓Tidak, tapi Allah memberikan sesuai dengan kehendak-Nya.

🔈Rezeki Allah sudah diterbarkan tetapi ada faktor manusia yang tidak mau mengambilnya.
🔈Seringkali orang itu ada kebimbangan dalam menjaga ketaatan tapi yakinlah Allah pasti akan memberi.
Maka sebaiknya jangan putus asa dalam berdoa, janji Alla itu nyata.

♦QS.Ali-Imron:194
"Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau ..."

🔏Salah kaprah dalam mendoakan seseorang, yang biasa di ucapkan sbb:
1. Semoga lekas sembuh (lekas??)
2. Semoga cepat dapat momongan (cepat = seakan-akan menyuruh Allah)
3. Semoga Allah memanjangkan umur (memanjangkan umur = memaksa Allah masalah umur)
4. Makanan memperpanjang umur (adakah makanan yang mampu memperpanjang umur?)

☝Hati-hati dengan doa yang memaksa Allah, meminta dipercepat.

♦QS Ali-Imron:145
Sesungguhnya semua yang hidup didunia ini akan mati dan Allah yang menentukan umur manusia.

☝Sandarkan pada Allah, jangan sampai apa yang kita sandarkan pada Allah membuat kita ragu.

♦QS Al-baqarah: 214
Apakah kamu mengira tidak akan di uji sama Allah, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

☝Allah akan melakulan sesuatu yang dikehendakinya.

♦QS. Muhammad: 7
"Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu".

☝Ketika kita menolong agama Allah sebenarnya kita menolong diri kita sendiri.

♦QS. Al-Baqarah: 245
"Siapakah yang mau memberi kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan".

☝Sewaktu ada Yahudi yang menghina QS Al-Baqarah:245 dalam waktu singkat Umar menonjoknya dan si Yahudi melaporkan kepada Nabi Muhammad. Nabi membenarkan tindakan Umar karena kesalahan Yahudi dalam mengatakan hal buruk pada Al-Qur'an.

☝Kisah Nabi Ibrahim ketika Nabi mau dibakar raja Namrut, hewan-hewanpun turut serta membantu memadamkan api hanya saja satu hewan yang tidak membantu yaitu cicak (mengingatkan kita bahwa kita ada di pihak mana dalam membela agama Allah).

◾Nafkah bukan masalah banting tulang, nafkah masalah ketakwaan.
◾Barangsiapa bertakwa kepada Allah akan memberikan rizki yang tak terduga-duga.
◾Mengatur waktu sesuai Al-Qur'an dan sunnah.

♦QS. At-Taubah: 42
Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, paatilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: "Jikalau kami sungguh tentulah kami berangkat bersama-samamu.."

☝Maksudnya mereka akan binasa disebabkan sumpah mereka yang palsu

♦QS. Ali Imron:142
"Apakah kamu mengira bahwa ..."

☝Jihad dapat berati:
▶Berperang untuk menegakkan agama Allah
▶Amar makruf nahi munkar
▶ dll

🌟JANJI ALLAH🌟
👇
♦QS Ath Thalaaq:2-3
🔸Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
🔸Dan (Allah) menberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
🔸Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Senin, 28 November 2016

Parenting Keluarga Psikologi dan Agama

📣Ust. Akhmad Immaduddin, S.Psi,.M.B.A
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💟Parenting Keluarga Psikologi dan Agama💟

👉Ada 17 ayat yang menceritakan dialog orangtua dan anak, justru 14 diantara adalah dialog anak dan bapak.

👍"Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anaknya"

👌Sudah seharusnya bapak menjadi kepala sekolahnya, yang meletakkan pondasi pendidikan.

Bagaimana hasilnya ditentukan oleh pondasinya ⁉

🔶Ibu tugasnya mensukseskan agar tujuan tercapai, apa saja tolak ukurnya:
🔸QS Al-Furqon:74; "Ya Tuhan kami anugerahkan kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"
🔸QS Ali-Imron:38; Ya "Tuhanku berikan aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik"
🔸QS As-Shofat:100; "Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku  seorang anak yang termasuk orang-orang shaleh"

🔷Contoh dari ilmu psikologi, yaitu melihat sesuatu dari sebab-akibat.
🔹Teori nativisme menganggap pengembangan individu sudah ada sejak lahir, anggapan genetik.
🔹Teori naturalisme menganggap bahwa semua anak dilahirkan itu baik, sudah membawa kecerdasan masing-masing. Peran pendidikan adalah menyediakan tempat yang kondusif.
🔹Teori empirisme menganggap "berikan aku seorang bayi akan aku didik seperti apa yang kamu minta", yang paling menentukan adalah pendidikan.
🔹Teori interaksionisme menganggap optimalisasi perkembangan anak, pendidikan disesuaikan dengan perkembangan anak.

✨Kita memiliki contoh yang jauh lebih baik, yaitu contoh yang dikemukakan oleh seorang sahabat yaitu Ali bin Abi Tholib yang berkata "Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup bukan di jamanku".

⏩Harus ada dasar-dasar yang kita ajarkan yaitu Ilmu agama
⏩Sehingga minat dan bakat tidak keluar dari koridor agama.
⏩Imam Malik berkata "Ilmu itu di atas amal, sedangkan akhlak diatas amal"

🌟Membesarakan anak adalah amanah.

🔺Kita sebagai orangtua harus memiliki pegangan dalam mendidik anak, yaitu:
🔼Al-Lukman:13, ilmu tauhid, "Wahai anak-anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah ..."
🔼Al-Lukman:16, setiap  perbuatan seberat biji sawi dan berada dalam batu atau dilangit atau didalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkan balasan.
🔼Al-Lukman:17, agar mendirikan sholat dan suruhlah mengerjakan yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, demikian itu termasuk hal-hal yang wajib.
🔼Al-Lukman:18-19, tidak sombong dan sederhana serta melunakkan suara.

🔻Ali bin Abi Tholib mengelompokkan bagaimana cara kita sbg ortu
🔽Tahap 1 (0-7 th)
Pada tahap pertama ini perlakukan anak sebagai RAJA. Usia prasekolah, kita diharapkan melayani anak dengan sepenuh hati dan tulus, bukan berarti memanjakan. Akan berdampak di kemudian harinya. Ketika mau tidur adalah waktu rileks anak-anak untuk memasukkan nilai-nilai kebaikan atau nasihat.
🔽Tahap 2 (8-14)
Perlakulan anak sebagai TAWANAN. Diperlakukan sangat mulia akan tetapi diberi arahan dan batasan-batasan yang ketat. Usia ini adalah usia yang tepat bagi seorang anak diberikan hak dan kewajiban. Rasulullah mulai menyuruh anak untuk sholat di usia 7 th dan berikan hukuman (pukulan) jika tidak sholat di usia 10th. Usia ini sudah harus diajarkan:
〰Menjaga pergaulan dengan lawan jenis.
〰Mulai ajarkan pendidikan seks sesuai usianya.
〰Membiasakan membaca Al-Qur'an.
〰Ajak anak-anak melakukan pekerjaan rumah.
〰Didiklah sesuai fitrahnya.
〰Kedisiplinan dengan reward dan punishment.
🔽Tahap 3 (15-21)
Perlakukan anak sebagai SAHABAT. Biasanya karena anak-anak umumnya sedang melewati masa predewasa, mereka seolah-olah satu kaki masih di masa remaja dan satu kaki di masa dewasa. Masih labil. Bagaimana cara memperlakukan sebagai sahabat yaitu:
➰Berbicara dari hati ke hati, dan menjelaskan masa perubahan fisik, mental, budaya, lingkungan (Komunikasi).
➰ Memberi ruang lebih. Kebebasan yang bertanggung jawab dan sesuai kaidah-kaidah agama.
➰ Memberikan kepercayaan atau tanggung jawab yang lebih besar. Ajarkan konsekuensi-konsekuensi. Berikan arahan-arahan.
➰ Membekali anak dengan kecakapan hidup (lifeskill).

✨Bekali anak-anak dengan SI (spiritual intelligence), EI (emotional intelligence), dan AQ (adversity quotient). Jangan hanya berbekal IQ (inteligence qoutient).

🌟 Janganlah kita sebagai orangtua lepas dari doa. Karena hanya doa yang akan mampu mengantarkan anak-anak kita sukses, bahagia, selamat dunia dan akhirat.



Sabtu, 26 November 2016

Mendidik Generasi Muslim Militan

📣Ust. Solikhin Abu Izzuddin
📣Ustdzh. Rochma Yulika
🏣Islamic Center Masjid Jogokaryan
📝@ArtieTeja

🔹Mendidik Generasi Muslim Militan🔹

🌟 Part I. Ustdzh. Rochma Yulika

Yang perlu dipersiapkan seorang muslimah sebagai calon Ibu:
1. Persiapan Ruhiyah
🔸Memiliki keimanan yang kokoh.
Ketika sudah tertanam di dalam jiwa segala kesulitan yang merintangi bukanlah masalah. Ibnu Abas RA Nabi SAW beliau bersabda: "Bukakanlah anak-anak kamu yang masih kecil Laa ilaha illallah sebagai kalimat pertama dan ajarkanlah kalimat Laa ilaha illallah kepada mereka menjelang kematiannya" (HR Hakim).
🔸Memperbaiki ibadah
Ibadah adalah kata kunci. Ibadah adalah kekuatan.
🔸Menghiasi dengan akhlak terpuji
Memperbaiki hari ini "Banyak orang yang menangisi masa lalunya dan rindu untuk kembali ke masa-masa itu. Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk memperbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu?" (Syaikh Ali Musthafa Thantawi).

2. Persiapan Tsaqafah
Kalau kita tidak memperbaiki ilmu, hanya akan menjadi mimpi untuk mendapatkan anak yang sholeh/sholehah. Ilmu ada wawasan keislaman, wawasan kehidupan, dll.

3. Persiapan Jasadiyah
Mempunyai anak butuh fisik yang kuat. Melahirkan itu berat, momong anak itu berat kalau fisik tidak di jaga kita tidak akan mampu melakukan apapun.

4. Persiapan Maliyah (biaya)
🔸Menjadi ibu, guru, dan sahabat bagi anak-anak kita.
🔸Anak adalah karunia-Nya, wajiblah kita untuk menjaga amanah-Nya.
🔸Jadikan hidupnya indah penuh warna, pancaran wajahnya bagaikan surga dunia dan masa depanmu ada di tanganya.
🔸Jadilah orangtua yang mampu menjadi sahabat untuk anak-anak.
🔸Jadikan lingkungan rumah menjadi pesantren untuk anak-anak. Terapkan pola Islami di lingkungan rumah.
🔸Lindungi anak-anak kita dengan doa.
🔸Pentingnya Al-Qur'an dalam membentuk jiwa anak. Dengan kekuatan Al-Qur'an dan kasih sayang orangtua
🔸Mulai dari diri kit. Butuh ilmu kala mendidik mereka dan butuh keshalihan kita karena keteladanan adalah kuncinya. Keteladanan adalah pendidikan sepanjang masa.

🔖Ajarkan anak untuk memiliki cita-cita yang Islami.
🔖Kuatkan Iman anak-anak kita.
🔖Bentuklah karakter anak dengan aturan-aturan yang jelas.

🌟 Part II. Ust. Solikhin Abu Izzuddin

⏩Salah satu hal yang bisa meningkatkan nilai muslim militan pada anak-anak kita adalah dengan mendekatkan kepada Allah SWT.

⏩Taujih Rabbani
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

⏩ Kita tidak ingin anak-anak kita menjadi anak yang lemah, anak-anak yang tidak bertujuan.
⏩ Ujian jadikan sebagai tarbiyah untuk kita. Belajar dari sekecil apapun. Jadikan segala hal sebagai perbaikan diri kita.
⏩ Kita harus pahamkam kepada anak kita layaknya Al-Fatih.

💖Kita milik Allah akan kembali kepada Allah.

Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang dia mati dan belum berjihat di jalan Allah dan tidak pernah punya niatan berjihad di jalan Allah, maka ia akan mati dalam kemunafikan"

☑Para belia di jalan Dakwah (Sahabat Nabi)
Ali bin Abi Thalib usia 8th
Zubir ibul Awwan 8th
Arqam bin Arqam 11th
Ja'far bin Abi Thalib 8th
Shahih Ar-Rumy 19th
Zaid bin Haritsah 20th
Ustmab bin Affan 20th
Umar bin Khattab 27th
Abu Ubaidah Ibnul Jarrah 27th

🔥Terkadang kita punya potensi tetapi kita lupa mengembangkannya.

Mengapa kita harus berdakwah dan mengaji❓

💗Karena kita MUSLIM
Nahnu Muslim Qobla Kulli Syai-in
Nahnu Du'at Qobla Kulli Sya-in
Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat Lin-Naas

🔶Setiap dakwah adalah doa. Satu kebaikan di balas 2 sekaligus kebaikan.

🔷Kami yakin kekuatan ilmu. Saya percaya kekuatan pengetahuan. Namun kami lebih yakin dengan kekuatan tarbiyah.

Militasi seperti apakah❓

🔻Mulai menapaki jalan ini
🔽Suatu pagi Hasan al-Banna menyumpai Abbas As-Siisi yang matanya sembab karena semalam menangis
🔽Ketika ditanya mengapa menangis, ia menjawab bahwa semalam ia mendengar ada tanah kaum muslimin yang jatuh ke tangan komunis
🔽Hasan al-Banna mengatakan "Berarti kamu sudah mulai menapaki jalan dakwah ini".

WARNING PENTING❗
1. Sudahkah kita memulai militansi itu? Keteladanan adalah INSPIRASi dan SOLUSI.
2. Sudahkah kita menjadi orang tua yang layak DICINTAI dan DIPERCAYA menjadi referensi bagi anak-anak kita?
3. Jangan pernah putus asa dan kehilangan harapan. Al Waqtu juz'un minal ilaaj wat takwin. Kekuatan DOA sepanjang masa dari Ayah dan Bunda.
Sebagaimana kamu memperlakukan kepada orangtuamu maka begitu juga kamu akan diperlakukan oleh anakmu.
Kita harus bersungguh-sungguh, semangat dan tegas dalam prinsip.

◾Kitab yang berada di perpustakaan, seberapa banyak orang yang akan membacanya?
◾Akan tetapi seorang Muslim yang benar adalah kitab yang terbuka, bisa dibaca oleh setiap manusia.
◾Kemanapun dia berjalan, akan menjadi dakwah yang bergerak.

🔺Militansi yang menginspirasi
🔼Ketekunan ibadah Bilal bin Rabbah
🔼Ketekunan Zaid bin Tsabit dalam belajar bahasa
🔼Kerja keras Imam Sibawaih pakar ilmu Nahwu
🔼Keseriusan Imam Bukhari kumpulkan hadist dan menyeleksinya
🔼Pengorbanan Imam Ahmad
🔼Kezuhudan Abu Dzar
🔼Birrul walidain Saad bin Abi Waqqash sang pemanah jitu
🔼Tadhiah Mush'ab bin Umair duta perdana Islam
🔼Keberanian Khalid bin Walid

🔑Ekspresikan Imanmu. Dalam keseharian jauhkan diri dari kesyirikan
🔑Dekatkan anak kita dan hati kita untuk memudahkan komunikasi.

💥Rambu-rambu Militansi
🔒John Kennedy "Andai mereka disuruh berperang, hanya satu dari tujuh pemuda yang berani menghadapi musuh".
🔒Gaya hidup hippis, hipokrat, kotor dan keji.
🔒Cloud Olson "Jiwa anak muda sekarang ini sangat kekanak-kanakan. Mereka malas mencari penghidupannya..."

Kemana perginya militansi❓

🔖Faktor internal pendidikan keluarga dan prinsip-prinsip dipegangnya
🔖Faktor eksternal lingkungan, media, tekhnologi informasi
🔖Imunitas kepribadian

💥Problema keluarga yang mempengaruhi militansi
🔅Gaya pendidikan ortu: terlalu protektif, ortu terlalu sayang, dan tidak dilatih mandiri.
🔅Ortu serba bisa sehingga anak-anak tidak pernah dilibatkan untuk mmebantu
🔅Dibuat oleh kemalasan dan berlimpah fasilitas
🔅Pengaruh tumbuh kembang anak
🔅Kurang kontrol orang tua

💟Sajadah Ayah💟
"Anakku, sepeninggalku nanti aku berharap Allah-lah yang akan menjaga kalian dengan ibadah-ibadah yang aku lakukan ini" (Said Ibnul Musayyib).

Umar bin Abdul Aziz .r.a., "Tidaklah seorang mukmin pun yang meninggal dunia. Kecuali Allah menjaga orang-orang yang ditinggalkannya dan orang-orang setelah mereka".

🔓Komitmen = Janji diri = Merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik
🔓Mengajarkan militansi kepada anak-anak kita harus menjadi "coach" untuk anak-anak kita.
🔓Kita harus berperan, berikan selalu energi positif, dan tanamkan kepedulian terhadap Islam.

Rabu, 23 November 2016

Alasan Bersabar (Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah)

📣Ust. Ransi Mardi Al Indragini
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ ArtieTeja

💖 Mengapa musti SABAR? 💖
(Referensi buku Ibnu Qoyim Al Jauziyah jilid 1 hlm 507-509)

🔖Nikah itu cuma ada 2 yaitu syukur dan sabar.
🔖Inti dari sabar adalah menahan syahwat.
🔖Menahan syahwat dari godaan syaitan.

🌟16 alasan kenapa kita harus sabar?

1. Perintah Allah untuk bersabar.
Karena Allah memerintahkan berarti sabar itu wajib untuk semua orang Islam.
QS Ali-Imran: 200; Sabarlah kalian dan jadilah orang penyabar.
QS An-Nahl:127; Dan wajib bagi kalian bersabar.

2. Allah melarang untuk tidak sabar.
Allah melarang kita dari sikap tidak sabaran dan tergesa-gesa.
QS Al-Ahqaf:35; Maka wajib bagi kalian bersabar, sebagaimana bersabarnya ulul azmi (Ibrahim, Daud, Musa, Isa, dan Muhammad) dan janganlah kalian tergesa-gesa.

3. Allah menguji orang-orang yang bersabar.
QS Al-Baqarah:176; Dan orang-orang yang sabar dalam kondisi susah, mereka itu adalah orang-orang yang bertakwa.

4. Orang yang sabar dicintai Allah.
QS Ali-Imron:146; Dan Allah mencintai orang-orang yang bersabar.
Allah kalau sudah cinta pada kita pasti seluruh makhluk akan mencintai kita.

5. Allah selalu bersama orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:153; QS Al-Anfal:146

6. Allah mengabarkan bahwa sabar adalah harta terbaik yang dimiliki manusia.
QS An-Nisa:25; QS An-Nahl:126
Dan bila kalian bisa sabar, sungguh itu hal terbaik yang manusia punya.
Dermawan tidak lebih baik daripada sabar.
Kalau kalian sabar maka itu yang terbaik yang kalian punya.

7. Amalah yang terbaik yang bisa dimiliki manusia adalah SABAR.
QS An-Nahl:96; Sebaik-baik amalan adalah sabar.

8. Orang yang sabar itu balasannya tidak terkira/tidak terduga-duga.

9. Kabar gembira untuk orang yang sabar.
QS Al-Baqarah:155; Allah akan menguji manusia dengan rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, kekurangan pangan dan sebagainya tetapi bisa tetap sabar, berikan kabar gembira padanya. Kebahagiaan di akhirat.

10. Allah jamin pertolongan atas orang yang sabar.
QS Ali-Imron:125; Jika kalian bersabar, bertakwa kami akan datangkan pertolongan dengan 5000 malaikat.
Sesungguhnya pertolongan Allah bersama orang yang sabar.
Jangan bangga ketika tidak sabar tetapi selalu mendapat hidup enak.

11. Orang yang sabar adalah orang yang konsisten (istiqomah).
QS Ash-Shu'ara:43; Dan bagi orang yang sabar dan selalu memohon ampun, sungguh mereka itulah orang-orang yang istiqomah.

12. Amalan sholeh tidak akan kita dapatkan balasannya (dunia ataupun akhirat) kecuali kita menjadi orang yang sabar.
QS Al-Qhasash:80; Celakalah kalian kata Allah, pahala yang Allah berikan itu adalah bagi yang beriman dan amal sholeh tetapi pahala itu tidak akan di dapat kecuali orang-orang yang sabar.

13. Sesungguhnya ayat Al-Qur'an dan pelajaran hidup itu tidak akan bermanfaat kecuali bagi orang-orang yang sabar.
Ayat-ayat Al-Qur'an dan kejadian-kejadian dalam kehidupan tidak akan memberi pengaruh apapun jika kita tidak menjadi orang yang sabar.

14. Kesuksesan dunia akhirat yang dicari dan disenangi kemudian selamat dari sesuatu yang dibenci akhirnya masuk ke dalam surga dengan ridho Allah hanyalah akan didapat oleh orang-orang yang sabar.
QS Ar-Ra'du:23-24; Dan para malaikat itu masuk berbondong-bondong dari berbagai pintu surga untuk menyambut orang-orang yang sabar.

15. Orang kalau sabar akan mewarisi sifat/karakter kepemimpinan.
QS As-Sajadah:24; Dan kami menjadi diantara mereka pemimpin-pemimpin dengan nasihat sesuai petunjuk kami karena mereka mampu bersabar.

16. Sabar itu memberikan kedudukan tertinggi di dalam Islam.
Seperti kepala dan badan, jika orang bisa sabar kedudukan di kedudukan tertinggi.
Rasul bersabda: "Allah tidak pernah memberi seseorang itu lebih baik, lebih tinggi kecuali kepada orang-orang yang sabar".

Selasa, 22 November 2016

Ada Apa Dengan Ilmu "Ke-Ayahan"

Banyak yang bertanya kenapa sering sekali saya datang dalam acara-acara parenting apalagi yang berhubungan dengan tema Ayah.

Ada yang bertanya "bukankah kamu seorang ibu, kenapa sibuk dengan Ilmu ke-Ayahan?"

Begini ceritanya, ada 2 alasan mendasar kenapa ilmu ke-Ayahan begitu penting buat saya.

Alasan 1
Sedari kecil saya tidak punya figur seorang Ayah, di usia saya yang baru mau menginjak 9th Ayah meninggalkan kami untuk selamanya dan akhirnya saya tidak punya bayangan seperti apa si sosok seorang Ayah dalam keluarga, dalam memimpin dan tentunya dalam mendidik anak. Saya sangat membutuhkan ilmu itu untuk alasan ke-2.

Alasan 2
Qodarullah anak pertama dan masih satu-satunya ini adalah seorang lelaki, yang mana kelak ia akan menjadi seorang pemimpin. Ya..pemimpin dalam keluarganya kelak, menjadi seorang Ayah. Maka dari itu saya sangat membutuhkan ilmu ke-Ayahan untuk mendampingi anak lelaki saya, membimbingnya dan mengantarkannya kelak menjadi seorang Ayah yang sesuai dengan fitrahnya. Sesuai dengan syariat Islam.

Lantas kenapa harus saya, kenapa bukan suami saya yang memberikan ilmu itu ke anak saya jadi saya tidak perlu banyak belajar ilmu ke-Ayahan?
Bagi saya akan jauh lebih baik dan akan menghasilkan yang terbaik jika keduanya bisa saling bersinergi, dalam artinya suami saya dengan metodenya dan saya melengkapi dengan ilmu yang saya dapatkan. Alhasil kekurangan suami saya dapat diminimalisir dengan ilmu yang saya dapatkan. Simbiosis ceritanya.

Bagaimanapun mendidik anak itu butuh ilmu. Tanpa ilmu kita pasti akan melakukan lebih banyak kesalahan yang tanpa kita sadari. Setidaknya dengan ilmu akan mampu meminimalisir kesalahan. Yah ada alarmnya-lah..diingatkan dengan banyak belajar.

Semoga ilmu yang saya dapatkan mampu mengantarkan anak-anak saya menjadi anak-anak tangguh dan hebat sesuai syariat Islam..Aamiin Allahumma Aamiin

Senin, 21 November 2016

Melihat Wajah Iman Dari Balik Cermin Kehidupan

📣Ust. Syatori Abdurrauf
🏡Masjid Muadz bin Jabbal
📝@ArtieTeja

💗Melihat Wajah Iman dari Balik Cermin Kehidupan 💗

Seringkah kita melihat wajah kita di cermin❓
Tapi seringkah kita melihat wajah Iman dari balik cermin kehidupan kita❓

Kenapa sabar❓
Karena sabar adalah gambaran ukuran Imam seorang Mukmin.

👉 Kita butuh cermin untuk melihat wajah Iman kita, salah satu cerminya adalah SABAR.

🔶Akriditasi Iman (dari akriditasi inilah kita akan tahu seberapa Iman kita)
🔸Terdaftar, Imannya hanya terdaftar (nilainya C) 🔀Jika Imannya terdaftar sering didatangi amal-amal yang tidak ada nilainya.
🔸Diakui, Allah mengakui Imannya (nilainya B) 🔀 Ia bisa melakulan amal-amal baik (masih sebatas biasa).
🔸Disamakan, Imannya disamakan para Nabi, para syuhada dengan kulitas Iman nilainya A 🔀 Yang ia lakukan sudah bukan amal biasa (luar biasa).

✨Kita bisa menilai Iman kita dengan Sabar, kita bisa melihat kadar Iman kita dari kesabaran.

🔺Sabar ada 3 macam, yaitu:
🔼Sabar dalam tahap menahan. Exp: harusnya saya bisa membalas tetapi karena saudara sendiri masih saya tahan-tahanin (sabarnya dalam taraf sabar yang menahan 🔀 Itu berarti tanda status Imannya masih terdaftar.
🔼Sabar dalam tahap menerima 🔀 Kalau orang sabarnya menerima status Imanya sudah diakui 🔄 Sabar tidak pakai dongkol, jengkel, mengumbar kebaikan ataupun keburukan, dll.
🔼 Sabar dalam tahap menikmati 🔀 Iman kita sudah sampai status disamakan, sudah mampu menikmati kesabaran, Exp: ketika ada sesuatu yang hilang di hati tidak merasakan apapun alias "plong", bahagia dan merasakan ketika apapun yang hilang adalah sebagai kesempatan untuk SABAR.

🔚Sabar itu mahal sekali, tidak ternilai harganya.
Exp: lebih berharga harta yang hilang atau sabar yang hilang. Akan lebih berharga memiliki sabar daripada bersedih, memaki atas harta yang hilang. Ketika hartanya hilang dan ketemu lagi, apa hikmah atau makna dibalik harta yang kembali. Harta itu menyampaikan pesan bahwa kita harus menggunakan amal atau kebaikan sebesar atau menyamai harta yang hilang.

💙Menikmati Sabar💙

🌟Sabar yang kualitasnya dinikmati itu maknanya adalah rasa tenang dan bahagianya hati karena menerima kebaikan yang tak ternilai dari kesusahan  yang hadir menyapa 🔀 Inilah sabar yang asli.

⏩Orang yang sabar tahu bahwa dalam kesusahan ada kebaikan yang tak ternilai itulah yang menyebabkan ketenangan dan kebahagiaan.
⏩ Sabar itu ketika pukulan pertama. Ketika peristiwa pertama datang, sabar itu tidak butuh waktu atau proses.
⏩ Ingat dalam kesusahan pasti ada kemudahan.

Sabar itu mudah atau sulit❓

🔷Allah mengajarkan tentang sabar yang harusnya kita nikmati (QS Al-Baqarah:155-157).
🔹Sangat mungkin Allah memberikan kita ujian-ujian kekurangan harta, sakit, kelaparan, dan sejenisnya.
🔹Dan sampaikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar (orang-orang yang mendapat musibah).
🔹Ketika datang kesusahan pada diri kita itu adalah berita baik. Ucapkan "Alhamdulillah". Karena kita sudah diberi kesempatan untuk bersabar.
🔹Ketika kita memahami kesusahan sebagai berita buruk maka kita bukanlah termasuk orang yang SABAR.
🔹Orang-orang yang sabar adalah orang yang ketika mendapat musibah mengatakan bahwa semua milik Allah kembali kepada Allah (Innalillahi wa innailaihi roji'un).

⏳Kesusahan benar-benar menjadi sesuatu yang dinantikan oleh orang-orang yang sabar yaitu Allah berikan kepada mereka 3 hal, yaitu:
▶Shalawat menggambarkan derajat kenabian yang Allah berikan kepada orang-orang yang saba🔀 Yang sabarnya benar-benar menikmati.
▶ Rahmat adalah kasih sayang Allah yang Allah berikan kepada orang yang sabar yang akan
(1) membuat kita ringan melakukan amal kebaikan (amal yang pada umumnya berat dilakukan oleh orang tetapi ringan untuk orang-orang yang sabar).
(2) merasa berat melakukan yang buruk
(3) tenang dalam seluruh keadaan (apalagi hanya untuk urusan duniawi, dihina orang saja tenang).
(4) dia akan melihat apapun sebagai jalan ke surga.
▶ Hidayah itu kita butuhkan sampai akhir hayat, hidayah ada 2 macam yaitu hidayah Iman dan hidayah Taufiq (hidayah inilah yang akan membuat kita istiqomah didalam melakukan kebaikan)🔀 Hidayah taufiq lillahnya sangat kuat.

⌛Orang yang sudah mendapatkan hidayah taufiq pantang untuk mengeluh.

🔖Ketika kita menolong orang itu pahalanya besar 🔀 Siapapun yang kita tolong, baik kepada orang yang baik ataupun tidak baik terhadap kita.
🔖Justru menolong orang yang tidak baik terhadap kita pahalanya lebih besar.

Sabar itu menarik tidak❓

🔐Sabar itu akan kita peroleh dari kesusahan hidup, ketika kita memperoleh kesusahan hidup kita harus bahagia.

🌟Rasul pernah dicaci maki oleh Yahudi buta tetapi Rasul tetap berbuat baik padanya. Bahkan beliau suapin dengan lembut.
🌟Orang yang membalas keburukan orang lain dengan keburukan adalah orang yang tidak tahu diri karena dari perlakuan buruk seseorang itulah kesabaran dan jalan kita ke surga akan terbuka (jalan surga yang terdekat) 🔀 Balaslah dengan kebaikan.
🌟Berterimakasihlah kepada orang yang membuat kita senang dan kepada orang yang berbuat buruk kepada kita.

Minggu, 20 November 2016

Anakku Si Melankolis

📝 @ArtieTeja

Hai Melankolis..

Mendidik anak dengan tipe melankolis itu bukan perkara mudah kalau kita tidak memahami ilmunya.

Ya seperti yang saya alami..memiliki anak yang super sensitif, super lembut hatinya, super melow dan terakdang rendah diri. Yang pasti teteplah ya punya banyak kelebihan.

Tipe melankolis itu perasaannya halus. Mereka tidak mau menyinggung perasaan orang lain. Sebaliknya mereka tidak mau orang lain menyinggung perasaan mereka. Tidak mudah bukan untuk menjadi seperti ini bahkan membuat lingkungan seperti yang melankolis mau yang intinya harus bisa sama-sama menjaga perasaan.

Sebenarnya tipe melankolis itu biasanya sangat berbakat, cerdas, analitis, hanya saja perasaan lebih banyak mempengaruhi mereka, cenderung sangat sensitif. Kontrol emosinya harus terus dibangun. Selalu butuh penguatan dan motivasi.

Tipe melankolis lebih sering memberikan reaksi daripada respon. Parahnya lagi lebih sering bereaksi negatif ketika menemui hambatan atau tantangan, ya itu yang harus saya hadapi. Anak saya akan cenderung lebih mudah meneteskan air mata sampai-sampai tak mampu menahan tangisnya ketika mengalami situasi sulit meski sebenarnya dia mampu hadapi, meski kadang dia tidak nyaman dengan tangisannya tapi tak mampu menahan atau mengontrol emosi yang berlebihan tersebut.

Kita sebagai orang tua dengan anak tipe melankolis memang sangat dibutuhkan kesabaran extra, tidak bisa berhenti untuk menguatkan dengan motivasi dan tidak bisa kita perlakukan mereka dengan keras.

Kita harus menjadi orang tua yang super pengertian, benar-benar bisa memahami perasaan anak melankolis.

Tapi tak perlu khawatir juga dengan anak tipe melankolis..mereka adalah penyeimbang, pribadi konstruktif dan bertanggung jawab. Cukup kita bantu mereka mengontrol emosinya untuk merubahnya menjadi emosi yang positif.

Menurut Eselhans jika kekuatan penggerak terhadap perasaan kuat, maka ia memiliki sifat yang giat penuh cita-cita. Tetapi jika kekuatan penggerak terhadap perasaan lemah, maka ia memiliki sifat murung dan suka melamun.

Semoga Mama mampu menjadi energi positif untuk terus membangun kekuatan  positif pada dirimu Nak..💖

Jogjakarta, November 2016
Teruntuk Anakku Si Melankolis..
Love you 💙